Javascript must be enabled to continue!
EKSTRAKSI INULIN DARI UMBI GEMBILI (Discorea esculenta L) DENGAN PELARUT ETANOL
View through CrossRef
AbstrakGembili merupakan salah satu umbi dari kelompok Dioscoreacea. Umbi gembili memiliki kadar inulin yang cukup tinggi sebesar 14,77% yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Inulin merupakan serat pangan larut (soluble dietary fiber) yang bermanfaat bagi pencernaan dan kesehatan tubuh. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelarut air dan etanol dengan volume yang berbeda terhadap kadar air dan rendemen inulin umbi gembili. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 3 ulangan. Variabel yang diukur dalam penelitian ini yaitu kadar air dan rendemen inulin umbi gembili. Data variabel yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (Uji F) pada taraf keyakinan 95%. Apabila menunjukkan pengaruh nyata makan dilakukan uji lanjut duncan (DMRT) dengan tingkat keyakinan 95% untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pengaruh yang signifikan antar taraf perlakuan. Hasil analisis sidik ragam (DMRT) menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pelarut air dan etanol dengan volume yang berbeda terhadap rendemen inulin umbi gembili (P<0,005). AbstractGembili is one of the bulbs of the Dioscoreacea group. Gembili tubers have a high enough level of inulin of 14.77% which is beneficial for health. Inulin is a soluble dietary fiber that is beneficial for digestion and health. This study aims to analyze the effect of water and ethanol solvents with different volumes on water content and yield of gembili tuber inulin. This research is an experimental research with a completely randomized design (CRD) consisting of 4 treatments with 3 replications. The variables measured in this study were water content and yield of gembili tuber inulin. Variable data obtained were analyzed using analysis of variance (F test) at a 95% confidence level. If it shows the real effect of eating, a duncan further test (DMRT) with a 95% confidence level is needed to determine whether there is a significant difference in effect between the treatment levels. Results of analysis of variance (DMRT) showed that there was an influence of water and ethanol solvents with different volumes on the yield of gembili tubilli (P <0.005).
Title: EKSTRAKSI INULIN DARI UMBI GEMBILI (Discorea esculenta L) DENGAN PELARUT ETANOL
Description:
AbstrakGembili merupakan salah satu umbi dari kelompok Dioscoreacea.
Umbi gembili memiliki kadar inulin yang cukup tinggi sebesar 14,77% yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Inulin merupakan serat pangan larut (soluble dietary fiber) yang bermanfaat bagi pencernaan dan kesehatan tubuh.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelarut air dan etanol dengan volume yang berbeda terhadap kadar air dan rendemen inulin umbi gembili.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dengan 3 ulangan.
Variabel yang diukur dalam penelitian ini yaitu kadar air dan rendemen inulin umbi gembili.
Data variabel yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (Uji F) pada taraf keyakinan 95%.
Apabila menunjukkan pengaruh nyata makan dilakukan uji lanjut duncan (DMRT) dengan tingkat keyakinan 95% untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pengaruh yang signifikan antar taraf perlakuan.
Hasil analisis sidik ragam (DMRT) menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pelarut air dan etanol dengan volume yang berbeda terhadap rendemen inulin umbi gembili (P<0,005).
AbstractGembili is one of the bulbs of the Dioscoreacea group.
Gembili tubers have a high enough level of inulin of 14.
77% which is beneficial for health.
Inulin is a soluble dietary fiber that is beneficial for digestion and health.
This study aims to analyze the effect of water and ethanol solvents with different volumes on water content and yield of gembili tuber inulin.
This research is an experimental research with a completely randomized design (CRD) consisting of 4 treatments with 3 replications.
The variables measured in this study were water content and yield of gembili tuber inulin.
Variable data obtained were analyzed using analysis of variance (F test) at a 95% confidence level.
If it shows the real effect of eating, a duncan further test (DMRT) with a 95% confidence level is needed to determine whether there is a significant difference in effect between the treatment levels.
Results of analysis of variance (DMRT) showed that there was an influence of water and ethanol solvents with different volumes on the yield of gembili tubilli (P <0.
005).
Related Results
KANDUNGAN INULIN DARI UMBI DAHLIASp YANG DITANAM PADA JENIS TANAH VERTISOL, INCEPTISOL DAN ANDISOL
KANDUNGAN INULIN DARI UMBI DAHLIASp YANG DITANAM PADA JENIS TANAH VERTISOL, INCEPTISOL DAN ANDISOL
Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan kandungan inulin dari umbi Dahlia sp yang ditanam didaerah sejuk seperti Cianjur, Lembang dan Sukabumi pada jenis tanah yang berbeda ...
Uji aktivitas antijamur ekstrak etanol eleutherine americana. merr. terhadap trichophyton tonsurans secara in vitro
Uji aktivitas antijamur ekstrak etanol eleutherine americana. merr. terhadap trichophyton tonsurans secara in vitro
Dermatofitosis adalah infeksi pada epidermis kulit, rambut dan kuku disebabkan oleh jamur dermatofita. Salah satu spesies dermatofita yang tersebar di seluruh dunia yaitu Trichophy...
PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH AKIBAT PEMOTONGAN UMBI DAN KONSENTRASI ATONIK
PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH AKIBAT PEMOTONGAN UMBI DAN KONSENTRASI ATONIK
Penelitian ini bertujuan Mengetahui pengaruh pemotongan umbi benih bawang merah dan konsentrasi ZPT atonik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, mendapatkan konsentr...
Primer Design for Isolation of Sucrose:Sucrose 1-Fructosyltransferase (1-SST) Gene from Gembili (Dioscorea esculenta)
Primer Design for Isolation of Sucrose:Sucrose 1-Fructosyltransferase (1-SST) Gene from Gembili (Dioscorea esculenta)
Recent studies have reported the presence of inulin, a prebiotic polysaccharide, in gembili (Dioscorea esculenta). Sucrose:sucrose 1-fructosyltransferase (1-SST) is an enzyme that ...
EKSTRAKSI BIJI OROK-OROK (CROTALARIA JUNCEA) SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BIODIESEL MENGGUNAKAN PELARUT N-HEKSAN
EKSTRAKSI BIJI OROK-OROK (CROTALARIA JUNCEA) SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BIODIESEL MENGGUNAKAN PELARUT N-HEKSAN
AbstrakTanaman orok-orok (crotalaria juncea) adalah tanaman leguminosa yang termasuk kedalam keluarga perdu dan semak. Biji orok-orok dapat digunakan sebagai obat insomnia dan seba...
Artikel Review : Pengaruh Proses Pengolahan terhadap Sifat Fungsional Pati
Artikel Review : Pengaruh Proses Pengolahan terhadap Sifat Fungsional Pati
Umbi-umbian merupakan komoditi dalam negeri yang mengandung karbohidrat. Komoditi ini ternyata dapat digunakan sebagai bahan pangan fungsional yang sebelumnya hanya digunakan seba...
Ekstraksi Antosianin Buah Naga Menggunakan Metode Solvent Extraction
Ekstraksi Antosianin Buah Naga Menggunakan Metode Solvent Extraction
Kulit buah naga mengandung antosianin 26,4587 mg/L. Antosianin memiliki manfaat seperti zat pewarna alami pada bidang pangan dan dijadikan alternatif pengganti pewarna sintetis yan...
Pemanfaatan Biji Orok-Orok (Crotalaria juncea) sebagai Bahan Baku Pembuatan Minyak Nabati dengan Metode Ekstraksi Padat-Cair
Pemanfaatan Biji Orok-Orok (Crotalaria juncea) sebagai Bahan Baku Pembuatan Minyak Nabati dengan Metode Ekstraksi Padat-Cair
ABSTRAKTanaman orok-orok atau Crotalaria juncea L adalah tanaman leguminosa yang termasuk ke dalam keluarga perdu dan semak Biji orok-orok mengandung 12,6 % minyak dengan 46,8 % ...

