Javascript must be enabled to continue!
FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK GRANUL EFFERVESCENT DARI TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb)
View through CrossRef
Abstrak. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) merupakan tanaman obat unggulan Indonesia yang perlu dikembangkan dan dimanfaatkan. Temu lawak mengandung berbagai senyawa kimia pati adalah salah satu kandungan terbanyak yang terdapat pada tanaman temu lawak. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb), asam sitrat, asam tartrat, natrium bikarbonat, laktosa,alkohol 70% dan dilakukan pengujian terhadap mutu fisik sediaan yang meliputi Uji organoleptis, Uji waktu alir, Uji waktu larut, dan Uji pH menghasilkan bahwa sediaan granul effervescent memenuhi syarat mutu fisik sebagai sediaan effervescent yang baik. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data konsentrasi formula yang paling baik dalam tiap pengujian mutu fisik sediaan yaitu pada formula III dengan konsentrasi pengikat 6% (P < 0,05), dengan rata-rata waktu alir (9.20 detik), waktu larut (3.46 menit), pH (6.86). Hal ini menegaskan bahwa penelitian berhasil mengembangkan formulasi granul effervescent dari Curcuma (Curcuma xanthorrhiza Roxb) yang memenuhi standar kualitas fisik, terutama pada formula III dengan konsentrasi pengikat 6%. Keberhasilan ini membuka peluang untuk pemanfaatan lebih luas dari tanaman obat tradisional.
Title: FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK GRANUL EFFERVESCENT DARI TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb)
Description:
Abstrak.
Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) merupakan tanaman obat unggulan Indonesia yang perlu dikembangkan dan dimanfaatkan.
Temu lawak mengandung berbagai senyawa kimia pati adalah salah satu kandungan terbanyak yang terdapat pada tanaman temu lawak.
Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb), asam sitrat, asam tartrat, natrium bikarbonat, laktosa,alkohol 70% dan dilakukan pengujian terhadap mutu fisik sediaan yang meliputi Uji organoleptis, Uji waktu alir, Uji waktu larut, dan Uji pH menghasilkan bahwa sediaan granul effervescent memenuhi syarat mutu fisik sebagai sediaan effervescent yang baik.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data konsentrasi formula yang paling baik dalam tiap pengujian mutu fisik sediaan yaitu pada formula III dengan konsentrasi pengikat 6% (P < 0,05), dengan rata-rata waktu alir (9.
20 detik), waktu larut (3.
46 menit), pH (6.
86).
Hal ini menegaskan bahwa penelitian berhasil mengembangkan formulasi granul effervescent dari Curcuma (Curcuma xanthorrhiza Roxb) yang memenuhi standar kualitas fisik, terutama pada formula III dengan konsentrasi pengikat 6%.
Keberhasilan ini membuka peluang untuk pemanfaatan lebih luas dari tanaman obat tradisional.
Related Results
Formulasi Dan Evaluasi Granul Effervescent Sari Buah Jeruk Keprok (Citrus Reticulata Blanco)
Formulasi Dan Evaluasi Granul Effervescent Sari Buah Jeruk Keprok (Citrus Reticulata Blanco)
Indonesia merupakan negara agraris yang mampu menghasilkan buah-buahan dan sayuran sendiri. Manfaat buah sangat beragam, berbagai jenis vitamin yang dibutuhkan tubuh ada pada berba...
EVALUASI FORMULA DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN GRANUL EFFERVESCENT DAUN PEPAYA JEPANG (CNIDOSCOLUS ACONITIFOLIUS)
EVALUASI FORMULA DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN GRANUL EFFERVESCENT DAUN PEPAYA JEPANG (CNIDOSCOLUS ACONITIFOLIUS)
Stres oksidatif bertanggung jawab pada permulaan dan/atau perkembangan beberapa penyakit kanker, diabetes, gangguan metabolisme, aterosklerosis, dan penyakit kardiovaskular. Antiok...
Profil Fitokimia dan Aktivitas Bioaktif Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) Berdasarkan Kajian Literatur
Profil Fitokimia dan Aktivitas Bioaktif Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) Berdasarkan Kajian Literatur
Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) is an indigenous medicinal plant of Indonesia that has been widely used in traditional medicine and shows considerable potential in the healt...
ANALISIS EKSERGI PENGERINGAN IRISAN TEMULAWAK
ANALISIS EKSERGI PENGERINGAN IRISAN TEMULAWAK
Java turmeric (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) is a medicinal plant used as raw material for making herbal medicine, its rhizome cut into slices and dried so called simplicia. Curcuma ...
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG TEMULAWAK (CURCUMA XANTHORRIZA ROXB) DALAM RANSUM TERHADAP KUALITAS TELUR AYAM RAS PETELUR
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG TEMULAWAK (CURCUMA XANTHORRIZA ROXB) DALAM RANSUM TERHADAP KUALITAS TELUR AYAM RAS PETELUR
Penelitian ini bertujuan untuk melihat Kualitas Telur (bobot telur, Tebal Cangkang, Indeks Putih dan Kuning Telur) ayam ras petelur yang diberikan tepung temulawak dengan konsentr...
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN TABLET HISAP DARI SARI JAGUNG (Zea mays L.) DENGAN JENIS PENGIKAT GOM ARAB DAN PUTIH TELUR
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN TABLET HISAP DARI SARI JAGUNG (Zea mays L.) DENGAN JENIS PENGIKAT GOM ARAB DAN PUTIH TELUR
Jagung mengandung energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, vitamin B, dan vitamin C. Tablet hisap adalah sediaan padat yang mengandung satu atau l...
Potensi Ekstrak Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) Terhadap Jamur Candida albicans Penyebab Keputihan
Potensi Ekstrak Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) Terhadap Jamur Candida albicans Penyebab Keputihan
Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) is a plant of the Zingiberacea family. Temulawak is known as a traditional medicine in treating diseases such as antimicrobial, anticancer, di...
Review Aktivitas Analgesik Kenanga (Cananga odorata) dan Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) dalam Usada Tenung Tanyalara
Review Aktivitas Analgesik Kenanga (Cananga odorata) dan Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) dalam Usada Tenung Tanyalara
Pemanfaatan obat tradisional termasuk ke dalam kekayaan budaya Indonesia yang didasarkan pada pengetahuan dan kepercayaan berbagai etnis. Usada Tenung Tanyara merupakan naskah tuli...

