Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KESESUAIAN KONSEP RUANG RITUAL IBADAH BERJAMAAH DENGAN BENTUK ARSITEKTUR MASJID AL-AHDHAR

View through CrossRef
Abstrak- Indonesia merupakan salah satu negara dengan populasi penganut agama Islam terbesar di dunia. Tingginya jumlah penduduk yang menganut agama Islam menyebabkan tingginya kebutuhan untuk mendirikan masjid yang memiliki fungsi utama sebagai sarana untuk menjalankan kegiatan ibadah di berbagai daerah. Masjid sebagai tempat pertemuan manusia dengan Tuhan-nya idealnya memiliki aspek spasial yang sesuai dengan karakter kegiatan yang dilakukan didalamnya. Kegiatan ritual ibadah shalat berjamaah memiliki persyaratan dan alur gerak tertentu, sehingga memiliki penataan dan karakter yang berbeda dengan arsitektur bangunan lainnya.Seiring dengan berkembangnya zaman, arsitektur masjid semakin beragam. Inovasi struktur dan kemajuan teknologi memungkinkan munculnya variasi bentuk arsitektur masjid yang menarik. Berkenaan dengan hal tersebut, Masjid Al-Ahdhar merupakan salah satu masjid dengan bentuk arsitektur yang unik. Hal ini terlihat dari bentuk bangunan yang memanjang ke arah samping dan tidak berkubah, sehingga tidak seperti arsitektur masjid pada umumnya. Walaupun memiliki bentuk arsitektur yang menarik, perlu diketahui apakah hasil rancangan bentuk dan ruang dalam pada masjid dapat mewadahi fungsi dengan baik. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai penerapan konsep ruang ritual ibadah berjamaah pada arsitektur masjid.Tujuan penelitian ini adalah mengungkap kesesuaian konsep ruang ritual ibadah berjamaah pada objek studi terpilih, yaitu Masjid Al-Ahdhar. Penelitian dilakukan dengan melakukan penelusuran terhadap aspek-aspek konsep ruang ritual ibadah berjamaah, lalu kemudian menentukan aspek properti dan komposisi bangunan yang sesuai dengan konsep tersebut. Setelah itu, dilakukan evaluasi konsep ruang ritual pada hasil rancangan arsitektur Masjid Al-Ahdhar yang dibagi lingkup pembahasannya berdasarkan teori anatomi bangunan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberi kontribusi mengenai aspek spasial dalam masjid. Sehingga, walapun arsitektur masjid memiliki bentuk yang beragam tetap memenuhi persyaratan kegiatan ibadah.
Title: KESESUAIAN KONSEP RUANG RITUAL IBADAH BERJAMAAH DENGAN BENTUK ARSITEKTUR MASJID AL-AHDHAR
Description:
Abstrak- Indonesia merupakan salah satu negara dengan populasi penganut agama Islam terbesar di dunia.
Tingginya jumlah penduduk yang menganut agama Islam menyebabkan tingginya kebutuhan untuk mendirikan masjid yang memiliki fungsi utama sebagai sarana untuk menjalankan kegiatan ibadah di berbagai daerah.
Masjid sebagai tempat pertemuan manusia dengan Tuhan-nya idealnya memiliki aspek spasial yang sesuai dengan karakter kegiatan yang dilakukan didalamnya.
Kegiatan ritual ibadah shalat berjamaah memiliki persyaratan dan alur gerak tertentu, sehingga memiliki penataan dan karakter yang berbeda dengan arsitektur bangunan lainnya.
Seiring dengan berkembangnya zaman, arsitektur masjid semakin beragam.
Inovasi struktur dan kemajuan teknologi memungkinkan munculnya variasi bentuk arsitektur masjid yang menarik.
Berkenaan dengan hal tersebut, Masjid Al-Ahdhar merupakan salah satu masjid dengan bentuk arsitektur yang unik.
Hal ini terlihat dari bentuk bangunan yang memanjang ke arah samping dan tidak berkubah, sehingga tidak seperti arsitektur masjid pada umumnya.
Walaupun memiliki bentuk arsitektur yang menarik, perlu diketahui apakah hasil rancangan bentuk dan ruang dalam pada masjid dapat mewadahi fungsi dengan baik.
Oleh sebab itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai penerapan konsep ruang ritual ibadah berjamaah pada arsitektur masjid.
Tujuan penelitian ini adalah mengungkap kesesuaian konsep ruang ritual ibadah berjamaah pada objek studi terpilih, yaitu Masjid Al-Ahdhar.
Penelitian dilakukan dengan melakukan penelusuran terhadap aspek-aspek konsep ruang ritual ibadah berjamaah, lalu kemudian menentukan aspek properti dan komposisi bangunan yang sesuai dengan konsep tersebut.
Setelah itu, dilakukan evaluasi konsep ruang ritual pada hasil rancangan arsitektur Masjid Al-Ahdhar yang dibagi lingkup pembahasannya berdasarkan teori anatomi bangunan.
Hasil penelitian diharapkan dapat memberi kontribusi mengenai aspek spasial dalam masjid.
Sehingga, walapun arsitektur masjid memiliki bentuk yang beragam tetap memenuhi persyaratan kegiatan ibadah.

Related Results

KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
Abstrak- Penyebaran Islam di Indonesia meninggalkan keberagaman budaya akibat adanya akulturasi khususnya di Pulau Jawa. Di antaranya adalah ritual-ritual atau aktivitas asli Jawa ...
KAJIAN BENTUK, FASAD, DAN RUANG DALAM PADA MASJID CHENG HO PALEMBANG
KAJIAN BENTUK, FASAD, DAN RUANG DALAM PADA MASJID CHENG HO PALEMBANG
Abstract: The architecture of places of worship is one of architecture that is specifically designed to meet human needs in terms of worship. Architecture for a place of worship it...
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Fenomena Arsitektur Candi Prambanan adalah unik karena memenuhi kriterium dimensi makna transendental sejak awal mula pembangunannya, masa kehidupan, masa kegelapan, penemuan kemba...
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
Abstrak - Arsitektur Indonesia, seperti halnya arsitektur banyak negara dan kawasan di dunia, akhir-akhir ini mengalami berbagai perubahan karena fenomena globalisasi. Modernisasi ...
Kearifan Lokal Arsitektur Masjid Demakan
Kearifan Lokal Arsitektur Masjid Demakan
Penelitian ini dilatarbelakangi dari keberadaan Masjid Agung Demak yang merupakan masjid pertama di Kabupaten Demak. Masjid yang telah berdiri sejak tahun 1479 M ini memiliki arsit...
Pada Perencanaan Masjid Bulan Sabit dengan Masjid Raya Banyumas
Pada Perencanaan Masjid Bulan Sabit dengan Masjid Raya Banyumas
Tujuan penyusunan karya ini adalah membandingkan filosofi islam pada perencanaan Masjid Bulan Sabit dengan Masjid Raya Banyumas. Hasil karya ini adalah a) Masjid Agung Baitussalam ...
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR KUBISME PADA BANGUNAN IBADAH: MASJID ISTIQLAL
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR KUBISME PADA BANGUNAN IBADAH: MASJID ISTIQLAL
ABSTRAK. Bangunan ibadah merupakan sebuah bangunan yang identik dengan bangunan yang fungsinya digunakan untuk ibadah bagi umat manusia yang menganut suatu agama. Dalam agama Islam...
Teologi Ibadah dan Kualitas Penyelenggaraaan Ibadah: Sebuah Pengantar
Teologi Ibadah dan Kualitas Penyelenggaraaan Ibadah: Sebuah Pengantar
Orang-orang Kristen percaya bahwa ibadah kepada Allah adalah penting dan perlu bagi kehidupan bergereja. Namun Dalam kenyataannya ibadah seringkali dilaksanakan secara kurang seriu...

Back to Top