Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Karawitan Composition Ngebur | Komposisi Karawitan Ngebur

View through CrossRef
Ngebur merupakan sebuah akronim dari suku kata nges, bungah, dan rame. Ketiga kata tersebut merupakan sebuah elaborasi yang terjadi dalam sebuah kotekan. Media ungkap karya ini menggunakan gamelan Gong Kebyar yang mentitik fokuskan penggarapannya pada instrument ugal, pemade, dan kantilan. Karya ini terinspirasi dari sebuah kotekan yang ada dalam gamelan Bali dan mengadopsi beberapa kotekan yang kemudian dikembangkan tanpa menghilangkan ciri khas dari kotekan yang penata adopsi. Tahapan proses kreativitas dalam garapan ini menggunakan metode dari bapak I Wayan Beratha. Tahapan dari metode ini dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu terdiri dari (1) nguping, (2) menahin, dan (3) ngelesin. Komposisi karawitan Ngebur ini digarap dan diwujudkan dalam bentuk musik karawitan inovatif yang berdurasi 12 menit yang didukung oleh 17 orang pemain termasuk penata. Tujuan dari terciptanya penggarapan karya ini untuk mengetahui tentang struktur, tehnik, dan pola yang terdapat pada kotekan dalam musik Bali. Adapun manfaat dari terciptanya karya ini sebagai realisasi sebuah kemampuan subjektif dari penata untuk berkreasi dalam bidang garap musik baru yang inovatif sehingga dapat mendorong para pelaku seni untuk lebih menerima karya baru bahwa berkarya tidak harus berpaku pada tradisi saja, seperti pada karya ini dengan pengolahan dan pengembangan kotekan sebagai dasar penggarapannya.
Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Denpasar
Title: Karawitan Composition Ngebur | Komposisi Karawitan Ngebur
Description:
Ngebur merupakan sebuah akronim dari suku kata nges, bungah, dan rame.
Ketiga kata tersebut merupakan sebuah elaborasi yang terjadi dalam sebuah kotekan.
Media ungkap karya ini menggunakan gamelan Gong Kebyar yang mentitik fokuskan penggarapannya pada instrument ugal, pemade, dan kantilan.
Karya ini terinspirasi dari sebuah kotekan yang ada dalam gamelan Bali dan mengadopsi beberapa kotekan yang kemudian dikembangkan tanpa menghilangkan ciri khas dari kotekan yang penata adopsi.
Tahapan proses kreativitas dalam garapan ini menggunakan metode dari bapak I Wayan Beratha.
Tahapan dari metode ini dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu terdiri dari (1) nguping, (2) menahin, dan (3) ngelesin.
Komposisi karawitan Ngebur ini digarap dan diwujudkan dalam bentuk musik karawitan inovatif yang berdurasi 12 menit yang didukung oleh 17 orang pemain termasuk penata.
Tujuan dari terciptanya penggarapan karya ini untuk mengetahui tentang struktur, tehnik, dan pola yang terdapat pada kotekan dalam musik Bali.
Adapun manfaat dari terciptanya karya ini sebagai realisasi sebuah kemampuan subjektif dari penata untuk berkreasi dalam bidang garap musik baru yang inovatif sehingga dapat mendorong para pelaku seni untuk lebih menerima karya baru bahwa berkarya tidak harus berpaku pada tradisi saja, seperti pada karya ini dengan pengolahan dan pengembangan kotekan sebagai dasar penggarapannya.

Related Results

Integrasi Seni Karawitan ke dalam Kurikulum Pendidikan Seni
Integrasi Seni Karawitan ke dalam Kurikulum Pendidikan Seni
Traditional arts education, such as Karawitan, plays an important role in building cultural identity and social skills among students amidst the forces of globalization. Karawitan,...
Music Composition “Ngulat-Gedig” | Komposisi Karawitan “Ngulet-Gedig”
Music Composition “Ngulat-Gedig” | Komposisi Karawitan “Ngulet-Gedig”
Ngulat-Gedig merupakan karya seni karawitan baru yang bermakna jalinan nada saling-silang dan saling melengkapi untuk mendapatkan disain yang kuat dan indah. Komposisi karawitan ba...
KEHIDUPAN KARAWITAN KELOMPOK MARGO LARAS DI DESA MARGOMULYO KECAMATANTAYU KABUPATEN PATI
KEHIDUPAN KARAWITAN KELOMPOK MARGO LARAS DI DESA MARGOMULYO KECAMATANTAYU KABUPATEN PATI
Kelompok karawitan Margo Laras merupakan kelompok karawitan yang terkenal di Kabupaten Pati dan sekitarnya. Profesionalitas kelompok karawitan Margo Laras Pati terbangun oleh banya...
Wari, a Karawitan Composition | Wari, Sebuah Komposisi Karawitan
Wari, a Karawitan Composition | Wari, Sebuah Komposisi Karawitan
Karya komposisi karawitan tabuh kreasi yang berjudul “Wari” ini merupakan karya komposisi baru atau karya komposisi karawitan kreasi yang menawarkan gagasan baru, bersifat kekinian...
Karawitan Composition Eka Semaya | Komposisi Karawitan Eka Semaya
Karawitan Composition Eka Semaya | Komposisi Karawitan Eka Semaya
Eka Semaya is a composition of karawitan petegak, which takes ideas from the stylist's personal experience. Eka Semaya is taken from the word Eka, which means One, and Semaya, whic...
Andung-Andung Ni Sordam
Andung-Andung Ni Sordam
Komposisi musik Andung-andung Ni Sordam merupakan komposisi yang terinspirasi dari instrumen musik tradisional dan kesenian tradisional Batak Simalungun yaitu Sordam dan Andung-and...
Introduction to “Achromatic” Karawitan Artwork | Pengantar Karya Seni Karawitan “Achromatic”
Introduction to “Achromatic” Karawitan Artwork | Pengantar Karya Seni Karawitan “Achromatic”
Karya seni karawitan Achromatic mengacu pada konsep garap karya kreativitas gamelan. Dalam penciptaan karya ini bukan berarti terputus dari akar tradisi, melainkan musik yang dicip...

Back to Top