Javascript must be enabled to continue!
Mengulik Kitab Tafsir Al-Qur’an Al-Karim Mahmud Yunus
View through CrossRef
Tafsir Al-Qur'an karya Mahmud Yunus merupakan salah satu karya tafsir berbahasa Indonesia yang populer di kalangan masyarakat Muslim Indonesia. Artikel ini mengkaji kelebihan dan kekurangan dari tafsir tersebut, serta menilai relevansinya dalam studi kontemporer. Kelebihan utama dari tafsir ini terletak pada penggunaan bahasa yang ringan dan mudah dipahami, sistem penafsiran yang terstruktur, serta pendekatan ilmiah yang menghubungkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan perkembangan ilmu pengetahuan modern. Pendekatan kontekstual dan relevansi sosial budaya Indonesia menjadi nilai tambah yang membuatnya cocok sebagai sumber pembelajaran praktis dan pengantar pemahaman Al-Qur'an bagi masyarakat umum. Selain itu, metode tahlili yang digunakan dalam penafsiran menampilkan analisis ayat demi ayat lengkap dengan penjelasan kosa kata, latar belakang turunnya ayat, dan pendapat ulama, sehingga memberikan gambaran yang komprehensif dan sistematis. Namun, terdapat beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan, seperti minimnya analisis linguistik mendalam, kurangnya eksplorasi terhadap perbedaan pendapat ulama, serta terbatasnya pembahasan aspek sufistik dan filosofis. Selain itu, tantangan dalam menjaga keakuratan struktur bahasa Indonesia dan kemungkinan interpretasi yang beragam juga menjadi catatan penting. Secara umum, tafsir ini sangat berguna sebagai pengantar dan sumber praktis, namun kurang memadai untuk kajian tafsir yang mendalam dan komprehensif. Penelitian ini diharapkan dapat membantu pembaca memahami keunggulan dan keterbatasan tafsir Mahmud Yunus serta menilai relevansinya dalam konteks studi keislaman modern.
Kata kunci: Tafsir Mahmud Yunus, tafsir Al-Qur'an, pendekatan ilmiah, kelebihan dan kekurangan, studi tafsir.
Title: Mengulik Kitab Tafsir Al-Qur’an Al-Karim Mahmud Yunus
Description:
Tafsir Al-Qur'an karya Mahmud Yunus merupakan salah satu karya tafsir berbahasa Indonesia yang populer di kalangan masyarakat Muslim Indonesia.
Artikel ini mengkaji kelebihan dan kekurangan dari tafsir tersebut, serta menilai relevansinya dalam studi kontemporer.
Kelebihan utama dari tafsir ini terletak pada penggunaan bahasa yang ringan dan mudah dipahami, sistem penafsiran yang terstruktur, serta pendekatan ilmiah yang menghubungkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan perkembangan ilmu pengetahuan modern.
Pendekatan kontekstual dan relevansi sosial budaya Indonesia menjadi nilai tambah yang membuatnya cocok sebagai sumber pembelajaran praktis dan pengantar pemahaman Al-Qur'an bagi masyarakat umum.
Selain itu, metode tahlili yang digunakan dalam penafsiran menampilkan analisis ayat demi ayat lengkap dengan penjelasan kosa kata, latar belakang turunnya ayat, dan pendapat ulama, sehingga memberikan gambaran yang komprehensif dan sistematis.
Namun, terdapat beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan, seperti minimnya analisis linguistik mendalam, kurangnya eksplorasi terhadap perbedaan pendapat ulama, serta terbatasnya pembahasan aspek sufistik dan filosofis.
Selain itu, tantangan dalam menjaga keakuratan struktur bahasa Indonesia dan kemungkinan interpretasi yang beragam juga menjadi catatan penting.
Secara umum, tafsir ini sangat berguna sebagai pengantar dan sumber praktis, namun kurang memadai untuk kajian tafsir yang mendalam dan komprehensif.
Penelitian ini diharapkan dapat membantu pembaca memahami keunggulan dan keterbatasan tafsir Mahmud Yunus serta menilai relevansinya dalam konteks studi keislaman modern.
Kata kunci: Tafsir Mahmud Yunus, tafsir Al-Qur'an, pendekatan ilmiah, kelebihan dan kekurangan, studi tafsir.
.
Related Results
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
Al-Qur’an is the Final divine revelation sent down to the Final Messenger of God, the Prophet Muhammad (PBUH). Allah SWT is the creator of all humankind, Jinns, and all creatures...
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
AbstrakKegiatan tafsir Al-Qu’ran telah dimulai sejak masa Nabi Muhammad Saw dan terus mengalami perkembangan dari masa ke masa, yaitu periode Nabi Muhammad Saw dan sahabatnya, peri...
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
Pada abad ke-20 M, penulisan tafsir al-Qur’an yang lahir di Nusantara umumnya menampilkan ciri kemodernannya, baik dari segi bahasa dan aksara. Namun, berbeda dengan Tafsīr Tūjuh S...
EPISTEMOLOGI TAFSĪR QUR`ᾹN KARĪM KARYA MAHMUD YUNUS
EPISTEMOLOGI TAFSĪR QUR`ᾹN KARĪM KARYA MAHMUD YUNUS
This article explains the thoughts of Mahmud Yunus in studying the epistemology of Tafsīr Qur`ān Karīm which is in Indonesian, complete in 30 chapters, to test its truth or to what...
Abdul Halim Hasan and His Methodological Approach in Tafsir al-Quran al-Karim (Abdul Halim Hasan dan Metodologinya dalam Tafsir al-Quran al-Karim)
Abdul Halim Hasan and His Methodological Approach in Tafsir al-Quran al-Karim (Abdul Halim Hasan dan Metodologinya dalam Tafsir al-Quran al-Karim)
Abstract
Abdul Halim Hasan was a Malay exegetical writer of Indonesian origin. His work on Qur’anic exegesis or tafsir, transcended geographical boundaries and reached audien...
Tahfiz Al-Qur’an dalam Perspektif Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Ar-Raniry Periode 2013-2015
Tahfiz Al-Qur’an dalam Perspektif Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Ar-Raniry Periode 2013-2015
This study aims to find out how the views of students of the study program of al-Qur'an and Tafsir of the year among 2013-2015 on the subject of tahfiz al-Qur'an . This research is...
Perkembangan dan Resepsi Tafsir Hukmi di Kalangan Ulama
Perkembangan dan Resepsi Tafsir Hukmi di Kalangan Ulama
Tafsir hukmi merupakan pendekatan interpretasi Al-Qur'an yang fokus pada aspek-aspek hukum dan normatif dalam teks suci Islam. Penelitian ini menganalisis dari latar belakang kemun...
Yunus, Labu, dan Kisah Pelariannya!: Melihat Yunus dalam Alkitab dan Surah Yunus dalam Al-Qur’an (Kitab Yunus, QS Yunus: 1-109, QS As-Saffat: 139-148, QS Al-Anbiyaa’: 87-88)
Yunus, Labu, dan Kisah Pelariannya!: Melihat Yunus dalam Alkitab dan Surah Yunus dalam Al-Qur’an (Kitab Yunus, QS Yunus: 1-109, QS As-Saffat: 139-148, QS Al-Anbiyaa’: 87-88)
AbstractJonah in the Bible and in the Qur’an is the same character, namely a prophet who was sent by Allah to remind and rebuke the Nineveh people to turn and praise Allah. However...


