Javascript must be enabled to continue!
Karakterisasi Minyak Nilam serta Evaluasi Sediaan Nanoemulsi Minyak Nilam (Pogostemon cablin Benth)
View through CrossRef
Abstract. Patchouli is one of the natural ingredients that can be utilized in the health sector, one of which is as an antimicrobial. Essential oil contained in patchouli plants (Pogostemon cablin Benth) is known to have antimicrobial activity in the form of patchouli alcohol compounds. This study aims to determine the characteristics of patchouli oil and evaluate a good patchouli oil nanoemulsion preparation. This research began with characterizing patchouli oil and continued with formulating patchouli oil nanoemulsion preparations. The results of the study obtained good patchouli oil characteristics including organoleptic test, specific gravity, refractive index, solubility in 90% ethanol, and compound content analysis using GC-MS by producing content patchouli alcohol compounds of 57.17%. The resulting patchouli oil nanoemulsion preparation has good characteristics and meets the evaluation requirements including organoleptic, homogeneity, pH, viscosity and rheology, % transmittance value, and particle size.
Abstrak. Nilam merupakan salah satu bahan alam yang dapat dimanfaatkan dalam bidang kesehatan salah satunya sebagai antimikroba. Minyak atsiri yang terkandung dalam tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth) dikenal memiliki aktivitas antimikroba berupa senyawa patchouli alcohol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik minyak nilam serta evaluasi sediaan nanoemulsi minyak nilam yang baik. Penelitian ini diawali dengan melakukan karakterisasi minyak nilam dan dilanjutkan dengan melakukan formulasi sediaan nanoemulsi minyak nilam. Hasil penelitian diperoleh karakteristik minyak nilam yang baik meliputi uji organoleptis, bobot jenis, indeks bias, kelarutan dalam etanol 90%, dan analisis kandungan senyawa menggunakan GC-MS dengan menghasilkan adanya kandungan senyawa patchouli alcohol sebesar 57,17%. Sediaan nanoemulsi minyak nilam yang dihasilkan memiliki karakteristik yang baik dan memenuhi persyaratan evaluasi meliputi organoleptis, homogenitas, pH, viskositas dan rheologi, nilai % transmittan, dan ukuran partikel.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Karakterisasi Minyak Nilam serta Evaluasi Sediaan Nanoemulsi Minyak Nilam (Pogostemon cablin Benth)
Description:
Abstract.
Patchouli is one of the natural ingredients that can be utilized in the health sector, one of which is as an antimicrobial.
Essential oil contained in patchouli plants (Pogostemon cablin Benth) is known to have antimicrobial activity in the form of patchouli alcohol compounds.
This study aims to determine the characteristics of patchouli oil and evaluate a good patchouli oil nanoemulsion preparation.
This research began with characterizing patchouli oil and continued with formulating patchouli oil nanoemulsion preparations.
The results of the study obtained good patchouli oil characteristics including organoleptic test, specific gravity, refractive index, solubility in 90% ethanol, and compound content analysis using GC-MS by producing content patchouli alcohol compounds of 57.
17%.
The resulting patchouli oil nanoemulsion preparation has good characteristics and meets the evaluation requirements including organoleptic, homogeneity, pH, viscosity and rheology, % transmittance value, and particle size.
Abstrak.
Nilam merupakan salah satu bahan alam yang dapat dimanfaatkan dalam bidang kesehatan salah satunya sebagai antimikroba.
Minyak atsiri yang terkandung dalam tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth) dikenal memiliki aktivitas antimikroba berupa senyawa patchouli alcohol.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik minyak nilam serta evaluasi sediaan nanoemulsi minyak nilam yang baik.
Penelitian ini diawali dengan melakukan karakterisasi minyak nilam dan dilanjutkan dengan melakukan formulasi sediaan nanoemulsi minyak nilam.
Hasil penelitian diperoleh karakteristik minyak nilam yang baik meliputi uji organoleptis, bobot jenis, indeks bias, kelarutan dalam etanol 90%, dan analisis kandungan senyawa menggunakan GC-MS dengan menghasilkan adanya kandungan senyawa patchouli alcohol sebesar 57,17%.
Sediaan nanoemulsi minyak nilam yang dihasilkan memiliki karakteristik yang baik dan memenuhi persyaratan evaluasi meliputi organoleptis, homogenitas, pH, viskositas dan rheologi, nilai % transmittan, dan ukuran partikel.
Related Results
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITAS NILAM DI KABUPATEN PAKPAK BHARAT
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITAS NILAM DI KABUPATEN PAKPAK BHARAT
Dalam rangka meningkatkan produktivitas, mutu minyak nilam dan meningkatkan pendapatan petani, maka pada tahun anggaran 2009 pengembangan tanaman nilam dilaksanakan di 5 kabupaten...
Peran Teknologi Nanoemulsi untuk Pengembangan Mutu Kosmetik dari Herbal Asli Indonesia
Peran Teknologi Nanoemulsi untuk Pengembangan Mutu Kosmetik dari Herbal Asli Indonesia
Indonesia merupakan negara dengan kekayaan herbal yang sangat melimpah, memiliki potensi kekayaan herbal terbesar di dunia setelah Brasil Akan tetapi pemanfaatannya masih terbatas....
Pengaruh Cara Pengeringan Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Pada Penyulingan Terhadap Hasil Minyak Nilam
Pengaruh Cara Pengeringan Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Pada Penyulingan Terhadap Hasil Minyak Nilam
Minyak atsiri yang diperoleh dari penyulingan tanaman nilam disebut minyak nilam. Minyak nilam berperan penting sebagai bahan baku dalam industri pewangi dan kosmetika. Indonesia s...
FORMULASI DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN GEL EKSTRAK ETANOL HERBA RUMPUT BAMBU (Lopatherum gracile Brongn) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
FORMULASI DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN GEL EKSTRAK ETANOL HERBA RUMPUT BAMBU (Lopatherum gracile Brongn) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
Propionibacterium acnes adalah bakteri anaerob gram positif yang merupakan bakteri paling dominan pada lesi jerawat. P.acnes berperan dalam patogenesis acne dengan cara memecah kom...
Pengaruh Sistem Penyimpanan Sediaan Farmasi pada Karakteristik Fisik di Apotek Dataran Rendah dan Dataran Tinggi
Pengaruh Sistem Penyimpanan Sediaan Farmasi pada Karakteristik Fisik di Apotek Dataran Rendah dan Dataran Tinggi
Penyimpanan persediaan farmasi harus mengikuti regulasi yang berlaku untuk menjaga kualitas dan mencegah kerusakan. Tujuannya menjaga kualitas, mencegah penyalahgunaan, dan mengelo...
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI NILAM TANAMAN NILAM (STUDI KASUS DESA TARONGGO KABUPATEN MOROWALI UTARA)
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI NILAM TANAMAN NILAM (STUDI KASUS DESA TARONGGO KABUPATEN MOROWALI UTARA)
Usahatani tanaman nilam, merupakan usahatani yang banyak diusahakan oleh masyarakat di Desa Taronggo Kecamatan Morowali Utara. Usahatani tanaman nilam ini dimulai pada tahun 2012, ...
Modal Sosial Petani Nilam Dalam Meningkatkan Produktivitas Nilam (Studi di Kelurahan Potoro Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan)
Modal Sosial Petani Nilam Dalam Meningkatkan Produktivitas Nilam (Studi di Kelurahan Potoro Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan)
Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana Bentuk dan Fungsi Modal Social Petani Nilam dalam Meningkatkan Produktivitas Nilam di Kelurahan Potoro, Kecamatan Andoolo, Kabupa...
Air-Dried and Wet Fixation on Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB) Specimen
Air-Dried and Wet Fixation on Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB) Specimen
Kualitas pewarnaan Diff-Quick bergantung pada beberapa faktor diantaranya adalah metode fiksasi yaitu fiksasi kering dan fiksasi basah. Kedua metode tersebut memiliki kekurangannya...

