Javascript must be enabled to continue!
Analisis Semiotika Dalam Film “Vina Sebelum 7 Hari”
View through CrossRef
Penelitian ini berjudul "Analisis Semiotika Dalam Film Vina Sebelum 7 Hari" dengan menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce. Film ini mengisahkan perjalanan emosional seorang wanita bernama Vina, yang dihadapkan pada kenyataan hidupnya menjelang hari-hari terakhirnya. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis film "Vina Sebelum 7 Hari" dengan pendekatan semiotika guna memahami makna yang terkandung dalam simbol-simbol visual dan naratif yang terdapat dalam film tersebut. Penelitian ini mencakup penguraian makna di balik setiap simbol yang muncul di dalam film, yang kemudian dihubungkan dengan konteks budaya dan sosial masyarakat tempat film tersebut diproduksi. Melalui pendekatan semiotika, penulis mengidentifikasi berbagai elemen simbolik, seperti karakter dan dialog serta bagaimana elemen-elemen ini berkontribusi terhadap pemaknaan tema besar yang berkaitan dengan cinta, kehilangan, dan harapan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan mengacu pada teori semiotika Charles Sanders Peirce yaitu dengan menggunakan skema segitiga makna (Triangle Of Meaning) yang meliputi sign, object, dan interpretant beserta komponen-komponennya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa film "Vina Sebelum 7 Hari" secara efektif menyampaikan pesan yang mendalam melalui penggunaan simbol-simbol yang kuat dan beragam, sehingga penonton dapat merasakan emosi yang dialami oleh tokoh utama secara lebih intens. Dengan demikian, film ini tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk merenungkan nilai-nilai kehidupan yang sangat berharga. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman mengenai penggunaan semiotika dalam film dan meningkatkan apresiasi penonton terhadap karya sinematik yang kaya akan makna.
Indonesian Journal Publisher
Title: Analisis Semiotika Dalam Film “Vina Sebelum 7 Hari”
Description:
Penelitian ini berjudul "Analisis Semiotika Dalam Film Vina Sebelum 7 Hari" dengan menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce.
Film ini mengisahkan perjalanan emosional seorang wanita bernama Vina, yang dihadapkan pada kenyataan hidupnya menjelang hari-hari terakhirnya.
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis film "Vina Sebelum 7 Hari" dengan pendekatan semiotika guna memahami makna yang terkandung dalam simbol-simbol visual dan naratif yang terdapat dalam film tersebut.
Penelitian ini mencakup penguraian makna di balik setiap simbol yang muncul di dalam film, yang kemudian dihubungkan dengan konteks budaya dan sosial masyarakat tempat film tersebut diproduksi.
Melalui pendekatan semiotika, penulis mengidentifikasi berbagai elemen simbolik, seperti karakter dan dialog serta bagaimana elemen-elemen ini berkontribusi terhadap pemaknaan tema besar yang berkaitan dengan cinta, kehilangan, dan harapan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan mengacu pada teori semiotika Charles Sanders Peirce yaitu dengan menggunakan skema segitiga makna (Triangle Of Meaning) yang meliputi sign, object, dan interpretant beserta komponen-komponennya.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa film "Vina Sebelum 7 Hari" secara efektif menyampaikan pesan yang mendalam melalui penggunaan simbol-simbol yang kuat dan beragam, sehingga penonton dapat merasakan emosi yang dialami oleh tokoh utama secara lebih intens.
Dengan demikian, film ini tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk merenungkan nilai-nilai kehidupan yang sangat berharga.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman mengenai penggunaan semiotika dalam film dan meningkatkan apresiasi penonton terhadap karya sinematik yang kaya akan makna.
Related Results
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
It was always based on a teenage love story between the two kids. One is a sniffer and one is not. It was designed for Central Australia because we do write these kids off there. N...
Vina-GPU 2.1: towards further optimizing docking speed and precision of AutoDock Vina and its derivatives
Vina-GPU 2.1: towards further optimizing docking speed and precision of AutoDock Vina and its derivatives
Abstract
AutoDock Vina and its derivatives have established themselves as a prevailing pipeline for virtual screening in contemporary drug discov...
Improving the Accuracy of AutoDock Vina by Changing the Empirical Parameters
Improving the Accuracy of AutoDock Vina by Changing the Empirical Parameters
According to the previous benchmark, Autodock Vina (Vina) achieved a very high successful-docking rate, p ̂, but give a rather a low correlation coefficient, R, for binding affinit...
Improving Ligand-Ranking of AutoDock Vina by Changing the Empirical Parameters
Improving Ligand-Ranking of AutoDock Vina by Changing the Empirical Parameters
AutoDock Vina (Vina) achieved a very high docking-success rate, p ̂, but give a rather low correlation coefficient, R, for binding affinity with respect to experiments. This low co...
Vina-GPU 2.0:further accelerating AutoDock Vina and its derivatives with GPUs
Vina-GPU 2.0:further accelerating AutoDock Vina and its derivatives with GPUs
Modern drug discovery typically faces large virtual screens from huge compound databases where multiple docking tools are involved for meeting various real scenes or improving the ...
Accelerating AutoDock VINA with GPUs
Accelerating AutoDock VINA with GPUs
AutoDock Vina is one of the most popular molecular docking tools. In the latest benchmark CASF-2016 for comparative assessment of scoring functions, AutoDock Vina won the best dock...
Accelerating AutoDock VINA with GPUs
Accelerating AutoDock VINA with GPUs
AutoDock Vina is one of the most popular molecular docking tools. In the latest benchmark CASF-2016 for comparative assessment of scoring functions, AutoDock Vina won the best dock...
Alternative Entrances: Phillip Noyce and Sydney’s Counterculture
Alternative Entrances: Phillip Noyce and Sydney’s Counterculture
Phillip Noyce is one of Australia’s most prominent film makers—a successful feature film director with both iconic Australian narratives and many a Hollywood blockbuster under his ...

