Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

CHIMERICAL (The Art of Assemblage)

View through CrossRef
Kemampuan ‘menghubung-kaitkan’ sesuatu dengan sesuatu yang lain merupakan sebuah kreativitas yang tidak datang begitu saja. Kemampuan tersebut merupakan ‘anugerah yang dilatih’, yang kemudian ditekuni penulis hingga terciptalah karya-karya assemblage-art, Assemblage merupakan sebuah teknik mengumpulkan berbagai macam media, kemudian mengkonstruksi dan merakitnya menjadi sebuah karya seni. Anugerah tersebut sudah dilatih sejak usia anak-anak di mana saat itu penulis menyadari ketidak mampuannya untuk memiliki berbagai macam mainan yang diinginkan anak-anak pada umumnya,  sehingga ‘terdesak’ untuk menciptakan mainan sendiri dengan merakit benda-benda yang ditemukan. Kegemaran merakit benda temuan tersebut berlangsung hingga usia dewasa, yang kemudian dikembangkan dengan menambahkan sebuah muatan konsep atau pesan-pesan tertentu.Istilah Chimera dipilih penulis untuk mewakili ciri khas kekaryaannya baik dalam proses penciptaan hingga hasil akhir. Menggabung-gabungkan berbagai jenis makhluk hidup sebagai tema dari wujud karya dan menggabung-gabungkan berbagai jenis benda temuan sebagai metode dalam proses penciptaan karya seni. Chimera merupakan istilah populer yang digunakan untuk menyebutkan sesuatu yang ‘dikawin-silangkan’, kemudian dipilihlah istilah lanjutan yaitu Chimerical yang berarti sesuatu yang memiiki sifat-sifat menggabung-gabungkan.Kata kunci: Assemblage, Chimerical dan benda temuan
Title: CHIMERICAL (The Art of Assemblage)
Description:
Kemampuan ‘menghubung-kaitkan’ sesuatu dengan sesuatu yang lain merupakan sebuah kreativitas yang tidak datang begitu saja.
Kemampuan tersebut merupakan ‘anugerah yang dilatih’, yang kemudian ditekuni penulis hingga terciptalah karya-karya assemblage-art, Assemblage merupakan sebuah teknik mengumpulkan berbagai macam media, kemudian mengkonstruksi dan merakitnya menjadi sebuah karya seni.
Anugerah tersebut sudah dilatih sejak usia anak-anak di mana saat itu penulis menyadari ketidak mampuannya untuk memiliki berbagai macam mainan yang diinginkan anak-anak pada umumnya,  sehingga ‘terdesak’ untuk menciptakan mainan sendiri dengan merakit benda-benda yang ditemukan.
Kegemaran merakit benda temuan tersebut berlangsung hingga usia dewasa, yang kemudian dikembangkan dengan menambahkan sebuah muatan konsep atau pesan-pesan tertentu.
Istilah Chimera dipilih penulis untuk mewakili ciri khas kekaryaannya baik dalam proses penciptaan hingga hasil akhir.
Menggabung-gabungkan berbagai jenis makhluk hidup sebagai tema dari wujud karya dan menggabung-gabungkan berbagai jenis benda temuan sebagai metode dalam proses penciptaan karya seni.
Chimera merupakan istilah populer yang digunakan untuk menyebutkan sesuatu yang ‘dikawin-silangkan’, kemudian dipilihlah istilah lanjutan yaitu Chimerical yang berarti sesuatu yang memiiki sifat-sifat menggabung-gabungkan.
Kata kunci: Assemblage, Chimerical dan benda temuan.

Related Results

Palynology of the Lance (Late Cretaceous) and Fort Union (Paleocene) Formations of the Type Lance Area, Wyoming
Palynology of the Lance (Late Cretaceous) and Fort Union (Paleocene) Formations of the Type Lance Area, Wyoming
Three palynological assemblage zones, based on two major floral changes, are established within the upper Lance (Late Cretaceous) and Fort Union (Paleocene) Formations in and adjac...
The Late Cretaceous flora of the Khatanga depression
The Late Cretaceous flora of the Khatanga depression
Fossil plants from the Late Cretaceous deposits of the Khatanga depression are joined in three floristic assemblages: the Ledyanaya assemblage (the Turonian-Coniacian), the Kheta a...
Organizacija litičke proizvodnje na nalazištu Campanož u kontekstu srednjega paleolitika jadranske regije
Organizacija litičke proizvodnje na nalazištu Campanož u kontekstu srednjega paleolitika jadranske regije
In archaeological contexts, lithic technology is often seen an informative source about various aspects of human behaviour. The relationship between lithic technology and land use ...
Strange Assemblage
Strange Assemblage
This paper contends that the power of Deleuze & Guattari’s (1988) notion of assemblage as theorised in 1000 Plateaus can be normalised and reductive with reference to its appli...
A representação da informação como “ASSEMBLAGE”: a Teoria da Assemblage de Manuel Delanda na Ciência da Informação
A representação da informação como “ASSEMBLAGE”: a Teoria da Assemblage de Manuel Delanda na Ciência da Informação
A pesquisa aborda as relações entre a Teoria da Assemblage e o campo da representação da informação e tece considerações sobre os termos ‘ontologia social’, ‘multiplicidade’ e ‘com...
Late Triassic‐Early Jurassic palynofloral assemblages from Murihiku strata of New Zealand, and comparisons with China
Late Triassic‐Early Jurassic palynofloral assemblages from Murihiku strata of New Zealand, and comparisons with China
Marine deposition in the Murihiku Terrane gave apparently continuous sequences across the Triassic‐Jurassic boundary which were sampled in sections in south‐west Kawhia and the Awa...
The pollen stratigraphy of a dated section of Late Pleistocene lake sediment from central Alberta
The pollen stratigraphy of a dated section of Late Pleistocene lake sediment from central Alberta
A 5.5 m section of limnic sediment from Lofty Lake in the Mixedwood Section of the Boreal Forest in central Alberta has yielded the first complete Late Pleistocene pollen stratigra...
The assemblage technique in the creation of modern wooden sculptures
The assemblage technique in the creation of modern wooden sculptures
The article demonstrates how the assemblage technique manifests itself in modern wooden sculptures. The author shows what assemblage is and what is the essence of this method. In a...

Back to Top