Javascript must be enabled to continue!
Memaknai Merdeka Belajar
View through CrossRef
Kebijakan Merdeka Belajar seri pertama yang dicanangkan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi dan mencangkup 4 (empat) poin yaitu: pengalihan pelaksanaan USBN menjadi kewenangan satuan pendidikan, penghapusan Ujian Nasional di Tahun 2021, penyederhanaan RPP yang berfokus pada 3 (tiga) komponen meliputi: tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian, dan poin ke empat yaitu penambahan proporsi jalur prestasi pada penerimaan peserta didik baru dalam sistem zonasi. Kebijakan ini kemudian di ikuti dengan seri kebijakan Merdeka Belajar lainnya, yang paling terkait dengan seri yang pertama adalah Kebijakan Merdeka Belajar seri ke-7 (tujuh) dan ke-8 (delapan), yaitu: Program Sekolah Penggerak dan Program SMK Pusat Keunggulan. Sampai saat ini implementasi kebijakan Merdeka Belajar masih menjadi topik yang ramai dibicarakan, sebagai bagian dari ekosistem pendidikan kita tidak bisa hanya menunggu dan menjadi pengamat, kontribusi dapat diberikan sejak dari sekarang dan seterusnya untuk mendukung implementasi kebijakan ini. Isi dari artikel ini tidak membahas langsung poin-poin dalam kebijakan Merdeka Belajar namun lebih mengarah pada penjelasan rasional untuk membangun pemahaman akan makna dan urgensi Merdeka Belajar serta keterkaitan seri kebijakan Merdeka Belajar secara umum. Pembahasan dilakukan merujuk pada kajian literatur dan analisis hasil evaluasi implementasi Kurikulum 2013 yang dilaksanakan pada Pusat Kurikulum dan Pembelajaran di Tahun 2019. Melalui artikel ini penulis berharap dapat berbagi pemikiran tentang makna Merdeka Belajar, agar kemudian kita semua dapat menentukan kontribusi yang dapat diberikan untuk mendukung implementasi kebijakan ini.
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: Memaknai Merdeka Belajar
Description:
Kebijakan Merdeka Belajar seri pertama yang dicanangkan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi dan mencangkup 4 (empat) poin yaitu: pengalihan pelaksanaan USBN menjadi kewenangan satuan pendidikan, penghapusan Ujian Nasional di Tahun 2021, penyederhanaan RPP yang berfokus pada 3 (tiga) komponen meliputi: tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian, dan poin ke empat yaitu penambahan proporsi jalur prestasi pada penerimaan peserta didik baru dalam sistem zonasi.
Kebijakan ini kemudian di ikuti dengan seri kebijakan Merdeka Belajar lainnya, yang paling terkait dengan seri yang pertama adalah Kebijakan Merdeka Belajar seri ke-7 (tujuh) dan ke-8 (delapan), yaitu: Program Sekolah Penggerak dan Program SMK Pusat Keunggulan.
Sampai saat ini implementasi kebijakan Merdeka Belajar masih menjadi topik yang ramai dibicarakan, sebagai bagian dari ekosistem pendidikan kita tidak bisa hanya menunggu dan menjadi pengamat, kontribusi dapat diberikan sejak dari sekarang dan seterusnya untuk mendukung implementasi kebijakan ini.
Isi dari artikel ini tidak membahas langsung poin-poin dalam kebijakan Merdeka Belajar namun lebih mengarah pada penjelasan rasional untuk membangun pemahaman akan makna dan urgensi Merdeka Belajar serta keterkaitan seri kebijakan Merdeka Belajar secara umum.
Pembahasan dilakukan merujuk pada kajian literatur dan analisis hasil evaluasi implementasi Kurikulum 2013 yang dilaksanakan pada Pusat Kurikulum dan Pembelajaran di Tahun 2019.
Melalui artikel ini penulis berharap dapat berbagi pemikiran tentang makna Merdeka Belajar, agar kemudian kita semua dapat menentukan kontribusi yang dapat diberikan untuk mendukung implementasi kebijakan ini.
Related Results
HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR DAN INTENSITAS BELAJAR SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR AGAMA HINDU SISWA PASRAMAN SATYA DHARMA DI TAHUN PELAJARAN 2019/2020
HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR DAN INTENSITAS BELAJAR SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR AGAMA HINDU SISWA PASRAMAN SATYA DHARMA DI TAHUN PELAJARAN 2019/2020
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi yang signifikan antara (1) minat belajar dengan prestasi belajar agama hindu siswa pasraman satya dharma di Gunun...
KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) PADA KELAS VIII DI MTSN 1 TULUNGAGUNG
KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) PADA KELAS VIII DI MTSN 1 TULUNGAGUNG
The Merdeka curriculum is a new thing in the world of education. MTsN 1 Tulungagung is one of the madrasas that has implemented an Merdeka curriculum in its learning. This study ai...
Pelatihan Media Digital Berbasis Pembelajaran Saintifik untuk Mendukung Program Merdeka Belajar
Pelatihan Media Digital Berbasis Pembelajaran Saintifik untuk Mendukung Program Merdeka Belajar
Abstract
The scientific approach to learning plays a significant role in students' cognitive abilities. This scientific approach can design through the learning media used. Learnin...
PENGARUH DISIPLIN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR KEWIRAUSAHAAN SISWA KELAS XI DI SMK PEMBANGUNAN NASIONAL
PENGARUH DISIPLIN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR KEWIRAUSAHAAN SISWA KELAS XI DI SMK PEMBANGUNAN NASIONAL
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin belajar terhadap prestasi belajar pada mata pelajaran Kewirausahaan siswa kelas XI OTKP di SMK Pembangunan Nasional. D...
PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK
PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK
Memetakan gaya belajar peserta didik perlu dilakukan oleh guru. Setiap peserta didik memiliki kelebihan dan kekurangan, serta preferensi bagaimana sebuah informasi diproses berbeda...
Relevansi Growth Mindset dengan Kurikulum Merdeka Belajar di Era Society 5.0
Relevansi Growth Mindset dengan Kurikulum Merdeka Belajar di Era Society 5.0
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan relevansi antara growth mindset dengan Kurikulum Merdeka Belajar di era Society 5.0. Growth mindset mengacu pada pandangan individu terha...
KESIAPAN PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA DI MI KHADIJAH BANJARMASIN
KESIAPAN PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA DI MI KHADIJAH BANJARMASIN
Adanya upaya pembaharuan dan peningkatan kualitas pendidikan pemerintah memastikan untuk menerapkan kurikulum baru yaitu kurikulum merdeka sebagai penyempurna kurikulum sebelumnya....
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Motivasi belajar matematika merupakan elemen penting dalam pembelajaran matematika. Motivasi belajar matematika siswa berbeda-beda dalam hal tingkat motivasi dan jenis motivasinya....

