Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Budaya Spritual pada Masyarakat Indramayu (Kajian Sosial Budaya)

View through CrossRef
AbstrakFenomena ziarah ke tempat-tempat keramat, masih banyak dilakukan dilingkungan masyarakat. Ziarah ke tempat-tempat keramat merupakan suatu faktasosial yang tidak bisa diabaikan, terlepas dari pro dan kontra. Ziarah ke tempat-tempatkeramat sepertinya sudah menjadi suatu kebutuhan pokok bagi suatu kelompokmasyarakat tertentu, baik itu di lingkungan pedesaan maupun perkotaan. Ziarah ketempat-tempat keramat bisa diartikan sebagai kunjungan ke tempat yang dianggapkeramat atau mulia, misalnya; makam, tempat lahirnya seorang tokoh besar, tempatpeninggalan atau patilasan, dan tempat–tempat yang memiliki nilai sejarah spiritualyang tinggi. Suatu makam dianggap keramat apabila di makam tersebut dimakamkanseseorang yang dianggap sangat berpengaruh sewaktu masih hidup. Bagi sebagianmasyarakat, makam dan tempat keramat adalah tempat yang baik untuk mencariberkah. Begitu pula yang terjadi di Desa Lelea Kecamatan Lelea KabupatenIndramayu, menziarahi makam atau tempat keramat, sepertinya sudah menjadisuatu kebutuhan masyarakatnya. Wilayah Lelea yang dipagari oleh tempat keramat,memungkinkan sekali bagi masyarakat Lelea untuk selalu menziarahi tempat-tempatkeramat yang ada di lingkungannya. Masyarakat Lelea merasa diawasi kehidupannyaoleh para keramat tersebut. Hal ini disebabkan oleh anggapan di kalangan masyarakatLelea, bahwa, di tempat-tempat keramat tersebut bersemayam roh-roh halus paraleluhur atau tokoh yang mempunyai kekuatan-kekuatan di atas kemampuan manusiabiasa. Para leluhur tersebut adalah orang yang sangat berjasa, mempunyai kharismadan dimitoskan oleh penduduknya dan dijadikan sebagai panutan. Pada saat-saattertentu, di tempat-tempat keramat tersebut, dijadikan sebagai tempat kegiatan ritualmisalnya upacara-upacara persembahan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untukmeminta dan memohon segala petunjuk yang harus dilakukan untuk maksud-maksudtertentu.AbstractThe people of Desa Lelea in Indramayu have habit to go on a pilgrimage to placesthey consider sacred, such as the tomb of sacred person and so on. They think sacredcemetery has spiritual power and influence their daily life because the person whowas entombed there was a holy person. They also believe that their ancestors havebeen living in that cemetery. This research concluded that pilgrimage to sacred places,either in rural or urban areas, is a social fact that can not be ignored. The pilgrimsthink that they can get blessings from those sacred places.
Balai Pelestarian Nilai Budaya Jawa Barat
Title: Budaya Spritual pada Masyarakat Indramayu (Kajian Sosial Budaya)
Description:
AbstrakFenomena ziarah ke tempat-tempat keramat, masih banyak dilakukan dilingkungan masyarakat.
Ziarah ke tempat-tempat keramat merupakan suatu faktasosial yang tidak bisa diabaikan, terlepas dari pro dan kontra.
Ziarah ke tempat-tempatkeramat sepertinya sudah menjadi suatu kebutuhan pokok bagi suatu kelompokmasyarakat tertentu, baik itu di lingkungan pedesaan maupun perkotaan.
Ziarah ketempat-tempat keramat bisa diartikan sebagai kunjungan ke tempat yang dianggapkeramat atau mulia, misalnya; makam, tempat lahirnya seorang tokoh besar, tempatpeninggalan atau patilasan, dan tempat–tempat yang memiliki nilai sejarah spiritualyang tinggi.
Suatu makam dianggap keramat apabila di makam tersebut dimakamkanseseorang yang dianggap sangat berpengaruh sewaktu masih hidup.
Bagi sebagianmasyarakat, makam dan tempat keramat adalah tempat yang baik untuk mencariberkah.
Begitu pula yang terjadi di Desa Lelea Kecamatan Lelea KabupatenIndramayu, menziarahi makam atau tempat keramat, sepertinya sudah menjadisuatu kebutuhan masyarakatnya.
Wilayah Lelea yang dipagari oleh tempat keramat,memungkinkan sekali bagi masyarakat Lelea untuk selalu menziarahi tempat-tempatkeramat yang ada di lingkungannya.
Masyarakat Lelea merasa diawasi kehidupannyaoleh para keramat tersebut.
Hal ini disebabkan oleh anggapan di kalangan masyarakatLelea, bahwa, di tempat-tempat keramat tersebut bersemayam roh-roh halus paraleluhur atau tokoh yang mempunyai kekuatan-kekuatan di atas kemampuan manusiabiasa.
Para leluhur tersebut adalah orang yang sangat berjasa, mempunyai kharismadan dimitoskan oleh penduduknya dan dijadikan sebagai panutan.
Pada saat-saattertentu, di tempat-tempat keramat tersebut, dijadikan sebagai tempat kegiatan ritualmisalnya upacara-upacara persembahan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untukmeminta dan memohon segala petunjuk yang harus dilakukan untuk maksud-maksudtertentu.
AbstractThe people of Desa Lelea in Indramayu have habit to go on a pilgrimage to placesthey consider sacred, such as the tomb of sacred person and so on.
They think sacredcemetery has spiritual power and influence their daily life because the person whowas entombed there was a holy person.
They also believe that their ancestors havebeen living in that cemetery.
This research concluded that pilgrimage to sacred places,either in rural or urban areas, is a social fact that can not be ignored.
The pilgrimsthink that they can get blessings from those sacred places.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
SUGRA: TOKOH PERINTIS DAN DINAMIKA TARLING INDRAMAYU (1930-1997)
SUGRA: TOKOH PERINTIS DAN DINAMIKA TARLING INDRAMAYU (1930-1997)
Penelitian tentang Sugra dilakukan dengan tujuan untuk mengenang tokoh perintis tarling di Indramayu yang selama ini kurang dikenal di kalangan luas. Penelitian ini menggunakan met...
INOVASI PELAYANAN PUBLIK MELALUI PROGRAM ONE HOUR SERVICE PADA PENGADILAN NEGERI KELAS IB INDRAMAYU
INOVASI PELAYANAN PUBLIK MELALUI PROGRAM ONE HOUR SERVICE PADA PENGADILAN NEGERI KELAS IB INDRAMAYU
Pengadilan Negeri Indramayu dalam rangka meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat, berusaha  menanggapi keluhan masyarakat melalui inovasi program One Hour Service di Pengadi...
Gambaran Karakteristik Pasien Penyakit Ginjal Kronis di RSUD Kabupaten Indramayu Tahun 2020-2024
Gambaran Karakteristik Pasien Penyakit Ginjal Kronis di RSUD Kabupaten Indramayu Tahun 2020-2024
Abstract. Chronic kidney failure is an incurable disease that requires lifelong hemodialysis therapy. The prevalence of CKD in Indramayu Regency is high, which can be seen from var...
Catatan dari Managing Editor
Catatan dari Managing Editor
Salam sejahtera, Tahun 2020 ini menandakan awal dari akhir sebuah dekade dimana terjadi berbagai perubahan sosial dan teknologi. Pertama, diketahui bahwa teknologi internet dan me...
Diversifikasi Produk Olahan Mangrove Bisa Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir Indramayu
Diversifikasi Produk Olahan Mangrove Bisa Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir Indramayu
Potensi pesisir pantai di Indramayu yang banyak ditumbuhi pohon mangrove itu, merupakan aset berharga yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun saya...
DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN MANGROVE BISA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PESISIR INDRAMAYU
DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN MANGROVE BISA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PESISIR INDRAMAYU
Potensi pesisir pantai di Indramayu yang banyak ditumbuhi pohon mangrove itu, merupakan aset berharga yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun saya...
RASINAH: MAESTRO TARI TOPENG INDRAMAYU
RASINAH: MAESTRO TARI TOPENG INDRAMAYU
AbstrakRasinah adalah maestro yang peduli pada kesenian tradisional Topeng Indramayu. Ia lahir dari keluarga seniman, ayahnya seorang dalang wayang kulit dan ibunya seniman ronggen...

Back to Top