Javascript must be enabled to continue!
PREDIKSI ADOPSI HEWAN PELIHARAAN MENGGUNAKAN METODE XGBOOST
View through CrossRef
Adopsi hewan sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan hewan dan mengurangi populasi hewan terlantar. Karena banyaknya hewan yang masuk dan jumlah sumber daya yang diperlukan untuk merawat mereka, tempat penampungan hewan di seluruh dunia menghadapi masalah yang signifikan. Setiap tahun, jutaan hewan ditempatkan di tempat penampungan untuk mencari rumah baru. Namun, tingkat adopsi sering kali tidak cukup untuk mengimbangi masuknya hewan baru, menyebabkan kepadatan di tempat penampungan dan risiko euthanasia hewan yang tidak diadopsi. Dalam beberapa tahun terakhir, pembelajaran mesin (ML) telah berkembang menjadi alat yang kuat untuk menganalisis data dan membuat prediksi. Salah satu algoritma berbasis pohon keputusan yang telah terbukti berhasil adalah XGBoost. Algoritma ini terkenal karena kinerjanya yang luar biasa dalam berbagai kompetisi data. XGBoost dapat membantu tempat penampungan hewan menemukan faktor-faktor penting yang mempengaruhi adopsi hewan peliharaan, dengan akurasi prediksi sebesar 95%. Menurut analisis fitur penting, faktor-faktor yang paling penting dalam menentukan adopsi hewan peliharaan adalah ukuran, kondisi kesehatan, usia, ras Labrador, dan jenis hewan anjing. Organisasi penyelamatan hewan dapat membantu meningkatkan rencana adopsi mereka dan memberi calon adopter informasi yang lebih akurat dengan memahami elemen penting ini.
Title: PREDIKSI ADOPSI HEWAN PELIHARAAN MENGGUNAKAN METODE XGBOOST
Description:
Adopsi hewan sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan hewan dan mengurangi populasi hewan terlantar.
Karena banyaknya hewan yang masuk dan jumlah sumber daya yang diperlukan untuk merawat mereka, tempat penampungan hewan di seluruh dunia menghadapi masalah yang signifikan.
Setiap tahun, jutaan hewan ditempatkan di tempat penampungan untuk mencari rumah baru.
Namun, tingkat adopsi sering kali tidak cukup untuk mengimbangi masuknya hewan baru, menyebabkan kepadatan di tempat penampungan dan risiko euthanasia hewan yang tidak diadopsi.
Dalam beberapa tahun terakhir, pembelajaran mesin (ML) telah berkembang menjadi alat yang kuat untuk menganalisis data dan membuat prediksi.
Salah satu algoritma berbasis pohon keputusan yang telah terbukti berhasil adalah XGBoost.
Algoritma ini terkenal karena kinerjanya yang luar biasa dalam berbagai kompetisi data.
XGBoost dapat membantu tempat penampungan hewan menemukan faktor-faktor penting yang mempengaruhi adopsi hewan peliharaan, dengan akurasi prediksi sebesar 95%.
Menurut analisis fitur penting, faktor-faktor yang paling penting dalam menentukan adopsi hewan peliharaan adalah ukuran, kondisi kesehatan, usia, ras Labrador, dan jenis hewan anjing.
Organisasi penyelamatan hewan dapat membantu meningkatkan rencana adopsi mereka dan memberi calon adopter informasi yang lebih akurat dengan memahami elemen penting ini.
Related Results
Jurnal Aplikasi Adopt Me
Jurnal Aplikasi Adopt Me
Sekarang ini banyak sekali Animal Abuse di Indonesia. Otomatis kebutuhan untuk hewan-hewan untuk diadopsi itu akan semakin meningkat. Kemudian, banyak isu soal daging anjing atau k...
Paw-Paw: Perancangan Aplikasi Adopsi Hewan dengan Pendekatan Double Diamond
Paw-Paw: Perancangan Aplikasi Adopsi Hewan dengan Pendekatan Double Diamond
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesejahteraan hewan, masih banyak hewan peliharaan yang terlantar akibat kurangnya edukasi, kesiapan, dan akses terhadap proses...
Penerapan Algoritma XGBoost untuk Prediksi Diabetes: Analisis Confusion Matrix dan ROC Curve
Penerapan Algoritma XGBoost untuk Prediksi Diabetes: Analisis Confusion Matrix dan ROC Curve
Abstrak
Diabetes melitus merupakan gangguan metabolisme kronis yang menjadi perhatian kesehatan global yang terus meningkat, ditandai dengan tingkat prevalensi yang terus meningkat...
PERILAKU KAWIN, KOMUNIKASI, MIGRASI DAN NAVIGASI PADA HEWAN
PERILAKU KAWIN, KOMUNIKASI, MIGRASI DAN NAVIGASI PADA HEWAN
Perilaku adalah perubahan aktivitas organisme sebagai akibat adanya rangsangan. Perilaku hewan adalah reaksi yang diberikan terhadap rangsangan lingkungannya. Setiap anggota takson...
Studi Penentuan Getaran Peledakan Menggunakan Maximum Instantaneous Charge Per Delay di PT Lotus Sg Lestari
Studi Penentuan Getaran Peledakan Menggunakan Maximum Instantaneous Charge Per Delay di PT Lotus Sg Lestari
Penentuan PPV prediksi dalam kegiatan peledakan menggunakan jumlah bahan peledak maksimum per peledakan yang menyebabkan jumlah data prediksi PPV yang dihasilkan tidak cukup untuk ...
Faktor yang Mempengaruhi Perilaku dan Persepsi Dokter Hewan Bali Terhadap Penggunaan Antimikroba dan Resistensi Antimikroba
Faktor yang Mempengaruhi Perilaku dan Persepsi Dokter Hewan Bali Terhadap Penggunaan Antimikroba dan Resistensi Antimikroba
Resistensi antimikroba (AMR) adalah kemampuan bakteri untuk menahan efek obat, sehingga bakteri tidak mati setelah pemberian antimikroba dan fungsi obat tersebut tidak berkerja sam...
Model Prediksi Awal Masa Studi Mahasiswa Menggunakan Algoritma Decision Tree C4.5
Model Prediksi Awal Masa Studi Mahasiswa Menggunakan Algoritma Decision Tree C4.5
Masa studi mahasiswa merupakan tolak ukur penilaian keberhasilan Program Studi, karena masa studi merupakan salah satu indikator keberhasilan proses belajar mahasiswa. Permasalahan...
Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penganiayaan Hewan
Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penganiayaan Hewan
Hewan itu makhluk yang memiliki rasa untuk merasakan apa yang dinamakan rasa sakit tidak hanya dijadikan hewan peliharan dan hewan pekerja atau ternak yang hanya diakui kepemilikan...

