Javascript must be enabled to continue!
PENERAPAN CAPASITY BUILDING DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA GOA LIANG TAPAH DESA JARO KECAMATAN JARO KABUPATEN TABALONG
View through CrossRef
Penerapan Capasity Building Dalam Pengembangan Objek Wisata Goa Liang Tapah ini merupakan aspek penting dalam tinjauan pengembangan dari lembaga-lembaga yang terlibat didalamnya dengan melihat seberapa besar peran koordinasi komunikasi sampai pada perealisasian pengembangan objek wisata ini agar terciptanya pengembangan yang baik dan berkelanjutan kedepannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan capasity building dalam pengembangan objek wisata goa liang tapah pada desa garagata jaro kecematan jaro kabupaten tabalong, untuk mengetahui apa saja menjadi kendala dalam melakukan pengembangan objek wisata goa liang tapah pada desa garagata jaro kecematan jaro kebupaten tabalong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah berjumlah 7 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu: observasi (observation), wawancara (interview) dan dokumentasi (documentation). Adapun Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/varification. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pada progress penerapan capasity building yang dilakukan oleh pihak terlibat sudah menunjukkan hasil yang maksimal. Namun pada pengembanganya masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi salah satunya status kepemilikan tanah yang ada diobjek wisata ini masih milik kawasan yang mana bukan wewenang penuh oleh pihak terkait.
Kata Kunci: Pengembangan,Capasity Building, Objek Wisata
Title: PENERAPAN CAPASITY BUILDING DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA GOA LIANG TAPAH DESA JARO KECAMATAN JARO KABUPATEN TABALONG
Description:
Penerapan Capasity Building Dalam Pengembangan Objek Wisata Goa Liang Tapah ini merupakan aspek penting dalam tinjauan pengembangan dari lembaga-lembaga yang terlibat didalamnya dengan melihat seberapa besar peran koordinasi komunikasi sampai pada perealisasian pengembangan objek wisata ini agar terciptanya pengembangan yang baik dan berkelanjutan kedepannya.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan capasity building dalam pengembangan objek wisata goa liang tapah pada desa garagata jaro kecematan jaro kabupaten tabalong, untuk mengetahui apa saja menjadi kendala dalam melakukan pengembangan objek wisata goa liang tapah pada desa garagata jaro kecematan jaro kebupaten tabalong.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif.
Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah berjumlah 7 orang.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu: observasi (observation), wawancara (interview) dan dokumentasi (documentation).
Adapun Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/varification.
Berdasarkan hasil penelitian bahwa pada progress penerapan capasity building yang dilakukan oleh pihak terlibat sudah menunjukkan hasil yang maksimal.
Namun pada pengembanganya masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi salah satunya status kepemilikan tanah yang ada diobjek wisata ini masih milik kawasan yang mana bukan wewenang penuh oleh pihak terkait.
Kata Kunci: Pengembangan,Capasity Building, Objek Wisata.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN ALING-ALING DESA SAMBANGAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA AIR TERJUN ALING-ALING DESA SAMBANGAN KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG
Strategi Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Aling-Aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Buleleng memiliki berbagai objek wisata yang dapat dinikmati oleh wi...
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
Kabupaten Lumajang memiliki sejumlah objek wisata yang relatif lengkap, mulai dari objek wisata alam (wisata tirta, hutan wisata, serta panorama alam), objek wisata buatan (taman r...
Prioritas Pengembangan Objek Wisata Bono berbasis Partisipasi Masyarakat dengan Pendekatan Analisis SOAR
Prioritas Pengembangan Objek Wisata Bono berbasis Partisipasi Masyarakat dengan Pendekatan Analisis SOAR
Pengembangan potensi pariwisata yang dilakukan oleh pemerintah memerlukan dukungan masyarakat dalam mempromosikan dan terlibat secara aktif. Potensi besar pariwisata yang ada di Ka...
Implementasi Program Inklusi Sosial Di Perpustakaan Desa Jaro Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong
Implementasi Program Inklusi Sosial Di Perpustakaan Desa Jaro Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong
Desa Jaro yang terletak di Kecamatan Jaro merupakan Bagian Utara Kalimantan Selatan, yang memiliki perpustakaan desa yang masuk dalam status aktif dan berbasis inklusi sosial. Yang...
Peranan Desa Adat Sawagunung dalam Pengelolaan Objek Wisata Goa Garba
Peranan Desa Adat Sawagunung dalam Pengelolaan Objek Wisata Goa Garba
Desa Adat Sawagunung memiliki objek wisata Goa Garba, ini dulunya sebagai tempat pasraman kaum bangsawan, ditempat ini pulalah Kebo Iwa ditempa sebelum menjadi mahapatih kerajaan B...
Dinamika musiman distribusi pertumbuhan ikan tapah di perairan sungai Jelai Kabupaten Sukamara
Dinamika musiman distribusi pertumbuhan ikan tapah di perairan sungai Jelai Kabupaten Sukamara
Penelitian ini bertujuan mengetahui dinamika distribusi pertumbuhan ikan tapah (Wallago leeri) berdasarkan periode musim hujan dan musim kemarau. Metode penelitian ini dengan menen...
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Kapasitas pelaku desa wisata di Indonesia umumnya masih rendah terutama para pelaku wisata di desa wisata. Rendahnya kapasitas tersebut dapat dilihat dari pelaku desa wisata yang b...

