Javascript must be enabled to continue!
Kombinasi Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera) dan Kulit Pisang Kepok (Musa acuminata X Balbiana) sebagai Bioadsorben Air yang Mengandung Larutan Pb dan Larutan Cd
View through CrossRef
Di beberapa wilayah di Indonesia, air yang dikonsumsi oleh masyarakat telah terkontaminasi logam berbahaya seperti Pb dan Cd yang berasal dari berbagai sumber akibat penggunaan agrokimia yang berlebihan dan limbah industri. Hal ini tentu sangat berbahaya karena kualitas air sangat penting bagi kesehatan manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kombinasi ekstrak biji kelor dan kulit pisang kepok dalam menurunkan kadar Pb dan Cd untuk membantu mengatasi sejumlah permasalahan pencemaran air akibat logam berbahaya. Percobaan dilakukan dengan mengombinasikan biji kelor dan kulit pisang kepok menggunakan teknik koagulasi dan flokulasi. Proses percobaan dilakukan dengan berbagai tahap yaitu pertama, membuat arang kulit pisang kepok yang diaktivasi menggunakan larutan H2SO4. Kedua, membuat serbuk biji kelor kemudian melakukan proses penjernihan dengan mengombinasikan dua bahan alami tersebut kemudian diaduk pada suhu ruang selama 60 menit dan pengendapan selama 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan penurunan kadar konsentrasi Pb dan Cd setelah penggunaan bioadsorben. Penurunan timbal (Pb) pada gelas sampel 1 sebanyak 13,1596 mg/L dan gelas sampel 2 sebanyak 4,4398 mg/L. Penurunan kadar cadmium pada gelas sampel 1 sebanyak 2,659 mg/L dan pada gelas sampel 2 sebanyak 5,285 mg/L. Kombinasi ekstrak biji kelor dan kulit pisang kepok memberikan efisiensi pengurangan konsentrasi Pb dan Cd yang lebih tinggi dibandingkan dengan penggunaan masing-masing bahan secara terpisah. Kesimpulannya, kombinasi ekstrak biji kelor dan kulit pisang kepok efektif dalam mengurangi kontaminan logam berat seperti Pb dan Cd.
Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
Title: Kombinasi Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera) dan Kulit Pisang Kepok (Musa acuminata X Balbiana) sebagai Bioadsorben Air yang Mengandung Larutan Pb dan Larutan Cd
Description:
Di beberapa wilayah di Indonesia, air yang dikonsumsi oleh masyarakat telah terkontaminasi logam berbahaya seperti Pb dan Cd yang berasal dari berbagai sumber akibat penggunaan agrokimia yang berlebihan dan limbah industri.
Hal ini tentu sangat berbahaya karena kualitas air sangat penting bagi kesehatan manusia.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kombinasi ekstrak biji kelor dan kulit pisang kepok dalam menurunkan kadar Pb dan Cd untuk membantu mengatasi sejumlah permasalahan pencemaran air akibat logam berbahaya.
Percobaan dilakukan dengan mengombinasikan biji kelor dan kulit pisang kepok menggunakan teknik koagulasi dan flokulasi.
Proses percobaan dilakukan dengan berbagai tahap yaitu pertama, membuat arang kulit pisang kepok yang diaktivasi menggunakan larutan H2SO4.
Kedua, membuat serbuk biji kelor kemudian melakukan proses penjernihan dengan mengombinasikan dua bahan alami tersebut kemudian diaduk pada suhu ruang selama 60 menit dan pengendapan selama 30 menit.
Hasil penelitian menunjukkan penurunan kadar konsentrasi Pb dan Cd setelah penggunaan bioadsorben.
Penurunan timbal (Pb) pada gelas sampel 1 sebanyak 13,1596 mg/L dan gelas sampel 2 sebanyak 4,4398 mg/L.
Penurunan kadar cadmium pada gelas sampel 1 sebanyak 2,659 mg/L dan pada gelas sampel 2 sebanyak 5,285 mg/L.
Kombinasi ekstrak biji kelor dan kulit pisang kepok memberikan efisiensi pengurangan konsentrasi Pb dan Cd yang lebih tinggi dibandingkan dengan penggunaan masing-masing bahan secara terpisah.
Kesimpulannya, kombinasi ekstrak biji kelor dan kulit pisang kepok efektif dalam mengurangi kontaminan logam berat seperti Pb dan Cd.
Related Results
Studi Literatur Aktivitas Antibakteri Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera (Lam.)) terhadap Bakteri Patogen pada Saluran Cerna
Studi Literatur Aktivitas Antibakteri Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera (Lam.)) terhadap Bakteri Patogen pada Saluran Cerna
Abstract. The gastrointestinal tract infection is a disease that often occurs in Indonesia. This disease caused by pathogenic bacteria such as Staphylococcus aureus, Escherichia co...
Pemanfaatan Kulit Pisang (Musa paradisiaca) Menjadi Donat Tinggi Kalsium
Pemanfaatan Kulit Pisang (Musa paradisiaca) Menjadi Donat Tinggi Kalsium
Tujuan dari penelitian ini adalah: memanfaatkan limbah kulit pisang menjadi salah satu produk pangan tinggi kalsium yaitu berupa donat dan mengetahui formulasi tepung terigu : kuli...
Daya Terima Panelis dan Karakterisasi Selai Kulit Pisang Kepok dengan Penambahan Pisang Ambon
Daya Terima Panelis dan Karakterisasi Selai Kulit Pisang Kepok dengan Penambahan Pisang Ambon
Kulit pisang kepok (Musa paradisiaca forma typical) merupakan hasil samping dari pisang kepok yang digunakan oleh industri pangan. Saat ini kulit pisang kepok belum banyak dimanfaa...
EKSTRAKSI PEKTIN DARI KULIT PISANG KEPOK (Musa balbisiana Colla), PISANG AMBON (Musa acuminata Colla), DAN PISANG EMAS (Musa x paradisiaca L)
EKSTRAKSI PEKTIN DARI KULIT PISANG KEPOK (Musa balbisiana Colla), PISANG AMBON (Musa acuminata Colla), DAN PISANG EMAS (Musa x paradisiaca L)
Telah dilakukan penelitian tentang “Ekstraksi Pektin dari Kulit Pisang Kepok (Musa balbisiana Colla), Pisang Ambon (Musa acuminata Colla) Dan Pisang Emas (Musa x paradisiaca L)” ya...
Pemanfaatan Kulit Pisang Raja Sebagai Bahan Pembuatan Pelet
Pemanfaatan Kulit Pisang Raja Sebagai Bahan Pembuatan Pelet
Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit pisang Raja sebagai bahan pembuatan pellet dan mengetahui bagaimana cara pembuatan pellet kulit pisang raja dan untuk menge...
Uji Aktivitas Antibakteri Nanoemulsi Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa Oleiferea Lam. L)
Uji Aktivitas Antibakteri Nanoemulsi Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa Oleiferea Lam. L)
Daun kelor (Moringa oleifera L.) banyak ditanam di daerah tropis dan subtropis seperti Indonesia. Daun kelor mengandung senyawa fitokimia aktif yang bersifat antibakteri seperti fl...
Uji Aktivitas Antioksidan Fraksi Etil Asetat Ekstrak Etanol Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.) dengan Metode DPPH
Uji Aktivitas Antioksidan Fraksi Etil Asetat Ekstrak Etanol Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.) dengan Metode DPPH
Kulit pisang kepok kuning (Musa paradisiaca L.) merupakan bagian tanaman pisang yang keberadaannya terabaikan dari pengolahan. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kulit pisang ...
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat antioksidatif ekstrak teh (Camellia sinensis Linn.) jenis teh hijau, teh hitam, teh oolong dan teh putih dengan pengeringan beku (Fr...

