Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengembangan Instrumen Diagnostik Three Tier Test pada Materi Pecahan Kelas VII

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen diagnostik three tier test untuk materi pecahan kelas VII yang layak dan valid, mengetahui kelayakan instrumen tersebut berdasarkan validitas, reliabilitas, dan taraf kesukaran, serta mengungkap miskonsepsi yang dialami oleh peserta didik kelas VII pada materi bilangan pecahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Subjek penelitian dari uji coba tes esai, tes pilihan ganda beralasan terbuka, hingga penerapan instrumen three tier test akan diuji pada peserta didik kelas VII. Prosedur penelitian dimulai dengan studi pendahuluan, perancangan draft  produk, hingga pengembangan produk dilanjutkan dengan analisis three tier test dari segi validitas, reliabilitas, dan tingkat kesukaran lalu analisis dan interpretasi miskonsepsi dari hasil three tier test. Hasil penelitian diperoleh (1) instrumen diagnostik three tier test yang digunakan untuk mengidentifikasi miskonsepsi pada materi bilangan pecahan dikembangkan melalui tahapan studi pendahuluan, perancangan tes essay, perancangan tes pilihan ganda, hingga three tier test; (2) three tier test yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, reliabel, dan dengan taraf kesukaran 6,7% mudah, 26,7% sedang, dan 66,6% sukar; (3) peserta didik mengalami miskonsepsi pada indikator menjelaskan definisi pecahan, membandingkan dan mengurutkan bilangan pecahan, dan menghitung operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan pecahan.Kata kunci: three tier test, miskonsepsi, instrumen, diagnostik. This study aims to produce a three tier diagnostic test instrument of fraction topic for grade VII that feasible and valid, determine the feasibility of the instrument based on validity, reliability, and degree of difficulty, and reveal the misconceptions experienced by class VII students on fraction topic. This type of research is research and development. Research subjects from essay test trials, open-reasoned multiple choice tests, until the application of the three tier test instruments will be tested on students of class VII. The research procedure starts with a preliminary study, drafting a product, until product development is continued with the analysis of three tier tests in terms of validity, reliability, and the level of difficulty and analysis and interpretation of misconceptions from the results of the three tier test. The results of the study were obtained (1) the three tier test diagnostic instruments used to identify misconceptions in fraction number material were developed through preliminary study stages, designing essay tests, designing multiple choice tests, up to three tier tests; (2) the three tier tests developed meet the criteria of valid, reliable, and with a difficulty level of 6.7% easy, 26.7% medium, and 66.6% difficult; (3) students experience misconceptions on indicators explaining fraction definitions, comparing fractions of numbers, and calculating addition, subtraction, multiplication, and fraction division operations.Keywords: three tier test, misconception, instrument, diagnostic
Title: Pengembangan Instrumen Diagnostik Three Tier Test pada Materi Pecahan Kelas VII
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen diagnostik three tier test untuk materi pecahan kelas VII yang layak dan valid, mengetahui kelayakan instrumen tersebut berdasarkan validitas, reliabilitas, dan taraf kesukaran, serta mengungkap miskonsepsi yang dialami oleh peserta didik kelas VII pada materi bilangan pecahan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan.
Subjek penelitian dari uji coba tes esai, tes pilihan ganda beralasan terbuka, hingga penerapan instrumen three tier test akan diuji pada peserta didik kelas VII.
Prosedur penelitian dimulai dengan studi pendahuluan, perancangan draft  produk, hingga pengembangan produk dilanjutkan dengan analisis three tier test dari segi validitas, reliabilitas, dan tingkat kesukaran lalu analisis dan interpretasi miskonsepsi dari hasil three tier test.
Hasil penelitian diperoleh (1) instrumen diagnostik three tier test yang digunakan untuk mengidentifikasi miskonsepsi pada materi bilangan pecahan dikembangkan melalui tahapan studi pendahuluan, perancangan tes essay, perancangan tes pilihan ganda, hingga three tier test; (2) three tier test yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, reliabel, dan dengan taraf kesukaran 6,7% mudah, 26,7% sedang, dan 66,6% sukar; (3) peserta didik mengalami miskonsepsi pada indikator menjelaskan definisi pecahan, membandingkan dan mengurutkan bilangan pecahan, dan menghitung operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan pecahan.
Kata kunci: three tier test, miskonsepsi, instrumen, diagnostik.
 This study aims to produce a three tier diagnostic test instrument of fraction topic for grade VII that feasible and valid, determine the feasibility of the instrument based on validity, reliability, and degree of difficulty, and reveal the misconceptions experienced by class VII students on fraction topic.
This type of research is research and development.
Research subjects from essay test trials, open-reasoned multiple choice tests, until the application of the three tier test instruments will be tested on students of class VII.
The research procedure starts with a preliminary study, drafting a product, until product development is continued with the analysis of three tier tests in terms of validity, reliability, and the level of difficulty and analysis and interpretation of misconceptions from the results of the three tier test.
The results of the study were obtained (1) the three tier test diagnostic instruments used to identify misconceptions in fraction number material were developed through preliminary study stages, designing essay tests, designing multiple choice tests, up to three tier tests; (2) the three tier tests developed meet the criteria of valid, reliable, and with a difficulty level of 6.
7% easy, 26.
7% medium, and 66.
6% difficult; (3) students experience misconceptions on indicators explaining fraction definitions, comparing fractions of numbers, and calculating addition, subtraction, multiplication, and fraction division operations.
Keywords: three tier test, misconception, instrument, diagnostic.

Related Results

The concept understanding of students in Mappi concerning fractional operation in the matriculation program 2018/2019
The concept understanding of students in Mappi concerning fractional operation in the matriculation program 2018/2019
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman konsep tentang operasi pecahan mahasiswa Mappi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subjek penelitian adalah...
Pengaruh Media Pembelajaran Blok Pecahan Terhadap Kemampuan Representasi Matematis Siswa Kelas III SDN 1 Tenjonagara
Pengaruh Media Pembelajaran Blok Pecahan Terhadap Kemampuan Representasi Matematis Siswa Kelas III SDN 1 Tenjonagara
Pada proses pembelajaran masih banyak siswa yang kurang tertarik terhadap pembelajaran khususnya pada mata pelajaran matematika, hal ini disebabkan karena guru yang masih menggunak...
Penggunaan Media Pembelajaran e-Learning Berbasis Web untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII
Penggunaan Media Pembelajaran e-Learning Berbasis Web untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan  gambaran hasil pre-test siswa kelas eksperimen dan siswa kelas kontrol pada materi pokok suhu dan perubahannya, (2) mendeskrips...
Analisis Kesalahan Siswa dalam Mengerjakan Soal Perkalian dan Pembagian Pecahan Di Sekolah Dasar
Analisis Kesalahan Siswa dalam Mengerjakan Soal Perkalian dan Pembagian Pecahan Di Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  presentase kesalahan siswa dalam mengerjakan soal materi perkalian dan pembagian pecahan pada siswa kelas IV SD Negeri Tempursari Sleman ...
Analisis Miskonsepsi Peserta didik Sekolah Dasar tentang Materi Pecahan
Analisis Miskonsepsi Peserta didik Sekolah Dasar tentang Materi Pecahan
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengetahuan dan pemahaman Guru Sekolah Dasar pada miskonsepsi yang dialami peserta didik sekolah dasar tentang mata pelajara...
Implemantasi Teori Piaget Menggunakan Puzzle Pada Materi Pecahan Kelas V Sekolah Dasar
Implemantasi Teori Piaget Menggunakan Puzzle Pada Materi Pecahan Kelas V Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk membantu guru memberikan pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif bagi siswa kelas V pada materi pecahan. Metode yang digunakan adalah Observasi ...
PENGGUNAAN ALAT PERAGA BLOK PECAHAN DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SDN INPRES RORE
PENGGUNAAN ALAT PERAGA BLOK PECAHAN DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SDN INPRES RORE
Keberhasilan suatu pembelajaran merupakan tanggung jawab guru karena guru yang bertanggung jawab penuh dalam mengelola pembelajaran di dalam kelas. Oleh...

Back to Top