Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN PHBS DENGAN PERILAKU GERMAS MAHASISWA POLTEKKES KEMENKES PALANGKA RAYA
View through CrossRef
Latar Belakang. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat baik secara nasional sebesar 32,3% berdasar RISKESDAS 2013, dan Propinsi Kalimantan Tengah masih di bawah rata-rata tersebut. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah merupakan upaya untuk menggerakan dan memberdayakan seluruh civitas akademik untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. HL Bloem (1908) mengidentifikasi bahwa derajat kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh 4 faktor yakni: Perilaku, Lingkungan, Pelayanan kesehatan dan Keturunan. Faktor Perilaku dan Lingkungan berperan 75% lebih pada derajat kesehatan masyarakat. Perbaikan lingkungan dan perubahan perilaku yang lebih baik perlu dilakukan sistematis dan terencana oleh semua komponen bangsa, untuk itu GERMAS menjadi pilihan dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat lebih baik.
Tujuan Penelitian. mengetahui Pengaruh Tingkat Pengetahuan PHBS dengan Perilaku Germas Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palangka Raya.
Metode Penelitian. Penelitian menggunakan rancangan cross sectional dengan lokasi di Kampus Politeknik Kesehatan Kemenkes Palangka Raya . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palangka Raya. Data pengetahuan PHBS dan perilaku germas diambil dengan kuesioner. Data dianalisa dengan Uji Mann Whitney.
Hasil : Berdasarkan data yang diperoleh dalam penelitian ini nilai p sebesar 0,003. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh tingkat pengetahuan PHBS dengan perilaku Germas
Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Palangka Raya
Title: PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN PHBS DENGAN PERILAKU GERMAS MAHASISWA POLTEKKES KEMENKES PALANGKA RAYA
Description:
Latar Belakang.
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat baik secara nasional sebesar 32,3% berdasar RISKESDAS 2013, dan Propinsi Kalimantan Tengah masih di bawah rata-rata tersebut.
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah merupakan upaya untuk menggerakan dan memberdayakan seluruh civitas akademik untuk berperilaku hidup bersih dan sehat.
HL Bloem (1908) mengidentifikasi bahwa derajat kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh 4 faktor yakni: Perilaku, Lingkungan, Pelayanan kesehatan dan Keturunan.
Faktor Perilaku dan Lingkungan berperan 75% lebih pada derajat kesehatan masyarakat.
Perbaikan lingkungan dan perubahan perilaku yang lebih baik perlu dilakukan sistematis dan terencana oleh semua komponen bangsa, untuk itu GERMAS menjadi pilihan dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat lebih baik.
Tujuan Penelitian.
mengetahui Pengaruh Tingkat Pengetahuan PHBS dengan Perilaku Germas Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palangka Raya.
Metode Penelitian.
Penelitian menggunakan rancangan cross sectional dengan lokasi di Kampus Politeknik Kesehatan Kemenkes Palangka Raya .
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palangka Raya.
Data pengetahuan PHBS dan perilaku germas diambil dengan kuesioner.
Data dianalisa dengan Uji Mann Whitney.
Hasil : Berdasarkan data yang diperoleh dalam penelitian ini nilai p sebesar 0,003.
Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh tingkat pengetahuan PHBS dengan perilaku Germas.
Related Results
Analisis Tingkat Pendidikan, Tingkat Pengetahuan, serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Rumah Tangga di RT 04 RW 05 Kelurahan Ciriung Kabupaten Bogor
Analisis Tingkat Pendidikan, Tingkat Pengetahuan, serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Rumah Tangga di RT 04 RW 05 Kelurahan Ciriung Kabupaten Bogor
Latar belakang: Penyakit infeksi menjadi penyakit ketiga tertinggi di unit rawat inap di fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Bogor. Hal ini terjadi karena upaya masyarakat men...
Pengetahuan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) terhadap Kejadian Diare pada Remaja
Pengetahuan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) terhadap Kejadian Diare pada Remaja
Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is all health behavior carried out with awareness so that family or family members can help themselves in the health sector and can play an...
PERBEDAAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS) DAERAH RURAL DAN URBAN
PERBEDAAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS) DAERAH RURAL DAN URBAN
Masyarakat memiliki peran penting dalam pembangunan nasional. Salah satu bagian yang tidak terpisahkan dalam pembangunan nasional adalah status kesehatan. Gerakan masyarakat hidup ...
Mengungkap Pengetahuan dan Sikap Keluarga Terkait PHBS di Kelurahan Panasakan Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli
Mengungkap Pengetahuan dan Sikap Keluarga Terkait PHBS di Kelurahan Panasakan Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli
Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)merupakan kunci utama dalam mencegah penularan virus dan kuman. Meskipun demikian, data awal menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga di RT 1...
Role Rattan Industry Subsector analysis of the Economy of Palangka Raya City
Role Rattan Industry Subsector analysis of the Economy of Palangka Raya City
The purpose of this study was to analyze the basic sectors in Palangka Raya City, to analyze the role of the rattan handicraft industry on the economy of Palangka Raya City, and to...
Pengaruh Edukasi tentang PHBS terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Siswa Di Sekolah Dasar Negeri 6 Tambun
Pengaruh Edukasi tentang PHBS terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Siswa Di Sekolah Dasar Negeri 6 Tambun
Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di institusi pendidikan adalah hasil praktek bersama peserta didik, guru, dan masyarakat sekolah yang dilandaskan pada kesadaran dari pembela...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...

