Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Tumbuhan yang Berpotensi terhadap Mortalitas Kutu Rambut (Pediculus humanus capitis)

View through CrossRef
Abstract. Pediculosis is an ectoparasitic disease of the hair or scalp that occurs due to parasitic infestation in the form of lice, which has become one of the world's health problems. Head lice control relies on the repeated use of chemicals at very low levels (around 1%) because they have a narrow safety margin. The use of these low levels contributes to the emergence of head lice resistance to drugs, but increasing the dose of drugs can cause poisoning in patients. The method used is Systematic Literature Review, which is by searching for research articles in publishers and then analyzing based on inclusion and exclusion criteria. This literature study aims to assess the potential of various plant extracts and essential oils that have pediculocidal activity with test parameters in the form of LC50 values to determine the toxicity category of materials against head lice. The water extract of the Vitex negundo plant has the highest level of toxicity against head lice within 24 hours of testing. The methanol extract of Rhinacanthus nasutus has the highest toxicity in the testing time for 4 hours, and the ethanol extract of Illicium verum has the highest toxicity in the testing time for 1 hour, and the essential oil of Garcinia dulcis combined with Citrus aurantium has the highest toxicity in the testing time for 10 minutes. Abstrak. Pedikulosis merupakan suatu penyakit ektoparasit pada rambut atau kulit kepala yang terjadi akibat adanya infestasi parasit berupa kutu yang menjadi salah satu masalah kesehatan di dunia. Pengendalian kutu rambut bergantung pada penggunaan berulang bahan kimia dalam kadar yang sangat rendah (sekitar 1%) karena memiliki batas keamanan yang sempit. Penggunaan dalam kadar rendah ini berkontribusi terhadap munculnya resistensi kutu rambut terhadap obat, namun peningkatan dosis obat dapat menyebabkan keracunan pada penderita. Metode yang digunakan berupa Systematic Literature Review (SLR) yaitu dengan melakukan pencarian artikel penelitian pada publisher dan kemudian dianalisis berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Studi literatur ini bertujuan untuk mengkaji potensi berbagai ekstrak dan minyak atsiri tumbuhan yang memiliki aktivitas pedikulosida dengan parameter uji berupa nilai LC50 untuk mengetahui kategori toksisitas dari bahan terhadap kutu rambut. Pada ekstrak air tumbuhan Vitex negundo memiliki tingkat toksisitas tertinggi terhadap kutu rambut dalam waktu pengujian selama 24 jam. Pada ekstrak metanol Rhinacanthus nasutus memiliki toksisitas paling tinggi dalam waktu pengujian selama 4 jam, dan pada ekstrak etanol Illicium verum memiliki toksisitas tertinggi dalam waktu pengujian selama 1 jam, dan pada minyak atsiri Garcinia dulcis yang dikombinasi dengan Citrus aurantium memiliki toksisitas paling tinggi dalam waktu pengujian selama 10 menit.
Title: Tumbuhan yang Berpotensi terhadap Mortalitas Kutu Rambut (Pediculus humanus capitis)
Description:
Abstract.
 Pediculosis is an ectoparasitic disease of the hair or scalp that occurs due to parasitic infestation in the form of lice, which has become one of the world's health problems.
Head lice control relies on the repeated use of chemicals at very low levels (around 1%) because they have a narrow safety margin.
The use of these low levels contributes to the emergence of head lice resistance to drugs, but increasing the dose of drugs can cause poisoning in patients.
The method used is Systematic Literature Review, which is by searching for research articles in publishers and then analyzing based on inclusion and exclusion criteria.
This literature study aims to assess the potential of various plant extracts and essential oils that have pediculocidal activity with test parameters in the form of LC50 values to determine the toxicity category of materials against head lice.
The water extract of the Vitex negundo plant has the highest level of toxicity against head lice within 24 hours of testing.
The methanol extract of Rhinacanthus nasutus has the highest toxicity in the testing time for 4 hours, and the ethanol extract of Illicium verum has the highest toxicity in the testing time for 1 hour, and the essential oil of Garcinia dulcis combined with Citrus aurantium has the highest toxicity in the testing time for 10 minutes.
Abstrak.
Pedikulosis merupakan suatu penyakit ektoparasit pada rambut atau kulit kepala yang terjadi akibat adanya infestasi parasit berupa kutu yang menjadi salah satu masalah kesehatan di dunia.
Pengendalian kutu rambut bergantung pada penggunaan berulang bahan kimia dalam kadar yang sangat rendah (sekitar 1%) karena memiliki batas keamanan yang sempit.
Penggunaan dalam kadar rendah ini berkontribusi terhadap munculnya resistensi kutu rambut terhadap obat, namun peningkatan dosis obat dapat menyebabkan keracunan pada penderita.
Metode yang digunakan berupa Systematic Literature Review (SLR) yaitu dengan melakukan pencarian artikel penelitian pada publisher dan kemudian dianalisis berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi.
Studi literatur ini bertujuan untuk mengkaji potensi berbagai ekstrak dan minyak atsiri tumbuhan yang memiliki aktivitas pedikulosida dengan parameter uji berupa nilai LC50 untuk mengetahui kategori toksisitas dari bahan terhadap kutu rambut.
Pada ekstrak air tumbuhan Vitex negundo memiliki tingkat toksisitas tertinggi terhadap kutu rambut dalam waktu pengujian selama 24 jam.
Pada ekstrak metanol Rhinacanthus nasutus memiliki toksisitas paling tinggi dalam waktu pengujian selama 4 jam, dan pada ekstrak etanol Illicium verum memiliki toksisitas tertinggi dalam waktu pengujian selama 1 jam, dan pada minyak atsiri Garcinia dulcis yang dikombinasi dengan Citrus aurantium memiliki toksisitas paling tinggi dalam waktu pengujian selama 10 menit.

Related Results

Tanda Pedikulosis Kapitis pada Santriwati Sulthon Aulia Boarding School
Tanda Pedikulosis Kapitis pada Santriwati Sulthon Aulia Boarding School
Abstract. Pediculosis capitis is a disease caused by infection with Pediculus humanus var. capitis which is a blood-eating ectoparasites and grows on human head hair. Many factors ...
Pengaruh Penggunaan Hijab dan Frekuensi Keramas terhadap Kondisi Kesehatan Rambut
Pengaruh Penggunaan Hijab dan Frekuensi Keramas terhadap Kondisi Kesehatan Rambut
Penggunaan hijab yang tidak diikuti dengan perawatan rambut yang rutin dan tepat dapat memicu terjadinya permasalahan rambut. Peningkatan frekuensi keramas berpengaruh terhadap ber...
Kutu putih merupakan salah satu hama penting pada pepaya. Pengendalian menggunakan pestisida nabati diasumsikan dapat menurunkan serangan hama tersebut. Penelitian bertujuan untuk ...
Preferensi Bemisia tabaci Genn. dan Kaitannya dengan Karakter Anatomi dan Morfologi Daun pada Cabai (Capsicum annuum L.)
Preferensi Bemisia tabaci Genn. dan Kaitannya dengan Karakter Anatomi dan Morfologi Daun pada Cabai (Capsicum annuum L.)
Identifikasi karakter seleksi yang tepat diperlukan dalam pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas cabai yang tahan terhadap kutu kebul Bemisia tabaci Genn. Tujuan penelitian ...
Kajian Historis Kepercayaan Danyang Telaga Rambut Monte Pada Masyarakat Desa Krisik Blitar
Kajian Historis Kepercayaan Danyang Telaga Rambut Monte Pada Masyarakat Desa Krisik Blitar
Danyang Rambut Monte is believed to be a subtle spirit, having an important role in eliminating negativity in society. The existence of Danyang in Telaga Rambut Monte is associated...
Keanekaragaman Tumbuhan Berguna di Kawasan Hutan Bodogol, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
Keanekaragaman Tumbuhan Berguna di Kawasan Hutan Bodogol, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
Kemajuan teknologi di bidang farmakologi tidak hanya menguatkan dominasi obat modern yang berbasis bahan kimia anorganik, back to nature dengan pengobatan herbal selama dua dekade ...
Pengaruh Sediaan Pomade Ekstrak Etanol Daun Pare (Momordica charantia.L) Terhadap Pertumbuhan Rambut Tikus Putih Jantan
Pengaruh Sediaan Pomade Ekstrak Etanol Daun Pare (Momordica charantia.L) Terhadap Pertumbuhan Rambut Tikus Putih Jantan
Daun pare (Momordica charantia L) merupakan tanaman yang dikenal dapat merangsang pertumbuhan rambut. Daun pare dapat diekstraksi dan dijadikan salah satu komponen dalam sediaan po...
Ectoparasitoses brasileiras hiperendêmicas
Ectoparasitoses brasileiras hiperendêmicas
Introdução: Ectoparasitoses são zoodermatoses causadas por diversos tipos de agentes que se instalam na pele do hospedeiro, parasitando-o externamente sem atingir a circulação ou ó...

Back to Top