Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Cara Pengeringan Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Pada Penyulingan Terhadap Hasil Minyak Nilam

View through CrossRef
Minyak atsiri yang diperoleh dari penyulingan tanaman nilam disebut minyak nilam. Minyak nilam berperan penting sebagai bahan baku dalam industri pewangi dan kosmetika. Indonesia setiap tahun memasok minyak nilam dari 70% - 90% kebutuhan dunia. Namun petani khawatir terhadap harga minyak nilam yang fluktuatif. Sehingga perlu upaya peningkatan rendemen minyak nilam guna menekan harga pokok produksi agar resiko kerugian dapat diminimalisir. Alternatif meningkatkan rendemen adalah dengan memperbaiki cara pengeringan nilam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan cara pengeringan nilam dan mengetahui perlakuan yang memberikan hasil terbaik terhadap minyak nilam. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Penelitian dan Pengembangan PT. Tarutama Nusantara. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial. Faktor yang digunakan yaitu perbedaan cara pengeringan dengan 6 taraf yang terdiri dari kering angin selama 9 hari (P0), kering matahari selama 1 jam diikuti kering angin selama 9 hari (P1), kering matahari selama 2 jam diikuti kering angin selama 9 hari (P2), kering matahari selama 3 jam diikuti kering angin selama 9 hari (P3), kering matahari selama 4 jam diikuti kering angin selama 9 hari (P4), kering matahari selama 5 jam diikuti kering angin selama 9 hari (P5) dan 4 ulangan menggunakan penyulingan metode uap dan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berupa perbedaan durasi penjemuran bahan dengan sinar matahari berpengaruh nyata terhadap rendemen bahan dan berpengaruh tidak nyata terhadap kadar air, volume minyak, berat minyak dan rendemen minyak nilam. Minyak nilam berwarna kuning dan kadar patchuoli alkohol semua perlakuan di atas 30% sehingga sesuai dengan SNI. Perlakuan terbaik adalah metode pengeringan kering angina selama 9 hari.
Title: Pengaruh Cara Pengeringan Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Pada Penyulingan Terhadap Hasil Minyak Nilam
Description:
Minyak atsiri yang diperoleh dari penyulingan tanaman nilam disebut minyak nilam.
Minyak nilam berperan penting sebagai bahan baku dalam industri pewangi dan kosmetika.
Indonesia setiap tahun memasok minyak nilam dari 70% - 90% kebutuhan dunia.
Namun petani khawatir terhadap harga minyak nilam yang fluktuatif.
Sehingga perlu upaya peningkatan rendemen minyak nilam guna menekan harga pokok produksi agar resiko kerugian dapat diminimalisir.
Alternatif meningkatkan rendemen adalah dengan memperbaiki cara pengeringan nilam.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan cara pengeringan nilam dan mengetahui perlakuan yang memberikan hasil terbaik terhadap minyak nilam.
Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Penelitian dan Pengembangan PT.
Tarutama Nusantara.
Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial.
Faktor yang digunakan yaitu perbedaan cara pengeringan dengan 6 taraf yang terdiri dari kering angin selama 9 hari (P0), kering matahari selama 1 jam diikuti kering angin selama 9 hari (P1), kering matahari selama 2 jam diikuti kering angin selama 9 hari (P2), kering matahari selama 3 jam diikuti kering angin selama 9 hari (P3), kering matahari selama 4 jam diikuti kering angin selama 9 hari (P4), kering matahari selama 5 jam diikuti kering angin selama 9 hari (P5) dan 4 ulangan menggunakan penyulingan metode uap dan air.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berupa perbedaan durasi penjemuran bahan dengan sinar matahari berpengaruh nyata terhadap rendemen bahan dan berpengaruh tidak nyata terhadap kadar air, volume minyak, berat minyak dan rendemen minyak nilam.
Minyak nilam berwarna kuning dan kadar patchuoli alkohol semua perlakuan di atas 30% sehingga sesuai dengan SNI.
Perlakuan terbaik adalah metode pengeringan kering angina selama 9 hari.

Related Results

STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITAS NILAM DI KABUPATEN PAKPAK BHARAT
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITAS NILAM DI KABUPATEN PAKPAK BHARAT
Dalam rangka meningkatkan produktivitas, mutu minyak nilam dan meningkatkan pendapatan petani, maka pada tahun anggaran 2009 pengembangan tanaman nilam dilaksanakan di 5 kabupaten...
Karakterisasi Minyak Nilam serta Evaluasi Sediaan Nanoemulsi Minyak Nilam (Pogostemon cablin Benth)
Karakterisasi Minyak Nilam serta Evaluasi Sediaan Nanoemulsi Minyak Nilam (Pogostemon cablin Benth)
Abstract. Patchouli is one of the natural ingredients that can be utilized in the health sector, one of which is as an antimicrobial. Essential oil contained in patchouli plants (P...
Modifikasi Model Rak Alat Pengering Tipe Hybrid Pada Pengeringan Ikan Keumamah
Modifikasi Model Rak Alat Pengering Tipe Hybrid Pada Pengeringan Ikan Keumamah
Abstrak. Pengeringan hybrid merupakan pengeringan yang menggunakan dua atau lebih sumber energi untuk proses penguapan air. Teknologi ini merupakan alternatif teknologi untuk penge...
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI NILAM TANAMAN NILAM (STUDI KASUS DESA TARONGGO KABUPATEN MOROWALI UTARA)
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI NILAM TANAMAN NILAM (STUDI KASUS DESA TARONGGO KABUPATEN MOROWALI UTARA)
Usahatani tanaman nilam, merupakan usahatani yang banyak diusahakan oleh masyarakat di Desa Taronggo Kecamatan Morowali Utara. Usahatani tanaman nilam ini dimulai pada tahun 2012, ...
Pengaruh lama pengeringan terhadap kualitas butter cake mangga kweni kering
Pengaruh lama pengeringan terhadap kualitas butter cake mangga kweni kering
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh lama pengeringan terhadap kualitas butter cake  mangga kweni kering pada aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur. Penelitian ini d...
Modal Sosial Petani Nilam Dalam Meningkatkan Produktivitas Nilam (Studi di Kelurahan Potoro Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan)
Modal Sosial Petani Nilam Dalam Meningkatkan Produktivitas Nilam (Studi di Kelurahan Potoro Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan)
Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana Bentuk dan Fungsi Modal Social Petani Nilam dalam Meningkatkan Produktivitas Nilam di Kelurahan Potoro, Kecamatan Andoolo, Kabupa...
PEMANFAATAN MINYAK BEKAS PAKAI (JELANTAH) UNTUK PENGHARUM RUANGAN
PEMANFAATAN MINYAK BEKAS PAKAI (JELANTAH) UNTUK PENGHARUM RUANGAN
Minyak bekas pakai (jelantah) merupakan minyak tumbuhan yang sudah digunakan untuk menggoreng. Penggunaan minyak bekas pakai mengakibatkan nilai ekonomis minyak tersebut turun diba...

Back to Top