Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Determinan Intensi Whistleblowing: Persepsi dukungan organisasi sebagai variabel moderasi

View through CrossRef
Penipuan adalah masalah global yang mempengaruhi semua organisasi di seluruh dunia. Hasil survey ACFE Indonesia menunjukkan bahwa di Indonesia Fraud yang paling banyak terjadi adalah melalui whistleblowing. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi seseorang untuk melakukan whistleblowing. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh sikap, norma subyektif, persepsi kontrol perilaku, dan persepsi kepemimpinan otentik terhadap whistleblowing dan untuk menguji peran persepsi dukungan organisasional dalam memoderasi interaksi tersebut. Sampel yang digunakan adalah ASN di Pemerintah Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan purposive sampling untuk pemilihan responden. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Berdasarkan proses penyebaran kuesioner, jumlah sampel adalah 449 responden. Selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis dalam penelitian ini dengan menggunakan software WarpPLS 7.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap, norma subjektif dan perceived authentic leadership berpengaruh positif terhadap intensi internal whistleblowing. Sementara itu, perceived behavioral control tidak berpengaruh terhadap intention internal whistleblowing. Persepsi dukungan organisasi dapat melemahkan pengaruh sikap, persepsi kontrol perilaku dan persepsi kepemimpinan autentik terhadap niat whistleblowing internal dan tidak dapat memoderasi norma subjektif niat whistleblowing internal.
Title: Determinan Intensi Whistleblowing: Persepsi dukungan organisasi sebagai variabel moderasi
Description:
Penipuan adalah masalah global yang mempengaruhi semua organisasi di seluruh dunia.
Hasil survey ACFE Indonesia menunjukkan bahwa di Indonesia Fraud yang paling banyak terjadi adalah melalui whistleblowing.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi seseorang untuk melakukan whistleblowing.
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh sikap, norma subyektif, persepsi kontrol perilaku, dan persepsi kepemimpinan otentik terhadap whistleblowing dan untuk menguji peran persepsi dukungan organisasional dalam memoderasi interaksi tersebut.
Sampel yang digunakan adalah ASN di Pemerintah Kabupaten Tegal.
Penelitian ini menggunakan purposive sampling untuk pemilihan responden.
Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer.
Berdasarkan proses penyebaran kuesioner, jumlah sampel adalah 449 responden.
Selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis dalam penelitian ini dengan menggunakan software WarpPLS 7.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap, norma subjektif dan perceived authentic leadership berpengaruh positif terhadap intensi internal whistleblowing.
Sementara itu, perceived behavioral control tidak berpengaruh terhadap intention internal whistleblowing.
Persepsi dukungan organisasi dapat melemahkan pengaruh sikap, persepsi kontrol perilaku dan persepsi kepemimpinan autentik terhadap niat whistleblowing internal dan tidak dapat memoderasi norma subjektif niat whistleblowing internal.

Related Results

Factors Influencing Intention in Implementing an External Whistleblowing System
Factors Influencing Intention in Implementing an External Whistleblowing System
This studies goals to research and decide the simultaneous and partial affect of Instrumental, Affective, Self-Efficacy, Perceived Controllability, and Independence Commitment on E...
PERAN PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI TERHADAP KESIAPAN MENGHADAPI PERUBAHAN DENGAN MODAL PSIKOLOGIS SEBAGAI MEDIATOR
PERAN PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI TERHADAP KESIAPAN MENGHADAPI PERUBAHAN DENGAN MODAL PSIKOLOGIS SEBAGAI MEDIATOR
Change is a necessity because no one can reject or avoid change. This can also happen in organizations, so it is important to be able to see a person's readiness in dealing with ch...
Pengaruh Dukungan Universitas Dan Sikap Proaktif Terhadap Intensi Kewirausahaan Mahasiswa Di Jakarta.
Pengaruh Dukungan Universitas Dan Sikap Proaktif Terhadap Intensi Kewirausahaan Mahasiswa Di Jakarta.
The purpose of this study is to examine whether 1) educational support has significant influences on entrepreneurial intentions. 2) concept development support has significant infl...
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP PERAN AYAH DENGAN INTENSI MEROKOK PADA SISWA SMP FRANSISKUS SEMARANG
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP PERAN AYAH DENGAN INTENSI MEROKOK PADA SISWA SMP FRANSISKUS SEMARANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap peran ayah dengan intensi merokok pada siswa SMP Fransiskus Semarang. Populasi dalam penelitian ini seba...
Pengaruh Sikap, Norma, Persepsi Kontrol Perilaku, Kewajiban Moral, Dan Religiusitas Terhadap Intensi Whistleblowing
Pengaruh Sikap, Norma, Persepsi Kontrol Perilaku, Kewajiban Moral, Dan Religiusitas Terhadap Intensi Whistleblowing
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh sikap, norma, persepsi kontrol perilaku, kewajiban moral, dan religiusitas terhadap intensi whistleblowing. Metode pengumpulan data ...
The Role of the Whistle-Blowing System in Relation to Other Objection making Systems in Japan
The Role of the Whistle-Blowing System in Relation to Other Objection making Systems in Japan
Whistleblowing systems in local Japanese governments represent a relatively new addition to the country’s administrative framework. Originally designed as a general system applicab...
Empowering Whistleblowing Policy within Public Listed Companies: Current Practice in Malaysia
Empowering Whistleblowing Policy within Public Listed Companies: Current Practice in Malaysia
Whistleblowing is an act of disclosing any unethical or questionable act within an organization by disclosing them to individuals, the public or authorities that could influence th...

Back to Top