Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

UJI HEDONIK SELAI KACANG GUDE (CAJANUS CAJAN)

View through CrossRef
Ragam kuliner terus berkembang seiring dengan keinginan untuk menciptakan inovasi produk yang bermanfaat. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) menganalisis formulasi selai kacang gude, 2) mengetahui hasil uji hedonik selai kacang gude dilihat dari aspek warna, tekstur, dan rasa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan melibatkan dua orang ahli untuk menguji formulasi selai kacang gude dan 50 orang panelis untuk pengujian hedonik. Pengujian hedonik menggunakan instrumen lembar uji hedonik dengan skala likert yang diklasifikasikan ke dalam lima kategori, yaitu: 1) Sangat Tidak Baik, 2) Kurang Baik, 3) Cukup Baik, 4) Baik, dan 5) Sangat Baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Formulasi pembuatan selai dengan menggunakan 100% kacang gude, yaitu Kacang gude 100 gram, Gula pasir 50 gram, Minyak sayur 10 ml , Air 50 mili liter, Garam 1 gram. 2) Hasil uji hedonik selai kacang gude pada aspek warna memperoleh nilai 3,96 dengan kategori ”suka”, aspek tekstur memperoleh nilai 4,42 dengan kategori ”sangat suka”, dan aspek rasa memperoleh nilai 4,6 dengan kategori ”sangat suka”. Jadi dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan tingkat kesukaan masyarakat terhadap selai kacang gude sebagai produk inovasi berada dalam kategori sangat suka.
Title: UJI HEDONIK SELAI KACANG GUDE (CAJANUS CAJAN)
Description:
Ragam kuliner terus berkembang seiring dengan keinginan untuk menciptakan inovasi produk yang bermanfaat.
Penelitian ini bertujuan untuk : 1) menganalisis formulasi selai kacang gude, 2) mengetahui hasil uji hedonik selai kacang gude dilihat dari aspek warna, tekstur, dan rasa.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan melibatkan dua orang ahli untuk menguji formulasi selai kacang gude dan 50 orang panelis untuk pengujian hedonik.
Pengujian hedonik menggunakan instrumen lembar uji hedonik dengan skala likert yang diklasifikasikan ke dalam lima kategori, yaitu: 1) Sangat Tidak Baik, 2) Kurang Baik, 3) Cukup Baik, 4) Baik, dan 5) Sangat Baik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Formulasi pembuatan selai dengan menggunakan 100% kacang gude, yaitu Kacang gude 100 gram, Gula pasir 50 gram, Minyak sayur 10 ml , Air 50 mili liter, Garam 1 gram.
2) Hasil uji hedonik selai kacang gude pada aspek warna memperoleh nilai 3,96 dengan kategori ”suka”, aspek tekstur memperoleh nilai 4,42 dengan kategori ”sangat suka”, dan aspek rasa memperoleh nilai 4,6 dengan kategori ”sangat suka”.
Jadi dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan tingkat kesukaan masyarakat terhadap selai kacang gude sebagai produk inovasi berada dalam kategori sangat suka.

Related Results

PEMANFAATAN SISA SORTIR KACANG METE (Anacardium occidentale L) MENJADI SELAI KACANG METE
PEMANFAATAN SISA SORTIR KACANG METE (Anacardium occidentale L) MENJADI SELAI KACANG METE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas selai kacang mete dengan selai kacang tanah dilihat dari segi rasa, warna, tekstur, dan aroma. Penelitian ini dalam ...
         Paper ini membahas pengaruh waktu perkecambahan kacang merah terhadap kadar asam amino bebas dan protein terlarut yang terkandung dalam kecambahnya. Penelitian ini bertuju...
DIVERSIFIKASI PENGOLAHAN KACANG TANAH DI NAGARI MANINJAU KECAMATAN TANJUNG RAYA KABUPATEN AGAM
DIVERSIFIKASI PENGOLAHAN KACANG TANAH DI NAGARI MANINJAU KECAMATAN TANJUNG RAYA KABUPATEN AGAM
Nagari Maninjau merupakan sebuah Nagari di Provinsi Sumatera Barat yang merupakan ibu kota Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam. Komoditi utama daerah sekeliling danau Maninjau se...
STUDI EKSPERIMEN PEMBUATAN SELAI DENGAN BAHAN DASAR TAPE KETAN HITAM DAN TAPE KETAN KUNINGAN SERTA DAYA TERIMA KONSUMENNYA
STUDI EKSPERIMEN PEMBUATAN SELAI DENGAN BAHAN DASAR TAPE KETAN HITAM DAN TAPE KETAN KUNINGAN SERTA DAYA TERIMA KONSUMENNYA
Tapai atau biasa disebut Tape merupakan makanan khas Jawa Barat yang bahan dasarnya difermentasikan. Tape ketan putih yang dibungkus daun jambu banyak terdapat dan sekaligus makana...
SOBREVIVÊNCIA DE LEGUMINOSAS ARBUSTIVAS EM PASTAGEM CONSORCIADA, ITUPIRANGA, PA
SOBREVIVÊNCIA DE LEGUMINOSAS ARBUSTIVAS EM PASTAGEM CONSORCIADA, ITUPIRANGA, PA
RESUMO: No sudeste paraense uma das principais atividades econômicas é a pecuária. Esta atividade apóia-se sobre extensas áreas de pastagem que, em sua maioria, encontra-se em algu...
Analisis Nilai Tambah Agroindustri Ting-Ting Kacang
Analisis Nilai Tambah Agroindustri Ting-Ting Kacang
Produk ting-ting kacang adalah salah satu jenis produk olahan dengan bahan utamanya adalah kacang tanah. Penelitian ini bertujuan untuk nilai tambah dari agro-industri ting-ting ka...
Pengaruh Susu Kacang Kedelai (GLYCINE MAX (L.) MERR.) Terhadap Kualitas Spermatozoa Tikus Wistar (Rattus Norvegicus)
Pengaruh Susu Kacang Kedelai (GLYCINE MAX (L.) MERR.) Terhadap Kualitas Spermatozoa Tikus Wistar (Rattus Norvegicus)
Abstract: The effects of soy beans on spermatozoa still been a controversial thing. Soy is one of the source of the Fitoestrogen because the structure isoflavon of soy is similar w...

Back to Top