Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Gambaran Tingkat Pengetahuan Siswa SMAN 1 Tasikmalaya tentang Cara Menyikat Gigi dan Resesi Gingiva

View through CrossRef
Menyikat gigi merupakan suatu tindakan yang bertujuan untuk menghilangkan debris dan plak yang menempel pada permukaan gigi, serta berfungsi sebagai upaya pencegahan terhadap timbulnya penyakit gigi dan kerusakan pada jaringan periodontal. Teknik menyikat gigi harus dilakukan dengan tepat agar dapat memberikan hasil yang efektif. Teknik menyikat gigi yang tidak tepat dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan periodontal, kerusakan gigi paling sering yang disebabkan oleh menyikat gigi yang kurang tepat adalah resesi gingiva. Tujuan penelitian ini mengetahui tingkat pengetahuan siswa-siswi SMAN 1 Tasikmalaya tentang teknik menyikat gigi dan resesi gingiva. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan desain cross sectional. Sampel diambil menggunakan teknik konsekutif. Data diambil menggunakan instrumen kuesioner berisi pertanyaan berbasis pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya didistribusikan pada 100 siswa SMAN 1 Tasikmalaya periode September–November 2023. Pengukuran tingkat pengetahuan dikategorikan berdasarkan baik (>75%), cukup (55–75%), dan kurang (<55%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswa-siswi mengenai teknik menyikat gigi dan resesi gingiva dalam ketegori cukup, yaitu sebesar 61,34%. Pengetahuan siswa mengenai cara menyikat gigi tergolong cukup karena telah diperoleh sejak dini melalui pendidikan dasar, sedangkan pengetahuan tentang resesi gingiva masih kurang karena topik tersebut jarang disosialisasikan dan kurang dikenal oleh siswa-siswi.
Title: Gambaran Tingkat Pengetahuan Siswa SMAN 1 Tasikmalaya tentang Cara Menyikat Gigi dan Resesi Gingiva
Description:
Menyikat gigi merupakan suatu tindakan yang bertujuan untuk menghilangkan debris dan plak yang menempel pada permukaan gigi, serta berfungsi sebagai upaya pencegahan terhadap timbulnya penyakit gigi dan kerusakan pada jaringan periodontal.
Teknik menyikat gigi harus dilakukan dengan tepat agar dapat memberikan hasil yang efektif.
Teknik menyikat gigi yang tidak tepat dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan periodontal, kerusakan gigi paling sering yang disebabkan oleh menyikat gigi yang kurang tepat adalah resesi gingiva.
Tujuan penelitian ini mengetahui tingkat pengetahuan siswa-siswi SMAN 1 Tasikmalaya tentang teknik menyikat gigi dan resesi gingiva.
Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan desain cross sectional.
Sampel diambil menggunakan teknik konsekutif.
Data diambil menggunakan instrumen kuesioner berisi pertanyaan berbasis pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya didistribusikan pada 100 siswa SMAN 1 Tasikmalaya periode September–November 2023.
Pengukuran tingkat pengetahuan dikategorikan berdasarkan baik (>75%), cukup (55–75%), dan kurang (<55%).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswa-siswi mengenai teknik menyikat gigi dan resesi gingiva dalam ketegori cukup, yaitu sebesar 61,34%.
Pengetahuan siswa mengenai cara menyikat gigi tergolong cukup karena telah diperoleh sejak dini melalui pendidikan dasar, sedangkan pengetahuan tentang resesi gingiva masih kurang karena topik tersebut jarang disosialisasikan dan kurang dikenal oleh siswa-siswi.

Related Results

Hubungan Teknik Menyikat Gigi dengan Terjadinya Resesi Gingiva
Hubungan Teknik Menyikat Gigi dengan Terjadinya Resesi Gingiva
Abstract: Success of maintaining dental health through the act of brushing teeth is influenced inter alia by right brushing technique. Moreover, improper brushing technique can cau...
Hubungan Perilaku Menyikat Gigi dengan Kejadian Abrasi Gigi
Hubungan Perilaku Menyikat Gigi dengan Kejadian Abrasi Gigi
Abstract: Tooth abrasion is the loss of tooth structure resulting from clinically abnormal mechanical wear with further risk of fracture in the cervical region of the tooth. Tooth ...
GAMBARAN KEBIASAAN MENYIKAT GIGI PADA SISWA SDN 4 SANDINGTAMAN KECAMATAN PANJALU KABUPATEN CIAMIS JAWA BARAT
GAMBARAN KEBIASAAN MENYIKAT GIGI PADA SISWA SDN 4 SANDINGTAMAN KECAMATAN PANJALU KABUPATEN CIAMIS JAWA BARAT
Menyikat gigi merupakan salah satu usaha untuk mencegah terjadinya kerusakan pada gigi. Potensi menyikat gigi secara baik dan benar merupakan faktor yang cukup penting untuk pemeli...
HUBUNGAN POLA MENYIKAT GIGI DENGAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR
HUBUNGAN POLA MENYIKAT GIGI DENGAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR
 ABSTRAK:  Menyikat gigi secara baik dan benar merupakan faktor yang penting untuk pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Keberhasilan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut juga di...
GAMBARAN KLINIS GINGIVA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS BAHU KECAMATAN MALALAYANG
GAMBARAN KLINIS GINGIVA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS BAHU KECAMATAN MALALAYANG
Abstract: Pregnancy is a very unique phase on every women marked with complex physiologic changes that can affect the healthiness of the oral cavity. The increased risk of mouth di...
DENTAL HEALTH STATUS BASED ON DMFT AND TOOTH BRUSHING BEHAVIOR AS AN EFFORTS TO PREVENT PULP AND PERIAPICAL TISSUE DISEASES
DENTAL HEALTH STATUS BASED ON DMFT AND TOOTH BRUSHING BEHAVIOR AS AN EFFORTS TO PREVENT PULP AND PERIAPICAL TISSUE DISEASES
ABSTRACTBackground: The most common dental health problem in Indonesia is dental caries, with a prevalence of 45.3%. Indonesian people experience oral and dental health problems at...
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Abstract: Tooth loss can occur due to various causes including caries and periodontal disease. Dental clerkship students are expected to have a good level of understanding of denta...

Back to Top