Javascript must be enabled to continue!
Gambaran Father Involvement pada Remaja di Kota Bandung
View through CrossRef
Abstract. Late adolescence shows major problems with eating problem, school, aggression, substance use, depression and sexual relationships. Father involvement is particularly important as a mentor and protector for adolescents. The city of Bandung has shown strong interest in father involvement as evidenced by the establishment of a father's school and programs specifically aimed for fathers. This study aims to describe father involvement among late adolescents in Bandung City. The research used descriptive study method with quantitative approach. The measuring instrument used is the Perceived Father Involvement Inventory (PFII) which measures father involvement from the child's perspective. Data analysis used descriptive statistics. The results showed that most fathers in Bandung City showed high involvement (50.1%) with the highest dimension shown in paternal responsibility or the father's ability to be responsible for adolescents and their families (Mean = 72.774) and the lowest dimension was paternal engagement or direct activity/interaction with adolescents (Mean = 69.838).
Abstrak. Pada masa remaja akhir menunjukkan adanya permasalahan-permasalahan utama dalam masalah makan, sekolah, agresi, penggunaan/penyalahgunaan obat-obatan, depresi dan hubungan seksual. Keterlibatan ayah (father involvement) menjadi penting khususnya sebagai pembimbing dan pelindung bagi remaja. Kota Bandung menunjukkan perhatian yang kuat dalam masalah keterlibatan ayah dilihat dari dibentuknya sekolah ayah dan program-program yang khusus ditujukan bagi ayah. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan father involvement pada remaja akhir di Kota Bandung. Penelitian menggunakan metode studi deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Alat ukur yang digunakan adalah Perceived Father Involvement Inventory (PFII) yang mengukur keterlibatan ayah dari perspektif anak. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar Ayah di Kota Bandung menunjukkan keterlibatan yang tinggi (50,1%) dengan dimensi tertinggi ditunjukkan pada paternal responsibility atau kemampuan ayah dalam bertanggung jawab pada remaja dan keluarganya (Mean=72,774) serta dimensi terendahnya adalah paternal engagement atau aktivitas/interaksi langsung dengan remaja (Mean=69,838).
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Gambaran Father Involvement pada Remaja di Kota Bandung
Description:
Abstract.
Late adolescence shows major problems with eating problem, school, aggression, substance use, depression and sexual relationships.
Father involvement is particularly important as a mentor and protector for adolescents.
The city of Bandung has shown strong interest in father involvement as evidenced by the establishment of a father's school and programs specifically aimed for fathers.
This study aims to describe father involvement among late adolescents in Bandung City.
The research used descriptive study method with quantitative approach.
The measuring instrument used is the Perceived Father Involvement Inventory (PFII) which measures father involvement from the child's perspective.
Data analysis used descriptive statistics.
The results showed that most fathers in Bandung City showed high involvement (50.
1%) with the highest dimension shown in paternal responsibility or the father's ability to be responsible for adolescents and their families (Mean = 72.
774) and the lowest dimension was paternal engagement or direct activity/interaction with adolescents (Mean = 69.
838).
Abstrak.
Pada masa remaja akhir menunjukkan adanya permasalahan-permasalahan utama dalam masalah makan, sekolah, agresi, penggunaan/penyalahgunaan obat-obatan, depresi dan hubungan seksual.
Keterlibatan ayah (father involvement) menjadi penting khususnya sebagai pembimbing dan pelindung bagi remaja.
Kota Bandung menunjukkan perhatian yang kuat dalam masalah keterlibatan ayah dilihat dari dibentuknya sekolah ayah dan program-program yang khusus ditujukan bagi ayah.
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan father involvement pada remaja akhir di Kota Bandung.
Penelitian menggunakan metode studi deskriptif dengan pendekatan kuantitatif.
Alat ukur yang digunakan adalah Perceived Father Involvement Inventory (PFII) yang mengukur keterlibatan ayah dari perspektif anak.
Analisis data menggunakan statistik deskriptif.
Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar Ayah di Kota Bandung menunjukkan keterlibatan yang tinggi (50,1%) dengan dimensi tertinggi ditunjukkan pada paternal responsibility atau kemampuan ayah dalam bertanggung jawab pada remaja dan keluarganya (Mean=72,774) serta dimensi terendahnya adalah paternal engagement atau aktivitas/interaksi langsung dengan remaja (Mean=69,838).
Related Results
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Traffic conditions in the city of Bandung are still very closely related to violations committed by road users due to a lack of awareness when driving. This problem promp...
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Abstract. Bandung is one of the diverse cities, we can see the diversity of the city of Bandung with its cultured and religious society, of course, the people of Bandung have the p...
PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
ABSTRAK Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Menurut WHO batasan usia remaja adalah 10 tahun hingga 19 tahun. Batasan usia remaja yang digunak...
Kajian Kualitas Hutan Kota di Kota Bandung
Kajian Kualitas Hutan Kota di Kota Bandung
Abstract. The existence of Green Open Spaces in the City of Bandung is decreasing from year to year, namely in the period 1996-2020. Where the amount of green open space that shoul...
Faktor-Faktor yang Menentukan Konsumen dalam Memilih Café di Kecamatan Bandung Wetan Kota Bandung
Faktor-Faktor yang Menentukan Konsumen dalam Memilih Café di Kecamatan Bandung Wetan Kota Bandung
Abstract. The development of the times has shifted the culture among the people, one of which is the way of consuming coffee drinks. Today, coffee has become a lifestyle for all. T...
Event Management Bandung Sneaker Season
Event Management Bandung Sneaker Season
Abstract. Bandung Sneaker Season is the first sneakers and streetwear event to be held in Bandung, an annual event that was first created in 2018 by Maks.co Event Organizer. At the...
Pendampingan Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja
Pendampingan Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja
Permasalahan kesehatan remaja di Indonesia semakin kompleks yang harus ditangani secara komprehensif dan terintegrasi dengan melibatkan unsur dari lintas program dan lintas sektor ...

