Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengelolaan Ekosistem Pesisir dan Pantai di Desa Kumo, Kabupaten Halmahera Utara Melalui Pengabdian Kepada Masyarakat

View through CrossRef
Ekosistem pesisir dan pantai di Pulau Kumo, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, merupakan salah satu komponen penting dari lingkungan yang mendukung kehidupan manusia dan berbagai spesies lainnya. Pengelolaan ekosistem ini menjadi semakin krusial mengingat keterbatasan sumber daya dan dampak perubahan iklim yang lebih intens. Berdasarkan hal tersebut maka pentingnya dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan untuk memberikan kesadaran pada masyarakat terhadap pengelolaan ekosistem pesisir dan pantai dengan berfokus pada pentingnya partisipasi komunitas dalam keberlanjutan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dialogis-demonstrasi meliputi penyuluhan, tanya jawab dan diskusi, demonstrasi pembersihan pantai, pemilihan bibit dan penanaman mangrove. Peserta kegiatan pengabdian masyarakat ini sekitar 84 orang yang terdiri dari unsur pemerintah desa, masyarakat, mahasiswa dan dosen di lingkungan Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Universitas Halmahera. Hasil keberhasilan pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dikatakan sangat bermanfaat dan memberikan paradigma baru dalam upaya pelestarian ekosistem pesisir dan pantai di pulau Kumo sehingga menunjukkan adanya kesadaran masyarakat untuk melakukan pelestarian ekosistem pesisir dan pantai secara berkala dan keberlanjutan.
Title: Pengelolaan Ekosistem Pesisir dan Pantai di Desa Kumo, Kabupaten Halmahera Utara Melalui Pengabdian Kepada Masyarakat
Description:
Ekosistem pesisir dan pantai di Pulau Kumo, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, merupakan salah satu komponen penting dari lingkungan yang mendukung kehidupan manusia dan berbagai spesies lainnya.
Pengelolaan ekosistem ini menjadi semakin krusial mengingat keterbatasan sumber daya dan dampak perubahan iklim yang lebih intens.
Berdasarkan hal tersebut maka pentingnya dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan untuk memberikan kesadaran pada masyarakat terhadap pengelolaan ekosistem pesisir dan pantai dengan berfokus pada pentingnya partisipasi komunitas dalam keberlanjutan untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dialogis-demonstrasi meliputi penyuluhan, tanya jawab dan diskusi, demonstrasi pembersihan pantai, pemilihan bibit dan penanaman mangrove.
Peserta kegiatan pengabdian masyarakat ini sekitar 84 orang yang terdiri dari unsur pemerintah desa, masyarakat, mahasiswa dan dosen di lingkungan Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Universitas Halmahera.
Hasil keberhasilan pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dikatakan sangat bermanfaat dan memberikan paradigma baru dalam upaya pelestarian ekosistem pesisir dan pantai di pulau Kumo sehingga menunjukkan adanya kesadaran masyarakat untuk melakukan pelestarian ekosistem pesisir dan pantai secara berkala dan keberlanjutan.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN EKONOMI DESA PANTAI KABUPATEN SUBANG
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN EKONOMI DESA PANTAI KABUPATEN SUBANG
Kabupaten Subang merupakan kabupaten yang memiliki panjang garis pantai sekitar 68km di daerah Pantai Utara dan luas area pertambakan sebesar 10.000 ha, merupakan potensiuntuk peng...
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
Abstrak UU No. 19 Tahun 2023 tentang APBN dan Permendes No. 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024 mencakup Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 202...
STUDI IDENTIFIKASI KERUSAKAN WILAYAH PESISIR DI KOTA BENGKULU
STUDI IDENTIFIKASI KERUSAKAN WILAYAH PESISIR DI KOTA BENGKULU
Kota Bengkulu adalah ibukota dari Provinsi Bengkulu yang mempunyai wilayah pesisir dengan panjang garis pantai hanya ± 17,22 km. Wilayah pesisir Kota Bengkulu memanjang dari Sungai...
Penegakan Hukum terhadap Bangunan di Wilayah Pesisir Pantai Batukaras Kabupaten Pangandaran Dihubungkan dengan Kearifan Lokal
Penegakan Hukum terhadap Bangunan di Wilayah Pesisir Pantai Batukaras Kabupaten Pangandaran Dihubungkan dengan Kearifan Lokal
Abstrak- Wilayah pesisir pantai merupakan wilayah yang rentan terhadap perubahan, baik perubahan tersebut yang disebabkan oleh alam itu sendiri maupun oleh perbuatan manusia, oleh ...
Potensi Objek Daya Tarik Wisata Pantai Tuada Kabupaten Halmahera Barat
Potensi Objek Daya Tarik Wisata Pantai Tuada Kabupaten Halmahera Barat
Kabupaten Halmahera Barat merupakan salah satu Kabupaten di Maluku Utara yang terus mengembangkan potensi pariwisata yang dimilikinya. Kabupaten Halmahera barat memiliki potensi pa...
ANALISIS KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG KAWASAN UNTUK PENGELOLAAN EKOWISATA PANTAI KOTA BENGKULU
ANALISIS KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG KAWASAN UNTUK PENGELOLAAN EKOWISATA PANTAI KOTA BENGKULU
Penelitian ini dilakukan pada Maret sampai September 2020 di Pantai Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu. Dengan tujuan untuk Menganalisis kesesuain kawasan ekowisata pantai kategori re...

Back to Top