Javascript must be enabled to continue!
POLISEMI DALAM BAHASA TOLAKI
View through CrossRef
Penelitian ini berjudul Polisemi dalam Bahasa Tolaki. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk polisemi dalam bahasa Tolaki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk polisemi dalam kelas kata verba, adjektiva, nomina, dan adverbia. Penelitian ini termakasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif dan metode penelitian lapangan. Data dalam penelitian ini berupa kosa kata bahasa Tolaki secara lisan maupun data yang ada dalam kamus. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak (observasi), metode cakap (wawancara), dan angket. Metode simak (observasi) adalah menyimak bahasa dari informan, sehingga metode ini diterapkan pada pembacaan kamus. Metode cakap (wawancara) adalah menanyakan kepada informan tentang kebenaran data yang ada dalam kamus tersebut. Sedangkan angket adalah teknik pengumpulan data dengan cara mengajukan pertanyaan tertulis untuk dijawab secara tertulis pula oleh responden. Data-data tersebut yang didapatkan dari sumber tertulis dicatat berdasarkan kelas kata verba terdiri dari, tekonda, lako, , mosalaki, pseudo, pewiso, tekoro, melele, dan sinimbi adjektiva terdiri dari, buna, ehe, magaga, meambo, dan mosa’a nomina terdiri dari, bungguno, holiwu, dan lohoro dan adverbia terdiri dari, auorunggi, dahu, lau-lau, dan nolia. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam bahasa Tolaki terdapat beberapa kata yang merupakan polisemi pada kelas kata verba, adjektiva, nomina dan adverbia. Polisemi merupakan kata yang memiliki makna lebih dari satu dan saling berkaitan.Kata Kunci: polisemi, bahasa Tolaki
FKIP Universitas Halu Oleo
Title: POLISEMI DALAM BAHASA TOLAKI
Description:
Penelitian ini berjudul Polisemi dalam Bahasa Tolaki.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk polisemi dalam bahasa Tolaki.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk polisemi dalam kelas kata verba, adjektiva, nomina, dan adverbia.
Penelitian ini termakasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif dan metode penelitian lapangan.
Data dalam penelitian ini berupa kosa kata bahasa Tolaki secara lisan maupun data yang ada dalam kamus.
Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak (observasi), metode cakap (wawancara), dan angket.
Metode simak (observasi) adalah menyimak bahasa dari informan, sehingga metode ini diterapkan pada pembacaan kamus.
Metode cakap (wawancara) adalah menanyakan kepada informan tentang kebenaran data yang ada dalam kamus tersebut.
Sedangkan angket adalah teknik pengumpulan data dengan cara mengajukan pertanyaan tertulis untuk dijawab secara tertulis pula oleh responden.
Data-data tersebut yang didapatkan dari sumber tertulis dicatat berdasarkan kelas kata verba terdiri dari, tekonda, lako, , mosalaki, pseudo, pewiso, tekoro, melele, dan sinimbi adjektiva terdiri dari, buna, ehe, magaga, meambo, dan mosa’a nomina terdiri dari, bungguno, holiwu, dan lohoro dan adverbia terdiri dari, auorunggi, dahu, lau-lau, dan nolia.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam bahasa Tolaki terdapat beberapa kata yang merupakan polisemi pada kelas kata verba, adjektiva, nomina dan adverbia.
Polisemi merupakan kata yang memiliki makna lebih dari satu dan saling berkaitan.
Kata Kunci: polisemi, bahasa Tolaki.
Related Results
BERGESERNYA PENGGUNAAN BAHASA DAERAH (MO MBE TOLAKI) KE BAHASA INDONESIA
BERGESERNYA PENGGUNAAN BAHASA DAERAH (MO MBE TOLAKI) KE BAHASA INDONESIA
Bergesernya Penggunaan Bahasa Daerah (Mo Mbe Tolaki) Ke Bahasa Indonesia Bagi Masyarakat Tolaki Di Desa Ulusawa Kecamatan Laonti Kabupaten Konawe Selatan mendasari bergesernya pen...
MENELUSURI TRADISI ONGGOSO SUKU TOLAKI YANG TEREPRESENTASI DALAM MITOS OHEO
MENELUSURI TRADISI ONGGOSO SUKU TOLAKI YANG TEREPRESENTASI DALAM MITOS OHEO
Abstrak Mitos Oheo adalah mitos yang hidup dalam masyarakat Tolaki, Sulawesi Tenggara. Mitos ini diyakini memuat peristiwa peminangan yang pertama kali dilakukan dalam peradaban su...
Kekerabatan Bahasa Tolaki dan Bahasa Mori (Pendekatan Linguistik Historis Komparatif)
Kekerabatan Bahasa Tolaki dan Bahasa Mori (Pendekatan Linguistik Historis Komparatif)
Penelitian ini mengeksplorasi hubungan kekerabatan antara dua bahasa daerah Indonesia, yaitu bahasa Tolaki dan bahasa Mori. Berdasarkan sejarah migrasi suku di wilayah Sulawesi, pe...
Tradisi Kalo Sara pada Masyarakat Tolaki di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara
Tradisi Kalo Sara pada Masyarakat Tolaki di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara
Abstract: This study aims to describe and analyze the meaning of kalo sara tradition in Tolaki community in Konawe Regency, Southeast Sulawesi Province because kalo sara tradition ...
APLIKASI KAMUS BAHASA DAERAH TOLAKI BERBASIS ANDROID
APLIKASI KAMUS BAHASA DAERAH TOLAKI BERBASIS ANDROID
Perkembangan dunia teknologi di era 4.0 saat ini semakin maju, teknologi banyak digunakan oleh pihak atau lembaga pendidikan untuk meningkatkan kecerdasan setiap individu. Kurangny...
shift of lexicon in traditional technology system in Tolaki community at Konawe district of Southeast Sulawesi
shift of lexicon in traditional technology system in Tolaki community at Konawe district of Southeast Sulawesi
This research discusses the lexicon used for traditional technology systems in the Tolaki community. Lexicon is a language component containing all information about the meaning an...
The Shift of Lexicon in Traditional Technology System in Tolaki Community at Konawe District of Southeast Sulawesi
The Shift of Lexicon in Traditional Technology System in Tolaki Community at Konawe District of Southeast Sulawesi
This research discusses the lexicon used for traditional technology systems in the Tolaki community. Lexicon is a language component containing information about the meaning and us...
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik adalah salah satu cabang ilmu dalam bidang linguistik terapan yang mempelajari keterkaitan antara aspek sosial dan psikologis dalam proses penggunaan dan pema...

