Javascript must be enabled to continue!
GURU PROFESSIONAL DALAM PERSPEKTIF HADITS TARBAWI (TELAAH DALAM KITAB SUNAN AT-TURMUDZI KARYA SYEKH ABU ISA MUHAMMAD IBNU ISA IBNU SAURAH)
View through CrossRef
This paper examines the teacher figure and the concept of teachers according to Sunan At Tarmidzi in relation to the professionalism of Islamic Religious Education teachers in formal schools. This study aims to get an overview of the teacher's figure through the study of the hadith tarbawi as well as to get an explanation of the concept of the teacher and to prove the strengths and weaknesses of the tarbawi hadith in relation to the professionalism of the Islamic Religious Education teachers. The method used in this study is to use the library research model (literature study), content review and data analysis with the object of study which contains tarbawi hadiths about the figure of a teacher and its role. The results of this study explain that At-Tirmidzi calls teachers waratsatu al-anbiya (heirs of the prophets). it is natural that the teacher gets an appropriate reward and reply. In addition, professional teachers must have intellectual abilities, lifting moral values that are absolutely must be owned by professional teachers, namely sincerity and humility. While the weaknesses of the tarbawi hadiths about teachers in the above history are related to the professionalism of Islamic Religious Education teachers, it appears in the details on the characteristics of a teacher.Keywords: professional teacher, Hadits Tarbawi AbstrakTulisan ini mengkaji sosok guru dan konsep guru menurut Sunan At Tarmidzi dalam kaitannya dengan profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam di sekolah formal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang sosok guru melalui kajian tarbawi hadits serta untuk mendapatkan penjelasan tentang konsep guru dan untuk membuktikan kelebihan dan kekurangan hadits tarbawi dalam kaitannya dengan profesionalisme umat Islam. guru Pendidikan Agama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan model penelitian kepustakaan (literature study), telaah isi dan analisis data dengan objek kajian yang memuat hadits-hadits tarbawi tentang sosok guru dan perannya. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa At-Tirmidzi menyebut guru waratsatu al-anbiya (pewaris para nabi). wajar jika guru mendapat reward dan reply yang sesuai. Selain itu, guru profesional harus memiliki kemampuan intelektual, mengangkat nilai-nilai moral yang mutlak harus dimiliki oleh guru profesional, yaitu keikhlasan dan kerendahan hati. Sedangkan kelemahan hadits-hadits tarbawi tentang guru dalam riwayat di atas berkaitan dengan profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam, tampak pada rincian karakteristik seorang guru.Kata Kunci: guru professional, hadits tarbawi
Title: GURU PROFESSIONAL DALAM PERSPEKTIF HADITS TARBAWI (TELAAH DALAM KITAB SUNAN AT-TURMUDZI KARYA SYEKH ABU ISA MUHAMMAD IBNU ISA IBNU SAURAH)
Description:
This paper examines the teacher figure and the concept of teachers according to Sunan At Tarmidzi in relation to the professionalism of Islamic Religious Education teachers in formal schools.
This study aims to get an overview of the teacher's figure through the study of the hadith tarbawi as well as to get an explanation of the concept of the teacher and to prove the strengths and weaknesses of the tarbawi hadith in relation to the professionalism of the Islamic Religious Education teachers.
The method used in this study is to use the library research model (literature study), content review and data analysis with the object of study which contains tarbawi hadiths about the figure of a teacher and its role.
The results of this study explain that At-Tirmidzi calls teachers waratsatu al-anbiya (heirs of the prophets).
it is natural that the teacher gets an appropriate reward and reply.
In addition, professional teachers must have intellectual abilities, lifting moral values that are absolutely must be owned by professional teachers, namely sincerity and humility.
While the weaknesses of the tarbawi hadiths about teachers in the above history are related to the professionalism of Islamic Religious Education teachers, it appears in the details on the characteristics of a teacher.
Keywords: professional teacher, Hadits Tarbawi AbstrakTulisan ini mengkaji sosok guru dan konsep guru menurut Sunan At Tarmidzi dalam kaitannya dengan profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam di sekolah formal.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang sosok guru melalui kajian tarbawi hadits serta untuk mendapatkan penjelasan tentang konsep guru dan untuk membuktikan kelebihan dan kekurangan hadits tarbawi dalam kaitannya dengan profesionalisme umat Islam.
guru Pendidikan Agama.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan model penelitian kepustakaan (literature study), telaah isi dan analisis data dengan objek kajian yang memuat hadits-hadits tarbawi tentang sosok guru dan perannya.
Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa At-Tirmidzi menyebut guru waratsatu al-anbiya (pewaris para nabi).
wajar jika guru mendapat reward dan reply yang sesuai.
Selain itu, guru profesional harus memiliki kemampuan intelektual, mengangkat nilai-nilai moral yang mutlak harus dimiliki oleh guru profesional, yaitu keikhlasan dan kerendahan hati.
Sedangkan kelemahan hadits-hadits tarbawi tentang guru dalam riwayat di atas berkaitan dengan profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam, tampak pada rincian karakteristik seorang guru.
Kata Kunci: guru professional, hadits tarbawi.
Related Results
STUDI KOMPARASI ANTARA BAB NAWAQID AL-WUDU DI KITAB AL-MUHARRAR FI AL-HADITH DENGAN BAB NAWAQID AL-WUDU DI KITAB BULUGHUL MARAM MIN ADILLAT AL-AHKAM
STUDI KOMPARASI ANTARA BAB NAWAQID AL-WUDU DI KITAB AL-MUHARRAR FI AL-HADITH DENGAN BAB NAWAQID AL-WUDU DI KITAB BULUGHUL MARAM MIN ADILLAT AL-AHKAM
Buku-buku hadits ahkam mulai muncul pada abad ke enam hijriyah, dan mengalami perkembangan pesat pada abad ketujuh, kedelapan dan kesembilan. Diantara buku-buku tersebut yang terke...
I’LLAH HADIST; POSISI DAN PENGARUHNYA TERHADAP KESHAHIHAN HADIST
I’LLAH HADIST; POSISI DAN PENGARUHNYA TERHADAP KESHAHIHAN HADIST
The study of 'illah hadits is very important because it determines whether a hadits is truly authentic or not. This research aims to delve into the concept of 'illah hadits, its po...
Konsep Dan Peran Kompetensi Kepribadian Guru Menurut Kitab Adab Al-Alim Wa Al-Muta�allim Karya Syaikh Hasyim Asy'ari
Konsep Dan Peran Kompetensi Kepribadian Guru Menurut Kitab Adab Al-Alim Wa Al-Muta�allim Karya Syaikh Hasyim Asy'ari
Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Konsep kompetensi kepribadian guru menurut kitab Adab Al-Alim Wa Al-Muta�allim karya Syaikh Hasyim Asy'ari. (2) Peran guru menurut kit...
Pengaruh Pelajaran Hadits-Hadits Ahkam Pada Kitab Bulughul Maram Terhadap Penguasaan Materi Mahasiswa Ilmu Hadits Stdi Imam Syafi’i Jember
Pengaruh Pelajaran Hadits-Hadits Ahkam Pada Kitab Bulughul Maram Terhadap Penguasaan Materi Mahasiswa Ilmu Hadits Stdi Imam Syafi’i Jember
Hadits adalah setiap apapun yang disandarkan kepada Nabi Muhammad Shollallahu alaihi wasallam baik perkataan, perbuatan, keputusan, ataupun sifat. Kitab Bulughul Maram merupakan ru...
PENETAPAN KANON KITAB SUCI PERJANJIAN LAMA DALAM GEREJA KATOLIK
PENETAPAN KANON KITAB SUCI PERJANJIAN LAMA DALAM GEREJA KATOLIK
Penetapan Kanon Kitab Suci Perjanjian Lama dalam Gereja Katolik merupakan sebuah proses panjang dan kompleks yang bertujuan untuk menentukan kitab-kitab mana yang secara sah diakui...
METODE MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MENDAIFKAN HADIS: TELAAH KITAB DAIF SUNAN ABU DAUD
METODE MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MENDAIFKAN HADIS: TELAAH KITAB DAIF SUNAN ABU DAUD
Sunan Abu Dawud merupakan salah satu dari enam kitab hadis utama dalam tradisi hadis Sunni. Kitab ini disusun oleh Imam Abu Dawud Sulaiman bin al-Ash'ath al-Sijistani pada abad ke-...
Kritik Sanad terhadap Hadits Larangan Tertawa
Kritik Sanad terhadap Hadits Larangan Tertawa
Disuatu perkumpulan atau pertemuan dalam hubungan sosial, tertawa banyak dijumpai. Dikarenakan manusia memiliki kecenderungan terhadap kesenangan dan kebahagiaan, hal tersebut mamp...
Interpretasi Akad Ba’i Muzayadah terhadap Hadits Larangan Transaksi di atas Transaksi Saudaranya Perspektif Abu Ubaid Al-Qasim
Interpretasi Akad Ba’i Muzayadah terhadap Hadits Larangan Transaksi di atas Transaksi Saudaranya Perspektif Abu Ubaid Al-Qasim
Abstract. This study discusses the interpretation of the contract of ba’i muzayadah in relation to the hadith prohibiting transactions over one's brother’s transaction from the per...

