Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Pemberian Gel Teripang Emas Terhadap Jumlah Osteoklas di Daerah Tekana Pada Remodeling Tulang Pergerakan Gigi Ortodonti

View through CrossRef
<p><strong>L</strong><strong>ata</strong><strong>r Belakang:  </strong>Perawatan  ortodonti  membutuhkan  waktu yang lama untuk terjadinya  pergerakan  gigi dan remodeling  tulang. Teripang emas memiliki berbagai kandungan  seperti EPA-DHA,  kalsium, magnesium,  flavonoid,  dan triterpenoid  yang mungkin dapat menurunkan jumlah  osteoklas.  Penelitian  teripang  emas  terhadap  osteoklas  pada  remodeling  tulang  belum  pernah  diteliti.  <strong>Tujuan:  </strong>Penelitian  ini bertujuan untuk membuktikan  pengaruh gel teripang emas terhadap jumlah osteoklas di daerah tekanan pada remodeling  tulang pergerakan gigi ortodontik. <strong>Metode: </strong>Empat puluh delapan <em>Cavia cobaya </em>jantan dibagi dalam delapan kelompok. (K1) dan (K3) kontrol negatif selama 6 dan 14 hari. (K2) dan (K4) kontrol positif selama 6 dan 14 hari dengan pemberian karet separator dan gel NaCMC. (P1), (P3) dan (P2), (P4) diberi perlakuan  selama 6 dan 14 hari dengan  pemberian  karet separator  dan gel teripang  emas 3% dan 3,5%. Hasil data yang diperoleh osteoklas dihitung dengan preparat histologi dengan pewarnaan  HE dan dilihat menggunakan  mikroskop  cahaya dengan pembesaran  400x, lalu dianalisis  dengan uji ANOVA  dan dilanjutkan  dengan uji LSD. Hasil penelitian:  Pada analisis deskriptif  rata-rata pada kelompok  K1, K2, K3, K4, P1, P2, P3, and P4 are (3,33  ±  1,211), (10,67 ±  1,211), (8,33  ±  0,816), (4,33  ±  1,211), (3  ±  0,894), (14,3 ± 1,633), (9,33  ±</p><p>1,366),  and  (12,67  ±   2,338<em>)</em>Uji  ANOVA  menunjukkan  adanya  perbedaan  bermakna  pada  jumlah  osteoklas.  Uji  LSD  memperlihatkan perbedaan  bermakna  pada jumlah osteoklas pada semua kelompok.  <strong>Kesimpulan</strong>:  Gel teripang emas dengan konsentrasi  3,5% lebih efektif pada  hari  ke  6,  dan  konsentrasi  gel  teripang  emas  3%  lebih  efektif  pada  hari  ke-14  menurunkan  jumlah  osteoklas  di  daerah  tekanan remodeling tulang pergerakan gigi ortodonti.</p>
Title: Pengaruh Pemberian Gel Teripang Emas Terhadap Jumlah Osteoklas di Daerah Tekana Pada Remodeling Tulang Pergerakan Gigi Ortodonti
Description:
<p><strong>L</strong><strong>ata</strong><strong>r Belakang:  </strong>Perawatan  ortodonti  membutuhkan  waktu yang lama untuk terjadinya  pergerakan  gigi dan remodeling  tulang.
Teripang emas memiliki berbagai kandungan  seperti EPA-DHA,  kalsium, magnesium,  flavonoid,  dan triterpenoid  yang mungkin dapat menurunkan jumlah  osteoklas.
 Penelitian  teripang  emas  terhadap  osteoklas  pada  remodeling  tulang  belum  pernah  diteliti.
 <strong>Tujuan:  </strong>Penelitian  ini bertujuan untuk membuktikan  pengaruh gel teripang emas terhadap jumlah osteoklas di daerah tekanan pada remodeling  tulang pergerakan gigi ortodontik.
<strong>Metode: </strong>Empat puluh delapan <em>Cavia cobaya </em>jantan dibagi dalam delapan kelompok.
(K1) dan (K3) kontrol negatif selama 6 dan 14 hari.
(K2) dan (K4) kontrol positif selama 6 dan 14 hari dengan pemberian karet separator dan gel NaCMC.
(P1), (P3) dan (P2), (P4) diberi perlakuan  selama 6 dan 14 hari dengan  pemberian  karet separator  dan gel teripang  emas 3% dan 3,5%.
Hasil data yang diperoleh osteoklas dihitung dengan preparat histologi dengan pewarnaan  HE dan dilihat menggunakan  mikroskop  cahaya dengan pembesaran  400x, lalu dianalisis  dengan uji ANOVA  dan dilanjutkan  dengan uji LSD.
Hasil penelitian:  Pada analisis deskriptif  rata-rata pada kelompok  K1, K2, K3, K4, P1, P2, P3, and P4 are (3,33  ±  1,211), (10,67 ±  1,211), (8,33  ±  0,816), (4,33  ±  1,211), (3  ±  0,894), (14,3 ± 1,633), (9,33  ±</p><p>1,366),  and  (12,67  ±   2,338<em>)</em>Uji  ANOVA  menunjukkan  adanya  perbedaan  bermakna  pada  jumlah  osteoklas.
 Uji  LSD  memperlihatkan perbedaan  bermakna  pada jumlah osteoklas pada semua kelompok.
 <strong>Kesimpulan</strong>:  Gel teripang emas dengan konsentrasi  3,5% lebih efektif pada  hari  ke  6,  dan  konsentrasi  gel  teripang  emas  3%  lebih  efektif  pada  hari  ke-14  menurunkan  jumlah  osteoklas  di  daerah  tekanan remodeling tulang pergerakan gigi ortodonti.
</p>.

Related Results

PENGARUH PERAWATAN ORTODONTI DENGAN BEBERAPA JENIS ALAT ORTODONTI TERHADAP PERUBAHAN pH DAN VOLUME SALIVA
PENGARUH PERAWATAN ORTODONTI DENGAN BEBERAPA JENIS ALAT ORTODONTI TERHADAP PERUBAHAN pH DAN VOLUME SALIVA
Saliva merupakan cairan tubuh yang sangat penting dan berperan terhadap integritas mukosa oral. Perawatan ortodonti merupakan suatu tindakan yang dapat mempengaruhi karateristik sa...
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Abstract: Tooth loss can occur due to various causes including caries and periodontal disease. Dental clerkship students are expected to have a good level of understanding of denta...
PERBEDAAN LAJU ALIRAN DAN pH SALIVA PADA PASIEN DENGAN PIRANTI ORTODONTI CEKAT DAN TANPA PIRANTI ORTODONTI PADA MAHASISWA FKG USU
PERBEDAAN LAJU ALIRAN DAN pH SALIVA PADA PASIEN DENGAN PIRANTI ORTODONTI CEKAT DAN TANPA PIRANTI ORTODONTI PADA MAHASISWA FKG USU
Saliva merupakan salah satu komponen penting yang berperan dalam melindungi jaringan di dalam rongga mulut. Namun, setiap individu  memiliki laju aliran dan pH saliva yang berbeda-...
PENGARUH PASTA GIGI PROPOLIS TERHADAP INDEKS PLAK PADA PENGGUNA ORTODONTI CEKAT DI FKG UPDM(B)
PENGARUH PASTA GIGI PROPOLIS TERHADAP INDEKS PLAK PADA PENGGUNA ORTODONTI CEKAT DI FKG UPDM(B)
Latar Belakang :meningkatnya kebutuhan perawatan ortodonti cekat di seluruh dunia. Plak merupakan deposit lunak yang membentuk lapisan biofilm helic dan melekat erat pada permukaan...
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
Riset kesehatan dasar tahun 2007 menyebutkan 72,1% penduduk Indonesia terkena karies gigi. Karies gigi adalah suatu proses patologis jaringan keras gigi (email dan dentin) yang ter...
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP PEMAKAIAN GIGI TIRUAN DI KECAMATAN TONDANO BARAT
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP PEMAKAIAN GIGI TIRUAN DI KECAMATAN TONDANO BARAT
Abstract: Teeth are one of the important components in the mouth that has a function of speech and mastication process. Although the science and technology of dentistry allows prev...
SOSIALISASI TEKNOLOGI FISSION SEBAGAI ALTERNATIF PEMBIAKAN TERIPANG (Holothuria sp) BAGI MASYARAKAT SIMEULUE ACEH
SOSIALISASI TEKNOLOGI FISSION SEBAGAI ALTERNATIF PEMBIAKAN TERIPANG (Holothuria sp) BAGI MASYARAKAT SIMEULUE ACEH
Perairan pulau Simeulue dianugrahi oleh sumberdaya alam yang berlimpah, seperti ikan karang, lobster, teripang dan organisme akuatik lainnya. Organisme akuatik selalu jadi target p...

Back to Top