Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Interdialytic Weight Gain (IDWG) dengan Tingkat Kelelahan Pada Pasien Hemodialisis RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2025

View through CrossRef
Gagal ginjal kronik (GGK) adalah kondisi yang memerlukan hemodialisis jangka panjang, dan kelelahan fisik merupakan salah satu komplikasi yang umum dialami pasien. Salah satu faktor penyebabnya adalah Interdialytic Weight Gain (IDWG), yaitu peningkatan berat badan antara dua sesi dialisis, yang berpengaruh pada kepatuhan terapi dan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara IDWG dan tingkat kelelahan pada pasien GGK di Unit Hemodialisa RS Achmad Mochtar Bukittinggi. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif analitik dan pendekatan cross‑sectional. Populasi berjumlah 133 pasien yang menjalani hemodialisis rutin pada April 2025, dan seluruhnya diambil sebagai sampel (total sampling), sehingga diperoleh 102 subjek yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. IDWG dihitung menggunakan rumus IDWG%, sedangkan kelelahan diukur dengan kuesioner FACIT‑F. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank menunjukkan hasil sebagai berikut: pada pasien dengan IDWG ringan, 84,4 % mengalami kelelahan ringan; IDWG sedang, 71,1 % mengalami kelelahan berat; dan IDWG berat, 88 % mengalami kelelahan berat. Nilai p = 0,000 dan koefisien korelasi 0,567 menandakan adanya hubungan positif yang signifikan dengan kekuatan sedang antara IDWG dan tingkat kelelahan. Disarankan agar perawat hemodialisis secara aktif memantau IDWG melalui pencatatan intake–output dan penimbangan, memberikan edukasi pembatasan cairan terkait kelelahan, serta berkolaborasi dengan tim interdisipliner untuk intervensi komprehensif.    Chronic kidney disease (CKD) patients undergoing long‑term hemodialysis often suffer from physical fatigue, which negatively impacts their therapy adherence and overall quality of life. A principal contributor to this fatigue is Interdialytic Weight Gain (IDWG)—namely, weight gained between two dialysis sessions. This cross‑sectional analytical study at the Hemodialysis Unit of Achmad Mochtar Hospital Bukittinggi involved 133 patients undergoing routine hemodialysis in April 2025, with 102 subjekts meeting inclusion and exclusion criteria. IDWG was calculated using the IDWG% formula and fatigue levels were measured via the validated FACIT‑F questionnaire. Data analysis using the Spearman rank correlation revealed that among patients with mild IDWG, 84.4% experienced mild fatigue; in the moderate IDWG group, 71.1% suffered severe fatigue; and in the severe IDWG group, 88.0% endured severe fatigue. The test yielded a p‑value of 0.000 and a correlation coefficient of 0.567, signifying a statistically significant, moderate, and positive association between higher IDWG and more severe fatigue. These findings align with prior studies demonstrating the physiological link between fluid overload and fatigue in hemodialysis patients. As a result, hemodialysis nurses are advised to actively monitor IDWG through intake–output tracking and regular weighing, educate patients on the importance of fluid restriction to reduce fatigue, and collaborate with interdisciplinary teams to implement comprehensive interventions aimed at improving patient outcomes
Title: Hubungan Interdialytic Weight Gain (IDWG) dengan Tingkat Kelelahan Pada Pasien Hemodialisis RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2025
Description:
Gagal ginjal kronik (GGK) adalah kondisi yang memerlukan hemodialisis jangka panjang, dan kelelahan fisik merupakan salah satu komplikasi yang umum dialami pasien.
Salah satu faktor penyebabnya adalah Interdialytic Weight Gain (IDWG), yaitu peningkatan berat badan antara dua sesi dialisis, yang berpengaruh pada kepatuhan terapi dan kualitas hidup pasien.
Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara IDWG dan tingkat kelelahan pada pasien GGK di Unit Hemodialisa RS Achmad Mochtar Bukittinggi.
Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif analitik dan pendekatan cross‑sectional.
Populasi berjumlah 133 pasien yang menjalani hemodialisis rutin pada April 2025, dan seluruhnya diambil sebagai sampel (total sampling), sehingga diperoleh 102 subjek yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi.
IDWG dihitung menggunakan rumus IDWG%, sedangkan kelelahan diukur dengan kuesioner FACIT‑F.
Analisis data menggunakan uji Spearman Rank menunjukkan hasil sebagai berikut: pada pasien dengan IDWG ringan, 84,4 % mengalami kelelahan ringan; IDWG sedang, 71,1 % mengalami kelelahan berat; dan IDWG berat, 88 % mengalami kelelahan berat.
Nilai p = 0,000 dan koefisien korelasi 0,567 menandakan adanya hubungan positif yang signifikan dengan kekuatan sedang antara IDWG dan tingkat kelelahan.
Disarankan agar perawat hemodialisis secara aktif memantau IDWG melalui pencatatan intake–output dan penimbangan, memberikan edukasi pembatasan cairan terkait kelelahan, serta berkolaborasi dengan tim interdisipliner untuk intervensi komprehensif.
    Chronic kidney disease (CKD) patients undergoing long‑term hemodialysis often suffer from physical fatigue, which negatively impacts their therapy adherence and overall quality of life.
A principal contributor to this fatigue is Interdialytic Weight Gain (IDWG)—namely, weight gained between two dialysis sessions.
This cross‑sectional analytical study at the Hemodialysis Unit of Achmad Mochtar Hospital Bukittinggi involved 133 patients undergoing routine hemodialysis in April 2025, with 102 subjekts meeting inclusion and exclusion criteria.
IDWG was calculated using the IDWG% formula and fatigue levels were measured via the validated FACIT‑F questionnaire.
Data analysis using the Spearman rank correlation revealed that among patients with mild IDWG, 84.
4% experienced mild fatigue; in the moderate IDWG group, 71.
1% suffered severe fatigue; and in the severe IDWG group, 88.
0% endured severe fatigue.
The test yielded a p‑value of 0.
000 and a correlation coefficient of 0.
567, signifying a statistically significant, moderate, and positive association between higher IDWG and more severe fatigue.
These findings align with prior studies demonstrating the physiological link between fluid overload and fatigue in hemodialysis patients.
As a result, hemodialysis nurses are advised to actively monitor IDWG through intake–output tracking and regular weighing, educate patients on the importance of fluid restriction to reduce fatigue, and collaborate with interdisciplinary teams to implement comprehensive interventions aimed at improving patient outcomes.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
LITERATURE REVIEW: HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN PERUBAHAN INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN (IDWG) PADA PASIEN HEMODIALISIS
LITERATURE REVIEW: HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN PERUBAHAN INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN (IDWG) PADA PASIEN HEMODIALISIS
Prevalensi penyakit gagal ginjal kronik di Indonesia pada tahun 2018 sebanyak 3,8%, yang menjalani hemodialisis sebanyak 19,3%. Salah satu manajemen pengobatan yang harus dijalani ...
Profile of Interdialytic Blood Pressure in Hemodialysis Patients
Profile of Interdialytic Blood Pressure in Hemodialysis Patients
<i>Background and Methods:</i> Hypertension is a common problem in hemodialysis (HD). However, its behavior during the interdialytic period is not completely known and ...
PENGARUH METODE PEER EDUCATION TERHADAP INTRADIALYTIC WEIGHT GAIN (IDWG) PADA PASIEN HEMODIALISIS
PENGARUH METODE PEER EDUCATION TERHADAP INTRADIALYTIC WEIGHT GAIN (IDWG) PADA PASIEN HEMODIALISIS
Masalah umum pada pasien gagal ginjal tahap akhir yang menjalani terapi hemodialisis adalah ketidakpatuhan dalam pembatasan cairan. Intradialytic weight gain (IDWG) merupakan indik...
Karakteristik Hipertensi pada Pasien PGTA yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Provinsi NTB Tahun 2021
Karakteristik Hipertensi pada Pasien PGTA yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Provinsi NTB Tahun 2021
Latar Belakang: Berdasarkan IRR 2018, proporsi etiologi pasien PGTA di Indonesia yang terbanyak adalah hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik hipertens...
GAMBARAN KINERJA KEUANGAN PADA RUMAH SAKIT TAHUN 2019-2021
GAMBARAN KINERJA KEUANGAN PADA RUMAH SAKIT TAHUN 2019-2021
Latar Belakang: Gambaran posisi keuangan dalam satu periode yang biasanya dapat diukur dengan indikator kecukupan modal, likuiditas serta profitabilitas perusahaan merupakan penger...

Back to Top