Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemetaan Masalah Dan Potensi Pengembangan Kawasan Setu Patok Kabupaten Cirebon

View through CrossRef
Cirebon Regency has the tourism potential of Setu Patok which should be taken into account as a tourist destination. The Setu Patok area has beautiful views, and the potential for wide green open space as a public open space area. Utilization of this tourism potential needs to be accompanied by efforts to develop villages around the reservoir, one of which is Sinarancang Village. The purpose of the study was to conduct an initial inventory of tourism potential and problems in the Setu Patok area as a development effort. Qualitative descriptive research method is used to present an overview of the area based on data triangulation. The results of the analysis are presented in a map of the potential for regional development. Sinarancang Village has a strategic location because it is close to Setu Patok. The potential for beautiful scenery and the potential for river tourism is the main attraction for Sinarancang Village. This initiation was initiated by building the Kabarong cafe business unit. Kabarong Cafe has an indoor and outdoor concept with beautiful views. BUMDES also develops home industries, namely mortar, brick, and crushed stone. However, the problem is that community participation is still minimal because the mindset they have is not a contributive mindset.  Kabupaten Cirebon memiliki potensi wisata Setu Patok yang patut diperhitungkan sebagai daerah tujuan wisata. Kawasan Setu Patok memiliki pemandangan yang indah, dan potensi ruang terbuka hijau yang luas sebagai kawasan ruang terbuka publik. Pemanfaatan potensi wisata ini perlu dibarengi dengan upaya pengembangan desa-desa di sekitar waduk, salah satunya Desa Sinarancang. Tujuan penelitian adalah untuk melakukan inventarisasi awal potensi dan permasalahan pariwisata di kawasan Setu Patok sebagai upaya pengembangan. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan untuk menyajikan gambaran wilayah berdasarkan triangulasi data. Hasil analisis disajikan dalam peta potensi pengembangan wilayah. Desa Sinarancang memiliki lokasi yang strategis karena dekat dengan Setu Patok. Potensi pemandangan yang indah dan potensi wisata sungai menjadi daya tarik tersendiri bagi Desa Sinarancang. Inisiasi ini diawali dengan membangun unit usaha kafe Kabarong. Kabarong Cafe memiliki konsep indoor dan outdoor dengan pemandangan yang indah. BUMDes juga mengembangkan industri rumah tangga yaitu mortar, batako, dan batu pecah. Namun yang menjadi permasalahan adalah partisipasi masyarakat masih minim karena pola pikir yang mereka miliki bukanlah pola pikir yang kontributif.
Title: Pemetaan Masalah Dan Potensi Pengembangan Kawasan Setu Patok Kabupaten Cirebon
Description:
Cirebon Regency has the tourism potential of Setu Patok which should be taken into account as a tourist destination.
The Setu Patok area has beautiful views, and the potential for wide green open space as a public open space area.
Utilization of this tourism potential needs to be accompanied by efforts to develop villages around the reservoir, one of which is Sinarancang Village.
The purpose of the study was to conduct an initial inventory of tourism potential and problems in the Setu Patok area as a development effort.
Qualitative descriptive research method is used to present an overview of the area based on data triangulation.
The results of the analysis are presented in a map of the potential for regional development.
Sinarancang Village has a strategic location because it is close to Setu Patok.
The potential for beautiful scenery and the potential for river tourism is the main attraction for Sinarancang Village.
This initiation was initiated by building the Kabarong cafe business unit.
Kabarong Cafe has an indoor and outdoor concept with beautiful views.
BUMDES also develops home industries, namely mortar, brick, and crushed stone.
However, the problem is that community participation is still minimal because the mindset they have is not a contributive mindset.
  Kabupaten Cirebon memiliki potensi wisata Setu Patok yang patut diperhitungkan sebagai daerah tujuan wisata.
Kawasan Setu Patok memiliki pemandangan yang indah, dan potensi ruang terbuka hijau yang luas sebagai kawasan ruang terbuka publik.
Pemanfaatan potensi wisata ini perlu dibarengi dengan upaya pengembangan desa-desa di sekitar waduk, salah satunya Desa Sinarancang.
Tujuan penelitian adalah untuk melakukan inventarisasi awal potensi dan permasalahan pariwisata di kawasan Setu Patok sebagai upaya pengembangan.
Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan untuk menyajikan gambaran wilayah berdasarkan triangulasi data.
Hasil analisis disajikan dalam peta potensi pengembangan wilayah.
Desa Sinarancang memiliki lokasi yang strategis karena dekat dengan Setu Patok.
Potensi pemandangan yang indah dan potensi wisata sungai menjadi daya tarik tersendiri bagi Desa Sinarancang.
Inisiasi ini diawali dengan membangun unit usaha kafe Kabarong.
Kabarong Cafe memiliki konsep indoor dan outdoor dengan pemandangan yang indah.
BUMDes juga mengembangkan industri rumah tangga yaitu mortar, batako, dan batu pecah.
Namun yang menjadi permasalahan adalah partisipasi masyarakat masih minim karena pola pikir yang mereka miliki bukanlah pola pikir yang kontributif.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS NILAI EKONOMI PERIKANAN SETU PATOK DESA SETU PATOK, KECAMATAN MUNDU, KABUPATEN CIREBON
ANALISIS NILAI EKONOMI PERIKANAN SETU PATOK DESA SETU PATOK, KECAMATAN MUNDU, KABUPATEN CIREBON
Setu Patok is a small lake located in Setu Patok Village, Mundu Sub District, Cirebon Districts, West Java Province. Currently it is used as a source of agricultural irrigation, fi...
PENINGKATAN KUALITAS VISUAL LANSKAPJALAN DI SEMPADAN SETU BABAKAN PADA AREA WISATA SETU BABAKAN
PENINGKATAN KUALITAS VISUAL LANSKAPJALAN DI SEMPADAN SETU BABAKAN PADA AREA WISATA SETU BABAKAN
ABSTRAK.  Perkampungan Budaya Betawi (PBB) merupakan satu kawasan dengan komunitas yang ditumbuhkembangkan dengan Budaya Betawi meliputi hasil gagasan dan karya baik fisik maupun n...
PENGEMBANGAN DESAIN SIGNAGE SETU BABAKAN
PENGEMBANGAN DESAIN SIGNAGE SETU BABAKAN
AbstractSignage Design Development of Setu Babakan. Setu or “situ” means lake, while Babakan means wood fiber. Setu Babakan located at the Condet area, East Jakarta as a special ar...
Analisis Konsumsi Daya Listrik Pada Kereta Penumpang Kelas Eksekutif Argo Cirebon (Studi Pada PT. Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta)
Analisis Konsumsi Daya Listrik Pada Kereta Penumpang Kelas Eksekutif Argo Cirebon (Studi Pada PT. Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta)
ABSTRACT The purpose of this study is to conduct a study of the total electricity consumption on the Argo Cirebon executive class train, and to find out the number of passeng...
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Kawasan kumuh yang terjadi di Kota Tanjungbalai dikarenakan salah satunya kurangnya kesadaran masyarakat di Kota Tanjungbalai sehingga sampai saat ini masih banyak lingkungan yang ...
Analisis Potensi Pengembangan Kawasan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor
Analisis Potensi Pengembangan Kawasan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor
ABSTRAK Pertumbuhan penduduk di perkotaan meningkatkan kebutuhan akan lahan. Kabupaten Bogor melalui RTRW 2016-2036 mengembangkan pusat-pusat kegiatan. Kecamatan Cigudeg mempunyai...
PERKEMBANGAN KOTA-KOTA KECIL DI KABUPATEN BANYUMAS DAN POTENSI PENGUATAN PERANNYA DALAM KETERKAITAN DESA KOTA
PERKEMBANGAN KOTA-KOTA KECIL DI KABUPATEN BANYUMAS DAN POTENSI PENGUATAN PERANNYA DALAM KETERKAITAN DESA KOTA
Kabupaten Banyumas merupakan salah satu kabupaten yang mengalami urbanisasi wilayah yang ditandai oleh perkembangan kawasan perkotaan yang massif di wilayahnya. Pada tahun 2019 kab...

Back to Top