Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERAN PEGADAIAN SYARIAH DALAM PENGEMBANGAN INKLUSI KEUANGAN SYARIAH DI INDONESIA

View through CrossRef
Studi ini meneliti kontribusi Pegadaian Syariah dalam pengembangan inklusi keuangan syariah di Indonesia. Dimana inklusi keuangan syariah di Indonesia terbilang rendah yakni hanya 13,41%, tidak sebanding dengan inklusi keuangan konvensional yang mencapai 75,02%. Tujuan studi ini adalah menganalisis  kontribusi Pegadaian Syariah dalam pengembangan inklusi keuangan syariah, hambatan yang dihadapi, dan strategi untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode yang diterapkan penelitian ini yakni studi literatur dengan pendekatan deskriptif analitis, mengumpulkan data sekunder dari jurnal, laporan OJK, dan berbagai artikel tentang Pegadaian Syariah dan pengembangan inklusi keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pegadaian Syariah berkontribusi melalui layanan digital, menyediakan jasa dan produk keuangan yang mudah dijangkau, menjadi Bank Emas, serta menyelenggarakan berbagai program edukasi dan workshop untuk menambah wawasan masyarakat tentang keuangan syariah, dengan hambatan seperti rendahnya wawasan masyarakat tentang keuangan syariah, persaingan dengan lembaga keuangan konvensional, kurangnya pembaharuan yang konsisten dalam pengembangan layanan dan produk, masalah regulasi dan kepatuhan, tingkat literasi digital masyarakat masih rendah dan sosialisasi kurang memadai, terbatasnya infrastruktur dan akses teknologi, penerapan prinsip syariah dan kepatuhan regulasi di bidang inovasi teknologi menjadi tantangan besar., dan keterbatasan operasional. Adapun strateginya seperti meningkatkan literasi keuangan dan digital, pendampingan dalam penggunaan layanan digital, penyelarasan dan penguatan regulasi, peningkatan aksesibilitas layanan, kolaborasi dengan pemangku kepentingan, serta inovasi produk dan layanan.
Title: PERAN PEGADAIAN SYARIAH DALAM PENGEMBANGAN INKLUSI KEUANGAN SYARIAH DI INDONESIA
Description:
Studi ini meneliti kontribusi Pegadaian Syariah dalam pengembangan inklusi keuangan syariah di Indonesia.
Dimana inklusi keuangan syariah di Indonesia terbilang rendah yakni hanya 13,41%, tidak sebanding dengan inklusi keuangan konvensional yang mencapai 75,02%.
Tujuan studi ini adalah menganalisis  kontribusi Pegadaian Syariah dalam pengembangan inklusi keuangan syariah, hambatan yang dihadapi, dan strategi untuk mengatasi hambatan tersebut.
Metode yang diterapkan penelitian ini yakni studi literatur dengan pendekatan deskriptif analitis, mengumpulkan data sekunder dari jurnal, laporan OJK, dan berbagai artikel tentang Pegadaian Syariah dan pengembangan inklusi keuangan syariah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pegadaian Syariah berkontribusi melalui layanan digital, menyediakan jasa dan produk keuangan yang mudah dijangkau, menjadi Bank Emas, serta menyelenggarakan berbagai program edukasi dan workshop untuk menambah wawasan masyarakat tentang keuangan syariah, dengan hambatan seperti rendahnya wawasan masyarakat tentang keuangan syariah, persaingan dengan lembaga keuangan konvensional, kurangnya pembaharuan yang konsisten dalam pengembangan layanan dan produk, masalah regulasi dan kepatuhan, tingkat literasi digital masyarakat masih rendah dan sosialisasi kurang memadai, terbatasnya infrastruktur dan akses teknologi, penerapan prinsip syariah dan kepatuhan regulasi di bidang inovasi teknologi menjadi tantangan besar.
, dan keterbatasan operasional.
Adapun strateginya seperti meningkatkan literasi keuangan dan digital, pendampingan dalam penggunaan layanan digital, penyelarasan dan penguatan regulasi, peningkatan aksesibilitas layanan, kolaborasi dengan pemangku kepentingan, serta inovasi produk dan layanan.

Related Results

KONSEP HARGA POKOK BARANG LELANG JAMINAN DALAM PERSPEKTIF SYARIAH
KONSEP HARGA POKOK BARANG LELANG JAMINAN DALAM PERSPEKTIF SYARIAH
ABSTRAK Saat masyarakat membutuhkan uang tunai, pilihan transaksi yang digunakan oleh masyarakat yang sering menghadapi masalah ini adalah dengan mengagunkan barang-barang berharga...
A Twitter Sentimen Analysis on Islamic Banking Using Drone Emprit Academic (DEA): Evidence from Indonesia
A Twitter Sentimen Analysis on Islamic Banking Using Drone Emprit Academic (DEA): Evidence from Indonesia
ABSTRACT The research aimed to identify and collect issues discussed regarding Islamic banking from user activity, sentimen, and content on Twitter. This study used a qualitative a...
PENYELESAIAN WANPRESTASI TERHADAP PRODUK AR-RAHN USAHA MIKRO (ARRUM) DI PEGADAIAN SYARIAH BIREUEN
PENYELESAIAN WANPRESTASI TERHADAP PRODUK AR-RAHN USAHA MIKRO (ARRUM) DI PEGADAIAN SYARIAH BIREUEN
ABSTRACKBased on the Fatwa of the National Sharia Council-MUI No. 43 of 2004 concerning Compensation (Ta'widh), it is stated that compensation may only be imposed on parties who in...
RELEVANSI STRATEGI PROMOSI PRODUK GADAI EMAS DALAM PENINGKATAN VOLUME JASA PENJUALAN PADA PEGADAIAN SYARIAH CABANG MEULABOH
RELEVANSI STRATEGI PROMOSI PRODUK GADAI EMAS DALAM PENINGKATAN VOLUME JASA PENJUALAN PADA PEGADAIAN SYARIAH CABANG MEULABOH
Promosi merupakan salah satu kegiatan perusahaan untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat. Dampak promosi terhadap peningkatkan volume penjualan di Pegadaian Syariah Cabang Me...
Pengaruh Literasi Keuangan, Perilaku Keuangan, dan Penggunaan Fintech terhadap Peran Inklusi Keuangan
Pengaruh Literasi Keuangan, Perilaku Keuangan, dan Penggunaan Fintech terhadap Peran Inklusi Keuangan
Abstrak.  Pada tahun 2021, para pelaku UMKM mulai merasakan peran Inklusi Keuangan dengan menggunakan produk keuangan yaitu Financial Technology, dan menggunakannya untuk pendanaan...
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
ABSTRACT The Covid-19 pandemic has changed economic conditions in various countries, including Indonesia. One of the sectors affected is the capital market sector which can also de...

Back to Top