Javascript must be enabled to continue!
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik di Kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Kuta Utara
View through CrossRef
Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick. Desain penelitian ini terdiri dari 2 siklus dengan subjek penelitian adalah peserta didik di kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Kuta Utara sebanyak 45 peserta didik pada tahun ajaran 2022/2023. Tahapan penelitian pada setiap siklusnya terdiri dari perencanan (planning), pelaksanaan Tindakan (action), pengamatan tindakan (observation), dan refleksi (reflection). Instrumen penelitian yang digunakan yaitu soal-soal pada post-test untuk mengetahui hasil belajar matematika peserta didik. Pada pra siklus rata-rata hasil belajar peserta didik adalah 60,5 dengan 9 orang (20%) yang tuntas dan 36 orang (80%) peserta didik yang belum tuntas. Pada siklus I, rata-rata hasil belajar peserta didik adalah 74,89 dengan 24 orang (53,33%) yang sudah tuntas dan 21 orang (46,67%) yang belum tuntas. Pada siklus II, rata-rata hasil belajar adalah 82,78 dengan 35 orang (77,78%) yang sudah tuntas dan 10 orang (22,22%) yang belum tuntas. Sehingga penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas XI MIPA 3, dengan peningkatan hasil belajar yang terjadi dari pra-siklus ke siklus I adalah 33,33% dan siklus I ke siklus II adalah 24,44%.
Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
Title: Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik di Kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Kuta Utara
Description:
Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick.
Desain penelitian ini terdiri dari 2 siklus dengan subjek penelitian adalah peserta didik di kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Kuta Utara sebanyak 45 peserta didik pada tahun ajaran 2022/2023.
Tahapan penelitian pada setiap siklusnya terdiri dari perencanan (planning), pelaksanaan Tindakan (action), pengamatan tindakan (observation), dan refleksi (reflection).
Instrumen penelitian yang digunakan yaitu soal-soal pada post-test untuk mengetahui hasil belajar matematika peserta didik.
Pada pra siklus rata-rata hasil belajar peserta didik adalah 60,5 dengan 9 orang (20%) yang tuntas dan 36 orang (80%) peserta didik yang belum tuntas.
Pada siklus I, rata-rata hasil belajar peserta didik adalah 74,89 dengan 24 orang (53,33%) yang sudah tuntas dan 21 orang (46,67%) yang belum tuntas.
Pada siklus II, rata-rata hasil belajar adalah 82,78 dengan 35 orang (77,78%) yang sudah tuntas dan 10 orang (22,22%) yang belum tuntas.
Sehingga penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas XI MIPA 3, dengan peningkatan hasil belajar yang terjadi dari pra-siklus ke siklus I adalah 33,33% dan siklus I ke siklus II adalah 24,44%.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Peseta Didik Kelas VIII MTs Madani
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Peseta Didik Kelas VIII MTs Madani
Rendahnya hasil belajar matematika peserta didik dalam pembelajaran matematika menjadi salah satu masalah besar dalam pendidikan saat ini. Oleh karena itu, pendidik telah melakukan...
Meningkatkan Keterampilan Paribasa Bali Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad (Student Teams Achevement Division)
Meningkatkan Keterampilan Paribasa Bali Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad (Student Teams Achevement Division)
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam pembelajaran paribasa Bali siswa ...
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SMP DWIJENDRA DENPASAR
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SMP DWIJENDRA DENPASAR
Pembelajaran yang berkualitas dan menyenangkan di sekolah merupakan suatu proses yang sangat penting untuk menciptakan suasana nyaman dalam menjalankan kegiatan pembelajaran bersam...
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournaments) pada Peserta Didik Kelas III SD
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournaments) pada Peserta Didik Kelas III SD
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya hasil belajar matematika kelas III di SDN Pajang 3 Surakarta. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningk...
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Motivasi belajar matematika merupakan elemen penting dalam pembelajaran matematika. Motivasi belajar matematika siswa berbeda-beda dalam hal tingkat motivasi dan jenis motivasinya....
Meningkatkan Prestasi Belajar pada Materi Dimensi Tiga Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif bagi Siswa Kelas XII IPS 2
Meningkatkan Prestasi Belajar pada Materi Dimensi Tiga Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif bagi Siswa Kelas XII IPS 2
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar materi dimensi tiga dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Numbered Heads Together) siswa kelas XII...
PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK
PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK
Memetakan gaya belajar peserta didik perlu dilakukan oleh guru. Setiap peserta didik memiliki kelebihan dan kekurangan, serta preferensi bagaimana sebuah informasi diproses berbeda...

