Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Gambaran Sindrom Mata Kering pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Angkatan 2018

View through CrossRef
Sindrom mata kering (SMK) merupakan penyakit multifaktorial pada permukaan mata yang disebabkan oleh hiperosmolaritas air mata. Mata kering dapat mengganggu aktivitas karena menyebabkan rasa nyeri dan tidak nyaman pada mata. Jenis kelamin dan durasi penggunaan gadget ditemukan menjadi bagian dari faktor risiko   sindrom mata kering.  penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui gambaran sindrom mata kering pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Angkatan 2018. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah. Penelitian dilakukan dari bulan April 2021-November 2021. Data diperoleh dari kuesioner secara daring pada 154 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Angkatan 2018. Sampel dipilih menggunakan metode simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan tingkat keparahan sindrom mata kering yaitu 20,1% sampel dengan kategori normal 19,5% dengan kategori ringan, 22,1% dengan kategori sedang dan 38,3% dengan kategori berat. Pada jenis kelamin laki-laki didapatkan 32,6% dengan kategori normal, 20,9% dengan kategori ringan, 16,3% dengan kategori sedang, 30,2% dengan kategori berat. Pada jenis kelamin perempuan didapatkan 15,3% dengan kategori normal, 19,0% dengan kategori ringan, 24,3% dengan kategori sedang, 41,4% dengan kategori berat.  Durasi penggunaan gadget ringan menunjukkan 66,7% ringan dan 33,3% dengan kategori berat. Durasi penggunaan gadget sedang menunjukkan 30,7% normal, 15,4% dengan kategori ringan, 38,5% dengan kategori sedang, 15,4% dengan kategori berat. Durasi penggunaan gadget berat menunjukkan 19,6% normal, 18,8% dengan SMK ringan, 21,0% dengan SMK sedang dan 40,6% dengan SMK berat. Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat keparahan SMK yang tinggi, Jenis kelamin perempuan memiliki prevalensi tingkat keparahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki dan durasi penggunaan gadget berat memiliki prevalensi tingkat keparahan yang lebih tinggi. Kata kunci: Sindrom mata kering, Tingkat keparahan, jenis kelamin, durasi penggunaan gadget
Title: Gambaran Sindrom Mata Kering pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Angkatan 2018
Description:
Sindrom mata kering (SMK) merupakan penyakit multifaktorial pada permukaan mata yang disebabkan oleh hiperosmolaritas air mata.
Mata kering dapat mengganggu aktivitas karena menyebabkan rasa nyeri dan tidak nyaman pada mata.
Jenis kelamin dan durasi penggunaan gadget ditemukan menjadi bagian dari faktor risiko   sindrom mata kering.
  penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui gambaran sindrom mata kering pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Angkatan 2018.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif.
Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah.
Penelitian dilakukan dari bulan April 2021-November 2021.
Data diperoleh dari kuesioner secara daring pada 154 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Angkatan 2018.
Sampel dipilih menggunakan metode simple random sampling.
Hasil penelitian menunjukkan tingkat keparahan sindrom mata kering yaitu 20,1% sampel dengan kategori normal 19,5% dengan kategori ringan, 22,1% dengan kategori sedang dan 38,3% dengan kategori berat.
Pada jenis kelamin laki-laki didapatkan 32,6% dengan kategori normal, 20,9% dengan kategori ringan, 16,3% dengan kategori sedang, 30,2% dengan kategori berat.
Pada jenis kelamin perempuan didapatkan 15,3% dengan kategori normal, 19,0% dengan kategori ringan, 24,3% dengan kategori sedang, 41,4% dengan kategori berat.
  Durasi penggunaan gadget ringan menunjukkan 66,7% ringan dan 33,3% dengan kategori berat.
Durasi penggunaan gadget sedang menunjukkan 30,7% normal, 15,4% dengan kategori ringan, 38,5% dengan kategori sedang, 15,4% dengan kategori berat.
Durasi penggunaan gadget berat menunjukkan 19,6% normal, 18,8% dengan SMK ringan, 21,0% dengan SMK sedang dan 40,6% dengan SMK berat.
Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat keparahan SMK yang tinggi, Jenis kelamin perempuan memiliki prevalensi tingkat keparahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki dan durasi penggunaan gadget berat memiliki prevalensi tingkat keparahan yang lebih tinggi.
Kata kunci: Sindrom mata kering, Tingkat keparahan, jenis kelamin, durasi penggunaan gadget.

Related Results

Kritik Mitos Tentang “Hang Tuah” Karya Amir Hamzah
Kritik Mitos Tentang “Hang Tuah” Karya Amir Hamzah
This study reveals the myth criticism on rhyme "Hang Tuah", an Amir Hamzah’s work expressing Malay myth. The Malay myth found in the rhyme "Hang Tuah" is placed as a meeting place ...
Sindrom Mata Kering
Sindrom Mata Kering
Mata kering merupakan suatu kondisi ketidaknyamanan dalam pengelihatan penderita yang disebabkan karena kekurangan kelembaban, lubrikasi dalam mata. Sindrom mata kering adalah peny...
Malay Warrior Board Game A Method of Appreciation of The Narrative of Hikayat Hang Tuah
Malay Warrior Board Game A Method of Appreciation of The Narrative of Hikayat Hang Tuah
ABSTRACT Hikayat Hang Tuah is a traditional Malay literary work that often attracts the attention of scholars both within and outside the nation. The story is always a topic of dis...
Pengaruh Pandemi COVID-19 Terhadap Nilai Biologi Mahasiswa Semester Satu Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah
Pengaruh Pandemi COVID-19 Terhadap Nilai Biologi Mahasiswa Semester Satu Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah
Pandemi COVID-19 juga membawa dampak yang cukup besar pada bidang pendidikan. Kebijakan mengharuskan semua kegiatan yang dilakukan di luar rumah, termasuk kegiatan belajar-mengajar...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Hubungan Tingkat Stres Dengan Sindrom Dispepsia Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana
Hubungan Tingkat Stres Dengan Sindrom Dispepsia Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana
Stres merupakan masalah psikologi yang menimbulkan perubahan perilaku, fisiologi maupun psikologi seseorang.  Mahasiswa pendidikan dokter merupakan kalangan yang rentang terhadap s...

Back to Top