Javascript must be enabled to continue!
Penggunaan Teknik Merangkai Bidang Berwarna Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Kemampuan Menggambar Kubisme Pada Siswa Kelas IX H SMP Negeri 3 Nganjuk
View through CrossRef
Dalam salah satu materi Seni Rupa terdapat materi tentang kubisme. Visual Kubisme menunjukkan berbagai sudut pandang dalam bidang dua dimensi. Objek yang tadinya sederhana dan berkesan dua dimensi, dipecah-pecah menjadi berbagai sudut pandang dan digabung kembali menjadi terlihat kedalamannya, sudut lain serta organ-organ atau komponen-komponennya. Di tingkat SMP siswa tidak diminta untuk bisa menggambar kubisme dengan sempurna melainkan hanya sebatas mengetahui dan mampu menggambar sesuai ciri-ciri kubisme dan pada akhirnya bisa mengerti tentang arti sudut pandang dalam penerapannya ke kehidupan nyata. Salah satu teknik yang diharapkan bisa digunakan untuk meningkatkan kemampuan menggambar kubisme adalah dengan merangkai bidang berwarna.
Metode penelitian yang digunakan adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Penelitian dilakukan dalam dua siklus, diawali dengan menyusun rencana dan jadwal kegiatan, merancang instrumen penelitian dan merancang langkah-langkah pembelajaran yang akan diterapkan selama penelitian berlangsung, kemudian dilakukan pelaksanaan tindakan, diteruskan dengan analisis dan refleksi untuk menentukan tindakan pada siklus berikutnya.
Hasil yang didapatkan dari penelitian adalah terjadinya peningkatan aktivitas belajar untuk setiap aspek pengamatan. Aspek eksplorasi ide mengalami peningkatan sebesar 15,6% dari 60,2% menjadi 75,8%. Aspek kombinasi bentuk mengalami peningkatan paling besar yaitu 18,8% dari 62,5% menjadi 81,3%. Aspek kerapian bentuk mengalami peningkatan sebesar 14,9% dari 61,7% menjadi 76,6%. Aspek kemandirian mengalami peningkatan sebesar 11,70% dari 70,3% menjadi 82,0%. Dan aspek ketepatan waktu mengalami peningkatan sebesar 4,7% dari 80,5 % menjadi 85,2 %. Secara keseluruhan rata-rata persentase aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 13,2% dari 67,0 % pada siklus 1menjadi 80,2 % pada siklus 2.
Kemampuan menggambar kubisme untuk setiap aspek mengalami peningkatan. Peningkatan terbesar pada aspek keindahan kombinasi bentuk yaitu meningkat sebanyak 13,3% dari 71,1% menjadi 84,4%. Pada aspek jumlah bentuk yang dihasilkan mengalami peningkatan sebesar 3,9% dari 80,5% menjadi 84,4%. Aspek kaidah bentuk kubisme mengalami peningkatan sebesar 4,7% dari 66,4% menjadi 71,1%. Aspek keberagaman teknik mengalami peningkatan sebesar 11,7% dari 68,8% menjadi 80,5%. Secara keseluruhan rata-rata persentase kemampuan menggambar kubisme mengalami peningkatan sebesar 8,4% dari 71,7% pada siklus 1 menjadi 80,1 %pada siklus 2.
Dari hasil peneltian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik merangkai bidang berwarna telah meningkatkan aktivitas belajar dan kemampuan menggambar kubisme siswa kelas IX H SMP Negeri 3 Nganjuk.
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia Nganjuk
Title: Penggunaan Teknik Merangkai Bidang Berwarna Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Kemampuan Menggambar Kubisme Pada Siswa Kelas IX H SMP Negeri 3 Nganjuk
Description:
Dalam salah satu materi Seni Rupa terdapat materi tentang kubisme.
Visual Kubisme menunjukkan berbagai sudut pandang dalam bidang dua dimensi.
Objek yang tadinya sederhana dan berkesan dua dimensi, dipecah-pecah menjadi berbagai sudut pandang dan digabung kembali menjadi terlihat kedalamannya, sudut lain serta organ-organ atau komponen-komponennya.
Di tingkat SMP siswa tidak diminta untuk bisa menggambar kubisme dengan sempurna melainkan hanya sebatas mengetahui dan mampu menggambar sesuai ciri-ciri kubisme dan pada akhirnya bisa mengerti tentang arti sudut pandang dalam penerapannya ke kehidupan nyata.
Salah satu teknik yang diharapkan bisa digunakan untuk meningkatkan kemampuan menggambar kubisme adalah dengan merangkai bidang berwarna.
Metode penelitian yang digunakan adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas).
Penelitian dilakukan dalam dua siklus, diawali dengan menyusun rencana dan jadwal kegiatan, merancang instrumen penelitian dan merancang langkah-langkah pembelajaran yang akan diterapkan selama penelitian berlangsung, kemudian dilakukan pelaksanaan tindakan, diteruskan dengan analisis dan refleksi untuk menentukan tindakan pada siklus berikutnya.
Hasil yang didapatkan dari penelitian adalah terjadinya peningkatan aktivitas belajar untuk setiap aspek pengamatan.
Aspek eksplorasi ide mengalami peningkatan sebesar 15,6% dari 60,2% menjadi 75,8%.
Aspek kombinasi bentuk mengalami peningkatan paling besar yaitu 18,8% dari 62,5% menjadi 81,3%.
Aspek kerapian bentuk mengalami peningkatan sebesar 14,9% dari 61,7% menjadi 76,6%.
Aspek kemandirian mengalami peningkatan sebesar 11,70% dari 70,3% menjadi 82,0%.
Dan aspek ketepatan waktu mengalami peningkatan sebesar 4,7% dari 80,5 % menjadi 85,2 %.
Secara keseluruhan rata-rata persentase aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 13,2% dari 67,0 % pada siklus 1menjadi 80,2 % pada siklus 2.
Kemampuan menggambar kubisme untuk setiap aspek mengalami peningkatan.
Peningkatan terbesar pada aspek keindahan kombinasi bentuk yaitu meningkat sebanyak 13,3% dari 71,1% menjadi 84,4%.
Pada aspek jumlah bentuk yang dihasilkan mengalami peningkatan sebesar 3,9% dari 80,5% menjadi 84,4%.
Aspek kaidah bentuk kubisme mengalami peningkatan sebesar 4,7% dari 66,4% menjadi 71,1%.
Aspek keberagaman teknik mengalami peningkatan sebesar 11,7% dari 68,8% menjadi 80,5%.
Secara keseluruhan rata-rata persentase kemampuan menggambar kubisme mengalami peningkatan sebesar 8,4% dari 71,7% pada siklus 1 menjadi 80,1 %pada siklus 2.
Dari hasil peneltian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik merangkai bidang berwarna telah meningkatkan aktivitas belajar dan kemampuan menggambar kubisme siswa kelas IX H SMP Negeri 3 Nganjuk.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Menulis Cerpen Menggunakan Media Gambar Berseri pada Flipbook Siswa Kelas VII E SMP Negeri 3 Sawan
Menulis Cerpen Menggunakan Media Gambar Berseri pada Flipbook Siswa Kelas VII E SMP Negeri 3 Sawan
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan tentang: (1)Tata cara guru melaksanakan pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan media gambar berseri pada flipbook siswa kelas VII ...
HUBUNGAN KECEPATAN, KELINCAHAN, DAN KELENTUKKAN DENGAN MENGGIRING BOLA SISWA EKSTRAKURIKULER SMP NEGERI 1 MUARA BADAK KALIMANTAN TIMUR
HUBUNGAN KECEPATAN, KELINCAHAN, DAN KELENTUKKAN DENGAN MENGGIRING BOLA SISWA EKSTRAKURIKULER SMP NEGERI 1 MUARA BADAK KALIMANTAN TIMUR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; A(1) Apakah ada hubungan kecepatan dengan kemampuan menggiring bola pada siswa ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Muara Badak Filial "Tanah Dat...
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Motivasi belajar matematika merupakan elemen penting dalam pembelajaran matematika. Motivasi belajar matematika siswa berbeda-beda dalam hal tingkat motivasi dan jenis motivasinya....
Kontribusi Sektor Pariwisata Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Nganjuk Tahun 2014 – 2018
Kontribusi Sektor Pariwisata Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Nganjuk Tahun 2014 – 2018
This study aims to analyze: 1) Contributions and Growth of Tourism Object Levies on Nganjuk Regency Original Revenue in 2014-2018. 2) Contributions and Growth of Hotel and Restaura...
Menulis Puisi Bali Modern dengan Model Project Based Learning Siswa SMA Negeri 3 Singaraja
Menulis Puisi Bali Modern dengan Model Project Based Learning Siswa SMA Negeri 3 Singaraja
Penelitian ini bertujuan untuk memamparkan tentang: (1) Tata cara guru melaksanakan pembelajaran menulis puisi Bali Modern dengan model PjBL pada siswa kelas X C SMA Negeri 3 Singa...
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP KEMAMPUAN PSIKOMOTORIK SISWA
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP KEMAMPUAN PSIKOMOTORIK SISWA
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan metode demonstrasi terhadap kemampuan psikomotorik siswa pada materi Besaran dan Satuan di Kelas X S...
Penerapan Model Learning Cycle 7e Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa
Penerapan Model Learning Cycle 7e Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa
Aktivitas dan hasil belajar siswa pada kelas XI Akuntansi 3 SMK Negeri 1 Jember masih rendah. Rendahnya aktivitas belajar siswa karena pembelajaran yang diterapkan sebelumny...

