Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENYELIDIKAN TANAH YANG EFEKTIF UNTUK KAJIAN PONDASI BANGUNAN GEDUNG SEDERHANA DALAM KONTEKS PERIZINAN SLF/PBG

View through CrossRef
Penyelidikan tanah merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan bangunan sipil. Penyelidikan tanah dapat memastikan kestabilan dan keamanan pondasi bangunan, khususnya dalam konteks perizinan SLF/PBG (Sertifikat Laik Fungsi/Persetujuan Bangunan Gedung). Namun, pada bangunan gedung sederhana, terutama yang berada di daerah datar dan lereng, kesadaran akan pentingnya penyelidikan tanah sering kali masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi metode penyelidikan tanah yang efektif dan sesuai untuk desain pondasi bangunan sederhana guna memenuhi persyaratan perizinan SLF/PBG. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi studi literatur dan Focus Group Discussion (FGD) dengan para praktisi teknis yang terlibat dalam pengurusan perizinan bangunan. Fokus penelitian adalah pada penggunaan uji CPT (Cone Penetration Test) dan SPT (Standard Penetration Test) sebagai teknik utama penyelidikan tanah, serta analisis laboratorium tambahan untuk bangunan di daerah  lereng.  Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa  untuk bangunan  di daerah  datar penyelidikan  tanah yang direkomendasikan yaitu kombinasi uji CPT dan SPT, kemudian untuk di daerah tebing atau lereng perlu dilakukan penyelidikan tanah laboratorium untuk memberikan data yang cukup untuk desain pondasi yang aman dan sesuai standar perizinan. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan utama dalam pelaksanaan penyelidikan tanah, seperti kurangnya sumber daya dan pengetahuan teknis di lapangan. Rekomendasi yang dihasilkan mencakup standar minimal penyelidikan tanah untuk mendukung perizinan bangunan  sederahan yang lebih efisien dan efektif di Indonesia.
Title: PENYELIDIKAN TANAH YANG EFEKTIF UNTUK KAJIAN PONDASI BANGUNAN GEDUNG SEDERHANA DALAM KONTEKS PERIZINAN SLF/PBG
Description:
Penyelidikan tanah merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan bangunan sipil.
Penyelidikan tanah dapat memastikan kestabilan dan keamanan pondasi bangunan, khususnya dalam konteks perizinan SLF/PBG (Sertifikat Laik Fungsi/Persetujuan Bangunan Gedung).
Namun, pada bangunan gedung sederhana, terutama yang berada di daerah datar dan lereng, kesadaran akan pentingnya penyelidikan tanah sering kali masih rendah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi metode penyelidikan tanah yang efektif dan sesuai untuk desain pondasi bangunan sederhana guna memenuhi persyaratan perizinan SLF/PBG.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi studi literatur dan Focus Group Discussion (FGD) dengan para praktisi teknis yang terlibat dalam pengurusan perizinan bangunan.
Fokus penelitian adalah pada penggunaan uji CPT (Cone Penetration Test) dan SPT (Standard Penetration Test) sebagai teknik utama penyelidikan tanah, serta analisis laboratorium tambahan untuk bangunan di daerah  lereng.
 Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa  untuk bangunan  di daerah  datar penyelidikan  tanah yang direkomendasikan yaitu kombinasi uji CPT dan SPT, kemudian untuk di daerah tebing atau lereng perlu dilakukan penyelidikan tanah laboratorium untuk memberikan data yang cukup untuk desain pondasi yang aman dan sesuai standar perizinan.
Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan utama dalam pelaksanaan penyelidikan tanah, seperti kurangnya sumber daya dan pengetahuan teknis di lapangan.
Rekomendasi yang dihasilkan mencakup standar minimal penyelidikan tanah untuk mendukung perizinan bangunan  sederahan yang lebih efisien dan efektif di Indonesia.

Related Results

AAUPB dan Dinamika Pelayanan Perizinan Persetujuan Bangunan Gedung
AAUPB dan Dinamika Pelayanan Perizinan Persetujuan Bangunan Gedung
Disahkannya UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, membawa dampak bagi peyelenggaraan perizinan PBG di daerah, khususnya bagi 13 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan. O...
IDENTIFIKASI DAN KLASIFIKASI ASET INFRASTRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DI UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
IDENTIFIKASI DAN KLASIFIKASI ASET INFRASTRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DI UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
Aset infrastruktur bangunan gedung di lingkungan kampus berperan penting sebagai sarana penunjang kegiatan akademik maupun non akademik. Universitas Palangka Raya sebagai penyeleng...
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
Since 2011, Indonesia has been committed to reducing greenhouse gas emissions, one of which is by implementing green buildings in office buildings. The aim of implementing green bu...
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
ANALISIS JENIS PONDASI PADA GEDUNG REKTORAT AKPER SUMBAWA KABUPATEN SUMBAWA
ANALISIS JENIS PONDASI PADA GEDUNG REKTORAT AKPER SUMBAWA KABUPATEN SUMBAWA
Akademi Keperawatan (AKPER) Sumbawa merupakan salah satu universitas yang saat ini dalam proses pembangunan dengan perencanaan 3 lantai dan 1 lantai sebagai basement dengan rencana...
The Association between Superior Longitudinal Fasciculus, Motor Recovery and Outcome after Stroke
The Association between Superior Longitudinal Fasciculus, Motor Recovery and Outcome after Stroke
Introduction: Parietofrontal interactions are mediated by the superior longitudinal fasciculus (SLF) and are crucial to integrate visuomotor information and mediate fine motor cont...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
PENYELIDIKAN TANAH BUKIT KAPUR, KUTA SELATAN, BADUNG, BALI
PENYELIDIKAN TANAH BUKIT KAPUR, KUTA SELATAN, BADUNG, BALI
Daerah Kuta selatan meliputi enam desa yaitu Benoa, Jimbaran, Kutuh, Pecatu, Tanjung Benoa, Ungasan. Daerah kecamatan kuta selatan, badung ini secara umum merupakan bukit kap...

Back to Top