Javascript must be enabled to continue!
EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN TENIS DASAR SEMESTER GANJIL 2018 FIK UNP
View through CrossRef
Rendahnya kualitas hasil pembelajaran tenis dasar mahasiswa yang mengambil mata kuliah tenis dasar di jurusan pendidikan olahraga FIK UNP, merupakan salah satu masalah pembelajaran yang sangat perlu dicarikan solusi agar dapat meningkatkan kualitas hasil belajar tenis mahasiswa di masa depan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi yang akurat dan objektif tentang kualitas pembelajaran tenis dasar yang dapat dijadikan pertimbangan untuk memperbaiki proses pembelajaran tenis berikutnya. Program pembelajaran tenis dasar ini merupakan salah satu program yang dapat dijadikan percontohan untuk program pembelajaran lainnya di FIK UNP.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode evaluasi dengan menggunakan model CIPP yang dikembangkan oleh Stufflebeam, model ini terdiri dari konteks (context), masukan (input), proses (prosess) dan hasil (product).
Hasil penelitian tentang evaluasi program pembelajaran tenis dasar ini adalah, yang pertama dari sudut konteks, bahwa konsep pembelajaran tenis dasar perlu direvisi kembali, terutama terkait dengan tingkat kedalaman materi permbelajaran yang terlalu sulit, sehingga dengan tingkat potensi mahasiswa yang masih rendah sulit terjangkau. Dari sudut input, bahwa tidak semua mahasiswa yang mengambil mata kuliah dasar memiliki bakat dan minat terhadap olahraga tenis ini, sehingga diperlukan pertimbangan dan aturan yang sesuai dengan tingkat kemampuan dan potensi mahasiswa, termasuk perhatian dosen yang perlu di tingkatkan serta memaksimalkan penggunaan fasilitas perkuliahan yang telah disiapkan oleh jurusan/ fakultas. Dari sudut proses, pengelolaan dan pengornisasian materi perlu di tata ulang, agar mahasiswa mendapatkan kesempatan yang banyak untuk belajar dan latihan, serta menggunakan metode yang lebih kompleks, karena metode yang kurang kompleks, sulit bagi mahasiswa untuk menguasai materi yang diberikan. Dari sudut hasil, bahwa secara kualitas mahasiswa belum memenuhi syarat untuk dapat lulus artinya belum berhasil, karena belum memiliki penguasaan gerak dasar tenis yang memadai untuk dapat diterima pada mata kuliah tenis pendalaman atau lanjutan.
Oleh karena itu, jika program pembelajaran tenis dasar mahasiswa jurusan FIK UNP ini dapat berjalan dengan baik, maka komponen-komponen yang telah disampaikan di atas perlu diperbaiki dan direvisi, agar kegiatan pembelajaran tenis dasar dapat berkualitas dan bermakna.
Universitas Negeri Padang (UNP)
Title: EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN TENIS DASAR SEMESTER GANJIL 2018 FIK UNP
Description:
Rendahnya kualitas hasil pembelajaran tenis dasar mahasiswa yang mengambil mata kuliah tenis dasar di jurusan pendidikan olahraga FIK UNP, merupakan salah satu masalah pembelajaran yang sangat perlu dicarikan solusi agar dapat meningkatkan kualitas hasil belajar tenis mahasiswa di masa depan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi yang akurat dan objektif tentang kualitas pembelajaran tenis dasar yang dapat dijadikan pertimbangan untuk memperbaiki proses pembelajaran tenis berikutnya.
Program pembelajaran tenis dasar ini merupakan salah satu program yang dapat dijadikan percontohan untuk program pembelajaran lainnya di FIK UNP.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode evaluasi dengan menggunakan model CIPP yang dikembangkan oleh Stufflebeam, model ini terdiri dari konteks (context), masukan (input), proses (prosess) dan hasil (product).
Hasil penelitian tentang evaluasi program pembelajaran tenis dasar ini adalah, yang pertama dari sudut konteks, bahwa konsep pembelajaran tenis dasar perlu direvisi kembali, terutama terkait dengan tingkat kedalaman materi permbelajaran yang terlalu sulit, sehingga dengan tingkat potensi mahasiswa yang masih rendah sulit terjangkau.
Dari sudut input, bahwa tidak semua mahasiswa yang mengambil mata kuliah dasar memiliki bakat dan minat terhadap olahraga tenis ini, sehingga diperlukan pertimbangan dan aturan yang sesuai dengan tingkat kemampuan dan potensi mahasiswa, termasuk perhatian dosen yang perlu di tingkatkan serta memaksimalkan penggunaan fasilitas perkuliahan yang telah disiapkan oleh jurusan/ fakultas.
Dari sudut proses, pengelolaan dan pengornisasian materi perlu di tata ulang, agar mahasiswa mendapatkan kesempatan yang banyak untuk belajar dan latihan, serta menggunakan metode yang lebih kompleks, karena metode yang kurang kompleks, sulit bagi mahasiswa untuk menguasai materi yang diberikan.
Dari sudut hasil, bahwa secara kualitas mahasiswa belum memenuhi syarat untuk dapat lulus artinya belum berhasil, karena belum memiliki penguasaan gerak dasar tenis yang memadai untuk dapat diterima pada mata kuliah tenis pendalaman atau lanjutan.
Oleh karena itu, jika program pembelajaran tenis dasar mahasiswa jurusan FIK UNP ini dapat berjalan dengan baik, maka komponen-komponen yang telah disampaikan di atas perlu diperbaiki dan direvisi, agar kegiatan pembelajaran tenis dasar dapat berkualitas dan bermakna.
Related Results
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MASASE DASAR MAHASISWA FIK UNP.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MASASE DASAR MAHASISWA FIK UNP.
Masalah dalam penelitian ini adalah hasil belajar masase dasar mahasiswa FIK UNP hanya 2,6 persen mahasiswa yang memperoleh nilai A- dan tidak ada mahasiswa yang mampu mencapai nil...
Pengaruh Metode Latihan Drill Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Forehand Dan Backhand Drive Tenis Lapangan
Pengaruh Metode Latihan Drill Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Forehand Dan Backhand Drive Tenis Lapangan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) perbedaan pukulan forehand dan backhand drive antara atlet tenis lapangan yang mendapatkan pelatihan dengan metode latihan drill...
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT, DAYA TAHAN TUNGKAI, KOORDINASI, DENGAN KEMAMPUAN TENDANGAN SABIT PADA MAHASISWA FIK UNIMA
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT, DAYA TAHAN TUNGKAI, KOORDINASI, DENGAN KEMAMPUAN TENDANGAN SABIT PADA MAHASISWA FIK UNIMA
Tujuan Penelitian : 1. Berapa besar hubungan kekuatan otot tungkai dengan kemampuan tendangan sabit Pada Mahasiswa semester VII jurusan Pendidikan Kepelatihan FIK UNIMA . 2. Berapa...
Analisis Kemampuan Footwork Tenis Meja Mahasiswa UKO Tenis Meja Universitas Negeri Padang
Analisis Kemampuan Footwork Tenis Meja Mahasiswa UKO Tenis Meja Universitas Negeri Padang
Permasalahan dalam penelitian ini Masalah dala m penelitina ini adalah rendahnya prestasi UKO Tenis Meja UNP yang berkemungkinan disebabkan oleh rendahnya kemampuan footwork, tuju...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS GERAK TEKNIK DASAR DALAM MELAKUKAN PUKULAN SERVIS PADA ATLET TENIS LAPANGAN USIA 13–15 TAHUN DI SEMEN INDONESIA TENIS AKADEMI
ANALISIS GERAK TEKNIK DASAR DALAM MELAKUKAN PUKULAN SERVIS PADA ATLET TENIS LAPANGAN USIA 13–15 TAHUN DI SEMEN INDONESIA TENIS AKADEMI
Servis merupakan salah satu teknik dasar dalam permainan tenis lapangan, dan merupakan tanda bahwa permainan dimulai. Untuk dapat melakukan teknik serve, diperlukan komponen biomot...
Survei Kemampuan Pukulan Drive Topspin dalam Permainan Tenis Meja Usia Kurang Dari 15 Tahun (U-15) Pada Atlet Putra PersatuanTenis Meja (PTM) Mandiri Kampar
Survei Kemampuan Pukulan Drive Topspin dalam Permainan Tenis Meja Usia Kurang Dari 15 Tahun (U-15) Pada Atlet Putra PersatuanTenis Meja (PTM) Mandiri Kampar
Kemampuan pukulan drive topspin merupakan sebuah pukulan serangan dalam permainan tenis meja. permasalahan yang ada di dalam penelitian ini yaitu bagaimana tingkat kemampuan pukula...
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN
Dalam sebuah proses pembelajaran komponen yang turut menentukan keberhasilan sebuah proses adalah evaluasi. Melalui evaluasi orang akan mengetahui sampai sejauh mana penyampaian pe...

