Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Harmonisasi Falsafah “Noto Roso, Among Roso, Mijil Tresno, Agawe Karyo” Dalam Penerapan Good Goverment Governance

View through CrossRef
Mengharmonisasikan nilai falsafah Jawa yaitu “Noto Roso, Among Roso, Mijil Tresno, Agawe Karyo” dalam membangun sebuah konsep holistik dari penerapan Good Goverment Governance (GGG) di lingkungan pemerintah merupakan tujuan utama dibuatnya tulisan ini. Saat ini, penerapan GGG di lingkungan pemerintah masih banyak ditemukan beberapa permasalahan seperti fraud (kecurangan) dan kebocoran dalam pengelolaan anggaran dan akuntansi yang mana kedua hal tersebut merupakan produk utama dari GGG. Hal ini terjadi karena kurangnya profesionalitas aparatur pemerintah dan mungkin juga disebabkan karena nilai-nilai yang terkandung dalam konsep GGG tersebut menghilangkan nilai-nilai budaya yang selama ini telah melekat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan konsep holistik dari GGG yang berkolaborasi dengan prinsip-prinsip dalam falsafah Jawa. Konsep holistik menjadi penting sebagai pendekatan dalam penelitian ini untuk merumuskan bagaimana GGG dapat diterapkan dengan baik di lingkungan pemerintah yang diharmonisasikan dengan nilai-nilai dari falsafah Jawa. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat mengubah pola pikir para pegawai pemerintah sehingga dapat menerapkan prinsip-prinsip yang terkandung dalam nilai-nilai falsafah Jawa tersebut. Tujuannya tidak lain adalah agar mereka mampu bersinergi dalam membangun bangsa dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Title: Harmonisasi Falsafah “Noto Roso, Among Roso, Mijil Tresno, Agawe Karyo” Dalam Penerapan Good Goverment Governance
Description:
Mengharmonisasikan nilai falsafah Jawa yaitu “Noto Roso, Among Roso, Mijil Tresno, Agawe Karyo” dalam membangun sebuah konsep holistik dari penerapan Good Goverment Governance (GGG) di lingkungan pemerintah merupakan tujuan utama dibuatnya tulisan ini.
Saat ini, penerapan GGG di lingkungan pemerintah masih banyak ditemukan beberapa permasalahan seperti fraud (kecurangan) dan kebocoran dalam pengelolaan anggaran dan akuntansi yang mana kedua hal tersebut merupakan produk utama dari GGG.
Hal ini terjadi karena kurangnya profesionalitas aparatur pemerintah dan mungkin juga disebabkan karena nilai-nilai yang terkandung dalam konsep GGG tersebut menghilangkan nilai-nilai budaya yang selama ini telah melekat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan konsep holistik dari GGG yang berkolaborasi dengan prinsip-prinsip dalam falsafah Jawa.
Konsep holistik menjadi penting sebagai pendekatan dalam penelitian ini untuk merumuskan bagaimana GGG dapat diterapkan dengan baik di lingkungan pemerintah yang diharmonisasikan dengan nilai-nilai dari falsafah Jawa.
Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat mengubah pola pikir para pegawai pemerintah sehingga dapat menerapkan prinsip-prinsip yang terkandung dalam nilai-nilai falsafah Jawa tersebut.
Tujuannya tidak lain adalah agar mereka mampu bersinergi dalam membangun bangsa dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Related Results

KOMUNIKASI INTERPERSONAL TRESNO RIADI DALAM GRUP BAND TIPE-X (STUDI DESKRIPTIF GAYA KOMUNIKASI INTERPERSONAL TRESNO RIADI)
KOMUNIKASI INTERPERSONAL TRESNO RIADI DALAM GRUP BAND TIPE-X (STUDI DESKRIPTIF GAYA KOMUNIKASI INTERPERSONAL TRESNO RIADI)
Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan komunikasi intetrpersonal yang diterapkan oleh Tresno Riadi dalam grup band Tipe-X. Landasan teori penelitian ini adalah model komunikasi i...
Factors Affecting Financial Performance Of District/City Local Government Of Yogyakarta
Factors Affecting Financial Performance Of District/City Local Government Of Yogyakarta
The  research aims to find out factors of financial performance of local goverment regencies or city in Yogyakarta. Independent variabel are wealth of local goverment, dependence w...
Makna Falsafah Budaya Tallu Lolona
Makna Falsafah Budaya Tallu Lolona
Kebudayaan merupakan hakikat hidup manusia. Karena itu manusia sering disebut makhluk berbudaya karena berbudaya adalah tugas dari Allah. Manusia sebagai makhluk yang memiliki akal...
Analisis Penerapan Good Corporate Governance dalam Kaitannya dengan Kinerja Karyawan
Analisis Penerapan Good Corporate Governance dalam Kaitannya dengan Kinerja Karyawan
Abstract. Employee performance is a form of an employee's success in achieving the strategic goals that have been set with the expected behavior. One of the factors that can affect...
BAKDO NYEPI BENTUK POLA KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI DUKUH MUNGGUR DESA KEMBANGSARI KECAMATAN MUSUK KABUPATEN BOYOLALI
BAKDO NYEPI BENTUK POLA KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI DUKUH MUNGGUR DESA KEMBANGSARI KECAMATAN MUSUK KABUPATEN BOYOLALI
Bakdo Nyepi secara umum adalah tradisi saling kunjung mengunjungi antar umat beragama. Tradisi ini dilaksanakan setahun sekali dua hari setelah umat Hindu melakukan Catur Brata Pen...
Impact of Good Governance on Social and Economic Development in Rwanda
Impact of Good Governance on Social and Economic Development in Rwanda
The purpose of this study was assessed the impact of good governance on social and economic development in Rwanda. The specific objectives:  To determine the impact of good governa...
Refleksi Etnografi Filsafat Jawa "Rukun Agawe Santosa" Dalam Praktik Akuntansi Koperasi PPKDY
Refleksi Etnografi Filsafat Jawa "Rukun Agawe Santosa" Dalam Praktik Akuntansi Koperasi PPKDY
Kajian penelitian ini bertujuan menganalisis refleksi filsafat Jawa "Rukun Agawe Santosa, Crah Agawe Bubrah" dalam praktik akuntansi pada Koperasi Perserikatan Peternak Kambing dan...

Back to Top