Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Metode Pemahaman Hadist Menurut Muhammad Al-Ghazali

View through CrossRef
Hadist sebagai sumber pokok ajaran Islam yang kedua setelah al-Qur`an. Untuk memahaminya secara mendalam dibutuhkan kajian secara komprehensif dengan metode dan pendekatan yang benar agar mampu menangkap maksud dan kandungan dalam sebuah hadist. Sesuai dengan perkembangan zaman, para ulama kontemporer terus mencoba memahami sebuah hadist dengan metode pemahaman mereka masing-masing. Di antara ulama kontemporer tersebut yaitu Muhammad al-Ghazali. Muhammad al-Ghazali menawarkan beberapa metode untuk memahami hadist Nabi Muhammad SAW. Metode pemahaman hadist dan implementasinya yang dikemukakan oleh Muhammad al-Ghazali telah memberi kontribusi yang cukup besar dalam menjawab berbagai persoalan umat Islam saat ini. Metode pemahaman hadist yang ditawarkan oleh Muhammad al-Ghazali dalam kitabnya as-Sunnah an-Nabawiyah dimana sebuah hadist harus diukur berdasarkan 4 (empat) kriteria keshahihan matan hadist, Pertama: Matan hadist harus sesuai dengan al-Qur`an, Kedua: Matan hadist harus sesuai hadist shahih lainnya, Ketiga: Matan hadist harus sesuai dengan fakta sejarah, dan Keempat: Matan hadist harus sesuai dengan kebenaran Ilmiah. Artinya setiap hadist yang bertentangan dengan prinsip ajaran al-Quran, fakta sejarah dan kebenaran ilmiah menurutnya ditolak.
Title: Metode Pemahaman Hadist Menurut Muhammad Al-Ghazali
Description:
Hadist sebagai sumber pokok ajaran Islam yang kedua setelah al-Qur`an.
Untuk memahaminya secara mendalam dibutuhkan kajian secara komprehensif dengan metode dan pendekatan yang benar agar mampu menangkap maksud dan kandungan dalam sebuah hadist.
Sesuai dengan perkembangan zaman, para ulama kontemporer terus mencoba memahami sebuah hadist dengan metode pemahaman mereka masing-masing.
Di antara ulama kontemporer tersebut yaitu Muhammad al-Ghazali.
Muhammad al-Ghazali menawarkan beberapa metode untuk memahami hadist Nabi Muhammad SAW.
Metode pemahaman hadist dan implementasinya yang dikemukakan oleh Muhammad al-Ghazali telah memberi kontribusi yang cukup besar dalam menjawab berbagai persoalan umat Islam saat ini.
Metode pemahaman hadist yang ditawarkan oleh Muhammad al-Ghazali dalam kitabnya as-Sunnah an-Nabawiyah dimana sebuah hadist harus diukur berdasarkan 4 (empat) kriteria keshahihan matan hadist, Pertama: Matan hadist harus sesuai dengan al-Qur`an, Kedua: Matan hadist harus sesuai hadist shahih lainnya, Ketiga: Matan hadist harus sesuai dengan fakta sejarah, dan Keempat: Matan hadist harus sesuai dengan kebenaran Ilmiah.
Artinya setiap hadist yang bertentangan dengan prinsip ajaran al-Quran, fakta sejarah dan kebenaran ilmiah menurutnya ditolak.

Related Results

Budaya dalam Perspektif Hadis
Budaya dalam Perspektif Hadis
Pada era digital seperti sekarang ini, hadis digital telah menjadi salah satu sumber informasi penting bagi umat Islam dalam mempelajari ajaran Islam. Hadist digital adalah kumpula...
Rancang Bangun Aplikasi Pembelajaran Hadist Berbasis Android
Rancang Bangun Aplikasi Pembelajaran Hadist Berbasis Android
Spirit Pemuda Hijrah (SPH) kota BauBau merupakan suatu komunitas yang ada di kota BauBau yang dimana kegiatan-kegiatan dari komunits ini yaitu berdakwah, dan juga mempunyai berbaga...
KONSTRUKTIVISME HADIST-HADIST EKONOMI TERHADAP WARGA BINAAN KELAS II B PANYABUNGAN
KONSTRUKTIVISME HADIST-HADIST EKONOMI TERHADAP WARGA BINAAN KELAS II B PANYABUNGAN
Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Panyabungan berada di Desa Sipapaga Kecamatan Panyabungan. Lembaga Pemasyarakatan yang berada di bumi kota santri ini menjadi fokus utama ulama da...
Paradigma Pemahaman Hadist Tekstual dan Kontekstual; Analisis Muhammad Syuhudi Ismail
Paradigma Pemahaman Hadist Tekstual dan Kontekstual; Analisis Muhammad Syuhudi Ismail
Abstract: This research explains the paradigm of textual and contextual hadith. The figure studied is Syuhudi Ismail, who is a hadith figure in Indonesia whose book he wrote is Tex...
Pemikiran Al-Ghazali Tentang Filsafat Pendidikan Islam Dan Pembentukan Karakter : Relevansinya Untuk Masyarakat
Pemikiran Al-Ghazali Tentang Filsafat Pendidikan Islam Dan Pembentukan Karakter : Relevansinya Untuk Masyarakat
Abstract  Al-Ghazali's thoughts on the philosophy of Islamic education and character building have deep significance and are relevant in the context of society. This article disc...
EPISTEMOLOGI HADIST PERSEPEKTIF SUNNI DAN SYI’AH (Kajian Kritis Atas Otentitas Hadist)
EPISTEMOLOGI HADIST PERSEPEKTIF SUNNI DAN SYI’AH (Kajian Kritis Atas Otentitas Hadist)
Sunnah atau lebih dikenal dengan istilah Hadist merupakan salah satu sumber penggalian hukum dalam agalam Islam. Oleh karena itu, proses seleksi yang ketat dilakukan agar terhindar...
MEMBEDAH MUSNAD AL-HUMAYDÎ: SALAH SATU MUSNAD HADITS TERTUA
MEMBEDAH MUSNAD AL-HUMAYDÎ: SALAH SATU MUSNAD HADITS TERTUA
Al-Humaydî is one of the figures of hadist from Mecca area. He belongs to the main generation as the follower of tâbi`în who lived and gathered with one of the chiefs of fiqh Madzh...
Integrasi Akal dan Wahyu dalam Penafsiran Al-Qur’an Menurut Muhammad Al-Ghazali
Integrasi Akal dan Wahyu dalam Penafsiran Al-Qur’an Menurut Muhammad Al-Ghazali
This article discusses the thought of Muhammad al-Ghazali, a significant figure in the interpretation of the Qur'an, focusing on the mauḍūʿī interpretation method he developed. The...

Back to Top