Javascript must be enabled to continue!
Monitoring Mutu Pelayanan Rawat Inap Berbasis Komputerisasi
View through CrossRef
Saat ini hampir semua pelayanan kesehatan dituntut untuk menerapkan penggunaan komputerisasi sebagai media pengolah data untuk menghasilkan informasi yang lengkap, akurat, dan tepat waktu. Data pelaporan rawat inap dapat dipantau dari nilai indikator rawat inap. Unit rekam medis sebagai pemegang data pasien dan pembuat laporan masih melakukan penghitungan secara manual sehingga informasi yang disajikan sering salah dan tidak lengkap. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sistem informasi berupa SAMURAI, yaitu Sistem Informasi Penentu Indikator Mutu Rawat Inap yang memantau efisiensi pemakaian tempat tidur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manfaat SAMURAI adalah membantu petugas pendaftaran rawat inap dalam memantau penggunaan tempat tidur yang tersedia, membantu petugas rekam medis agar lebih mudah untuk menyusun dan menyajikan laporan indiktor rawat inap, dan membantu pihak manajemen dalam pengembangan infrastruktur yang berkaitan dengan kebutuhan pasien rawat inap. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa SAMURAI yang memuat laporan indikator rawat inap yang tersaji dalam bentuk diagram garis dan bisa terlihat pada periode per bulan, per triwulan atau per tahun, sehingga sangat membantu pihak rumah sakit. Peneliti menyarankan agar SAMURAI diintegrasikan dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM RS), khususnya pelayanan gawat darurat sehingga data pasien dan penggunaan tempat tidur bisa berkesinambungan.
Universitas Muslim Indonesia
Title: Monitoring Mutu Pelayanan Rawat Inap Berbasis Komputerisasi
Description:
Saat ini hampir semua pelayanan kesehatan dituntut untuk menerapkan penggunaan komputerisasi sebagai media pengolah data untuk menghasilkan informasi yang lengkap, akurat, dan tepat waktu.
Data pelaporan rawat inap dapat dipantau dari nilai indikator rawat inap.
Unit rekam medis sebagai pemegang data pasien dan pembuat laporan masih melakukan penghitungan secara manual sehingga informasi yang disajikan sering salah dan tidak lengkap.
Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sistem informasi berupa SAMURAI, yaitu Sistem Informasi Penentu Indikator Mutu Rawat Inap yang memantau efisiensi pemakaian tempat tidur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa manfaat SAMURAI adalah membantu petugas pendaftaran rawat inap dalam memantau penggunaan tempat tidur yang tersedia, membantu petugas rekam medis agar lebih mudah untuk menyusun dan menyajikan laporan indiktor rawat inap, dan membantu pihak manajemen dalam pengembangan infrastruktur yang berkaitan dengan kebutuhan pasien rawat inap.
Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa SAMURAI yang memuat laporan indikator rawat inap yang tersaji dalam bentuk diagram garis dan bisa terlihat pada periode per bulan, per triwulan atau per tahun, sehingga sangat membantu pihak rumah sakit.
Peneliti menyarankan agar SAMURAI diintegrasikan dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM RS), khususnya pelayanan gawat darurat sehingga data pasien dan penggunaan tempat tidur bisa berkesinambungan.
Related Results
EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK DI INSTALASI RAWAT INAP DAN RAWAT JALAN RSUD DR. ADJIDARMO LEBAK TAHUN 2021
EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK DI INSTALASI RAWAT INAP DAN RAWAT JALAN RSUD DR. ADJIDARMO LEBAK TAHUN 2021
Antibiotik merupakan salah satu golongan obat yang sampai saat ini menjadi pilihan utama yang digunakan pada pasien rawat jalan dan rawat inap yang mengalami infeksi bakteri di rum...
Perancangan Aplikasi Pelayanan Dan Administrasi Puskesmas Berbasis Web (Study Kasus : Puskesmas Rawat Inap Simpur Bandar Lampung)
Perancangan Aplikasi Pelayanan Dan Administrasi Puskesmas Berbasis Web (Study Kasus : Puskesmas Rawat Inap Simpur Bandar Lampung)
Puskesmas Rawat Inap Simpur Bandar Lampung adalah suatu instansi yang bergerak dalam bidang pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Saat ini, Puskesmas Rawat Inap Simpur Bandar Lamp...
PERBANDINGAN LAMA RAWAT INAP PENGOBATAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA ANAK-ANAK MENGGUNAKAN OBAT SUPORTIF YANG MENGANDUNG EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava Linn.) DAN OBAT IMUNOMODULATOR COMPARATIVE LONG HOSPITALIZATION TREATMENT TO THE CHILDREN USI
PERBANDINGAN LAMA RAWAT INAP PENGOBATAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA ANAK-ANAK MENGGUNAKAN OBAT SUPORTIF YANG MENGANDUNG EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava Linn.) DAN OBAT IMUNOMODULATOR COMPARATIVE LONG HOSPITALIZATION TREATMENT TO THE CHILDREN USI
PERBANDINGAN LAMA RAWAT INAP PENGOBATAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA ANAK-ANAK MENGGUNAKAN OBAT SUPORTIF YANG MENGANDUNG EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava Linn.) DAN OBAT IMUN...
Gambaran Quality of Nursing Work Life Puskesmas Rawat Inap dan Puskesmas Rawat Jalan
Gambaran Quality of Nursing Work Life Puskesmas Rawat Inap dan Puskesmas Rawat Jalan
Kualitas kehidupan kerja perawat (Quality of Nursing Work Life/QNWL) merupakan indikator penting untuk menjaga kesejahteraan perawat dan mutu pelayanan kesehatan. QNWL mencakup kes...
Analisis Faktor Lama Hari Rawat Pasien Stroke di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri
Analisis Faktor Lama Hari Rawat Pasien Stroke di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri
Stroke merupakan penyakit tidak menular yang mengakibatkan kerusakan saraf hingga menyebabkan kematian. Stroke harus ditangani di rumah sakit sehingga membutuhkan perawatan rawat i...
Desain Sistem Informasi Reservasi Ranap Guna Menunjang Tata Kelola Klinis Ranap Berbasis Web
Desain Sistem Informasi Reservasi Ranap Guna Menunjang Tata Kelola Klinis Ranap Berbasis Web
Kemajuan teknologi khususnya di bidang kesehatan terus berkembang setiap tahunnya. Salah satunya dalam hal sistem informasi rumah sakit dan pelayanan kesehatan Luasnya jangkauan pe...
Monitoring Mutu Pelayanan Rawat Inap Berbasis Komputerisasi
Monitoring Mutu Pelayanan Rawat Inap Berbasis Komputerisasi
Saat ini hampir semua pelayanan kesehatan dituntut untuk menerapkan penggunaan komputerisasi sebagai media pengolah data untuk menghasilkan informasi yang lengkap, akurat dan tepat...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...

