Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Stimulasi Motorik Halus Untuk Meningkatkan Kesiapan Menulis Siswa TK YASPORBI

View through CrossRef
Abstract—Writing readiness is a developmental stage where a child develops basic writing skills. Researchers found that fine motor skills are a basic skill for developing writing abilities. Fine motor skills are determined by the stimulus they receive. The aim of this research was to determine the effect of fine motor stimulation on children's writing readiness. The experimental design used in this research is a pseudo-experiment in the form of one group pre-posttest. Participants in this experiment were 30 YASPORBI Kindergarten students aged 5-6 years. The data collection technique in this research used the Writing Readiness Inventory Tools in Context (WRITIC) instrument in the task performance aspect to measure writing readiness. The test results show that fine motor activity has an influence on students' level of writing readiness. In addition, in this study it was found that providing fine motor training with repetition and increasing complexity is needed to increase writing readiness. However, this also depends on the frequency and duration of stimulation as well as the conditions of the learning environment. Keywords: writing readiness; fine motor stimulation; preschool student Abstrak—Kesiapan menulis adalah tahap perkembangan dimana seorang anak mengembangkan keterampilan dasar menulis. Peneliti menemukan bahwa motorik halus merupakan keterampilan dasar untuk mengembangkan kemampuan menulis. Kemampuan motorik halus sendiri ditentukan oleh stimulus yang didapat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh stimulasi motorik halus terhadap kesiapan menulis anak. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pseudo-experiment berupa one group pre-posttest. Partisipan dalam eksperimen ini berjumlah 30 orang siswa TK YASPORBI dalam rentang usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen Writing Readiness Inventory Tools in Context (WRITIC) pada aspek task performance untuk mengukur kesiapan menulis. Hasil pengujian menunjukkan aktivitas motorik halus memiliki pengaruh terhadap tingkat kesiapan menulis siswa. Selain itu, dalam penelitian ini ditemukan bahwa pemberian latihan motorik halus dengan pengulangan dan peningkatan kompleksitas dibutuhkan untuk meningkatkan kesiapan menulis. Namun hal tersebut juga bergantung pada frekuensi dan durasi pemberian stimulasi serta kondisi lingkungan belajar. Kata Kunci: kesiapan menulis, stimulasi motoric halus, siswa TK
Title: Stimulasi Motorik Halus Untuk Meningkatkan Kesiapan Menulis Siswa TK YASPORBI
Description:
Abstract—Writing readiness is a developmental stage where a child develops basic writing skills.
Researchers found that fine motor skills are a basic skill for developing writing abilities.
Fine motor skills are determined by the stimulus they receive.
The aim of this research was to determine the effect of fine motor stimulation on children's writing readiness.
The experimental design used in this research is a pseudo-experiment in the form of one group pre-posttest.
Participants in this experiment were 30 YASPORBI Kindergarten students aged 5-6 years.
The data collection technique in this research used the Writing Readiness Inventory Tools in Context (WRITIC) instrument in the task performance aspect to measure writing readiness.
The test results show that fine motor activity has an influence on students' level of writing readiness.
In addition, in this study it was found that providing fine motor training with repetition and increasing complexity is needed to increase writing readiness.
However, this also depends on the frequency and duration of stimulation as well as the conditions of the learning environment.
Keywords: writing readiness; fine motor stimulation; preschool student Abstrak—Kesiapan menulis adalah tahap perkembangan dimana seorang anak mengembangkan keterampilan dasar menulis.
Peneliti menemukan bahwa motorik halus merupakan keterampilan dasar untuk mengembangkan kemampuan menulis.
Kemampuan motorik halus sendiri ditentukan oleh stimulus yang didapat.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh stimulasi motorik halus terhadap kesiapan menulis anak.
Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pseudo-experiment berupa one group pre-posttest.
Partisipan dalam eksperimen ini berjumlah 30 orang siswa TK YASPORBI dalam rentang usia 5-6 tahun.
Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen Writing Readiness Inventory Tools in Context (WRITIC) pada aspek task performance untuk mengukur kesiapan menulis.
Hasil pengujian menunjukkan aktivitas motorik halus memiliki pengaruh terhadap tingkat kesiapan menulis siswa.
Selain itu, dalam penelitian ini ditemukan bahwa pemberian latihan motorik halus dengan pengulangan dan peningkatan kompleksitas dibutuhkan untuk meningkatkan kesiapan menulis.
Namun hal tersebut juga bergantung pada frekuensi dan durasi pemberian stimulasi serta kondisi lingkungan belajar.
Kata Kunci: kesiapan menulis, stimulasi motoric halus, siswa TK.

Related Results

PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING DAN MENEMPEL
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING DAN MENEMPEL
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Mengguntingan dan Menempel. Motorik halus adalah salah satu aspek perkembangan yang harus dikembangakan pada anak usia dini den...
Stimulasi Bermain Mewarnai Dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Pra Sekolah
Stimulasi Bermain Mewarnai Dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Pra Sekolah
Latar belakang : Kemampuan motorik halus yaitu suatu keterampilan yang menggunakan otot-otot halus dalam mengerakkan tubuh khususnya keterampilan pergerakan jari-jari tangan, koord...
Buku Ajar Metodologi Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini
Buku Ajar Metodologi Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala anugerah dan rahmat-Nya, sehingga Buku Ajar Metodologi Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini untuk Tingkat Perguruan Tinggi ini dapa...
Pengaruh Stimulasi Bermain Puzzle Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Balita
Pengaruh Stimulasi Bermain Puzzle Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Balita
Pertumbuhan dan perkembangan pada masa balita merupakan tahap dasar yang sangat berpengaruh dan menjadi landasan untuk perkembangan selanjutnya.  Gangguan motorik pada usia balita ...
Peningkatan Motorik Halus Melalui Media Kolase Berbahan Alam Anak Usia 4-5 Tahun Di TK Kamboja Perumnas Muara Bulian
Peningkatan Motorik Halus Melalui Media Kolase Berbahan Alam Anak Usia 4-5 Tahun Di TK Kamboja Perumnas Muara Bulian
Latar belakang dari penlitian ini adalah perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun di TK Kamboja Perumnas Muara Bulian masih belum sepenuhnya berkembang. Hal ini terlihat dari...
Pengaruh Bermain Kolase Dan Mozaik Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Di RA Sutan Ali Malindo
Pengaruh Bermain Kolase Dan Mozaik Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Di RA Sutan Ali Malindo
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perkembangan motorik halus anak usia dini bermain kolase dan mozaik dan untuk mengetahui ada pengaruh bermain kolase dan mozaik t...
Metode Pembelajaran dalam Peningkatan Motorik Halus Anak Usia Dini
Metode Pembelajaran dalam Peningkatan Motorik Halus Anak Usia Dini
This study aims to reveal the various methods used by teachers in fine motor learning in early childhood, teacher and child interactions in fine motor learning, and the level of fi...
PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MESSY PLAY
PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MESSY PLAY
Penelitian ini membahas mengenai upaya meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan messy play. Hal tersebut didasari karena muncul permasalahan motorik ...

Back to Top