Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANGIOPLASTY UNTUK STENOSIS ATEROSKLEROSIS INTRAKRANIAL

View through CrossRef
Stenosis Aterosklerosis Intrakranial (ICAS) adalah penyebab umum Transient Ischemic Attack (TIA) dan stroke iskemik yang merupakan penyebab kematian nomor dua di dunia. Hingga 40 - 50%, tingkat  ICAS simptomatik secara signifikan lebih tinggi pada populasi Asia dan mungkin merupakan penyebab paling umum dari stroke di seluruh dunia. Indikasi untuk perawatan endovaskular merupakan tantangan dan pemilihan bahan serta teknik intervensi pada dasarnya berbeda dari pengobatan stenosis ekstrakranial. Prosedur konservatif (perubahan medis dan gaya hidup) dan terapi endovaskular serta pendekatan terapi endovaskular (angioplasti balon perkutan (PTA) atau angioplasti stent-assisted (PTAS)) tersedia untuk perawatan ICAS. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk menevaluasi peran angioplasty sebagai tatalaksana dari stenosis aterosklerosis intrakranial. Perawatan endovaskular, seperti balloon angioplasty dengan atau tanpa stenting, telah muncul sebagai pilihan terapeutik untuk stenosis intrakranial simtomatik. Ada banyak jenis teknik endovaskular yang tersedia untuk perawatan ICAS, termasuk balloon angioplasty, ballon – mounted stent (Pharos Vitesse), dan self – expandable stent (Wingspan), masing-masing memiliki fitur dan keunggulan spesifik yang berkaitan dengan lesi arteri intrakranial yang berbeda. Maka dari itu, terapi endovascular pada pasien ICAS dapat dipertimbangkan sebagai alternatif untuk mencegah TIA/stroke iskemik berulang. Tindakan endovaskular membutuhan pertimbangan yang komprehensif dan persiapan multidisiplin agar dapat memberikan pelayanan yang efektif untuk pasien. Kata Kunci : Stenosis Aterosklerosis Intrakranial, Angioplasty, Aterosklerosis Intrakranial, Stenosis Intrakranial
Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Palangka Raya
Title: ANGIOPLASTY UNTUK STENOSIS ATEROSKLEROSIS INTRAKRANIAL
Description:
Stenosis Aterosklerosis Intrakranial (ICAS) adalah penyebab umum Transient Ischemic Attack (TIA) dan stroke iskemik yang merupakan penyebab kematian nomor dua di dunia.
Hingga 40 - 50%, tingkat  ICAS simptomatik secara signifikan lebih tinggi pada populasi Asia dan mungkin merupakan penyebab paling umum dari stroke di seluruh dunia.
Indikasi untuk perawatan endovaskular merupakan tantangan dan pemilihan bahan serta teknik intervensi pada dasarnya berbeda dari pengobatan stenosis ekstrakranial.
Prosedur konservatif (perubahan medis dan gaya hidup) dan terapi endovaskular serta pendekatan terapi endovaskular (angioplasti balon perkutan (PTA) atau angioplasti stent-assisted (PTAS)) tersedia untuk perawatan ICAS.
Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk menevaluasi peran angioplasty sebagai tatalaksana dari stenosis aterosklerosis intrakranial.
Perawatan endovaskular, seperti balloon angioplasty dengan atau tanpa stenting, telah muncul sebagai pilihan terapeutik untuk stenosis intrakranial simtomatik.
Ada banyak jenis teknik endovaskular yang tersedia untuk perawatan ICAS, termasuk balloon angioplasty, ballon – mounted stent (Pharos Vitesse), dan self – expandable stent (Wingspan), masing-masing memiliki fitur dan keunggulan spesifik yang berkaitan dengan lesi arteri intrakranial yang berbeda.
Maka dari itu, terapi endovascular pada pasien ICAS dapat dipertimbangkan sebagai alternatif untuk mencegah TIA/stroke iskemik berulang.
Tindakan endovaskular membutuhan pertimbangan yang komprehensif dan persiapan multidisiplin agar dapat memberikan pelayanan yang efektif untuk pasien.
Kata Kunci : Stenosis Aterosklerosis Intrakranial, Angioplasty, Aterosklerosis Intrakranial, Stenosis Intrakranial.

Related Results

Critical Arterial Stenosis Revisited
Critical Arterial Stenosis Revisited
Abstract Introduction Stenosis of an organ/tissue primary artery can produce ischemia or only reduce blood flow reserve. Despit...
HUBUNGAN WAKTU TUNGGU MENUJU OPERASI PENGANGKATAN TUMOR INTRAKRANIAL DENGAN SKALA PERFORMA KARNOFSKY PASCAOPERASI
HUBUNGAN WAKTU TUNGGU MENUJU OPERASI PENGANGKATAN TUMOR INTRAKRANIAL DENGAN SKALA PERFORMA KARNOFSKY PASCAOPERASI
Pendahuluan: Waktu tunggu menuju operasi pengangkatan tumor intrakranial elektif di Indonesia masih belum diketahui, terlebih lagi hubungannya dengan luaran fungsional pascaoperasi...
Carotid artery stenting without post-stenting angioplasty in patients with high risk for reperfusion injury (technical modification)
Carotid artery stenting without post-stenting angioplasty in patients with high risk for reperfusion injury (technical modification)
Abstract Background Cerebral Hyper perfusion Syndrome (CHS) is an ominous complication that can follow extracranial carotid artery revascularization. The most dangerous con...
Perdarahan Intrakranial
Perdarahan Intrakranial
Perdarahan intrakranial sebagai akumulasi darah patologis yang terjadi di otak dan diklasifikasi berdasarkan lokasi perdarahan yaitu perdarahan epidural, subdural, subaraknoid, int...
Fukoidan Ekstrak Alga Cokelat Dienkapsulasi Nanopartikel sebagai Potensi Terapi Spesifik Aterosklerosis
Fukoidan Ekstrak Alga Cokelat Dienkapsulasi Nanopartikel sebagai Potensi Terapi Spesifik Aterosklerosis
Aterosklerosis merupakan penyebab utama kematian akibat penyakit kardiovaskular secara global, dengan prevalensi yang terus meningkat di Indonesia akibat tingginya angka hiperkoles...
Abstract TP299: The Relationship Between Intracranial Arterial Stenosis Rate and Cerebral Perfusion
Abstract TP299: The Relationship Between Intracranial Arterial Stenosis Rate and Cerebral Perfusion
Background and and Objectives: The pressure ratio (PR) across lesions is a vital indicator for assessing residual blood flow after stenosis, yet the relationship betwee...

Back to Top