Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kajian Historis Kepercayaan Danyang Telaga Rambut Monte Pada Masyarakat Desa Krisik Blitar

View through CrossRef
Danyang Rambut Monte is believed to be a subtle spirit, having an important role in eliminating negativity in society. The existence of Danyang in Telaga Rambut Monte is associated with the folklore that developed in the community of Krisik Village, Blitar Regency. Folklore and those passed down from generation to generation are associated with calamity. The purpose of this study was to examine the history of Danyang in Telaga Rambut Monte in terms of the folklore that developed in the community. This research uses the historical method which is based on four main stages, namely, heuristics, criticism, interpretation, and historiography. The results showed that the history of Danyang was formed from oral tradition. Incarnated into a system of controlling social norms to form a ritual system. Meanings values Danyang ritual performed as a form of rescue (salvation) and order (cosmos) to the ecology in Telaga Hair Monte. Historically, this research is able to reveal phenomena or events based on real events regarding the folklore that developed at Telaga Rambut Monte.Danyang Rambut Monte dipercaya sebagai roh halus, memiliki peran penting dalam menghilangkan hal negatif dalam masyarakat. Keberadaan danyang di Telaga Rambut Monte dikaitkan dengan folklor yang berkembang dalam masyarakat Desa Krisik, Kabupaten Blitar. Folklor danyang diwariskan secara turun temurun berkaitan dengan malapetaka. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sejarah Danyang di Telaga Rambut Monte ditinjau dari folklor yang berkembang di masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang didasarkan pada empat pokok tahapan yaitu, heruristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan sejarah Danyang yang terbentuk dari tradisi lisan. Menjelma menjadi sistem pengendali norma-norma sosial hingga membentuk sistem ritual. Pemaknaan nilai-nilai ritual Danyang dilakukan sebagai bentuk penyelamatan (salvation) dan keteraturan (kosmos) terhadap ekologi yang ada di Telaga Rambut Monte. Secara historis penelitian ini mampu mengungkap fenomena atau peristiwa berdasarkan kejadian nyata mengenai folklor yang berkembang di Telaga Rambut Monte.
Title: Kajian Historis Kepercayaan Danyang Telaga Rambut Monte Pada Masyarakat Desa Krisik Blitar
Description:
Danyang Rambut Monte is believed to be a subtle spirit, having an important role in eliminating negativity in society.
The existence of Danyang in Telaga Rambut Monte is associated with the folklore that developed in the community of Krisik Village, Blitar Regency.
Folklore and those passed down from generation to generation are associated with calamity.
The purpose of this study was to examine the history of Danyang in Telaga Rambut Monte in terms of the folklore that developed in the community.
This research uses the historical method which is based on four main stages, namely, heuristics, criticism, interpretation, and historiography.
The results showed that the history of Danyang was formed from oral tradition.
Incarnated into a system of controlling social norms to form a ritual system.
Meanings values Danyang ritual performed as a form of rescue (salvation) and order (cosmos) to the ecology in Telaga Hair Monte.
Historically, this research is able to reveal phenomena or events based on real events regarding the folklore that developed at Telaga Rambut Monte.
Danyang Rambut Monte dipercaya sebagai roh halus, memiliki peran penting dalam menghilangkan hal negatif dalam masyarakat.
Keberadaan danyang di Telaga Rambut Monte dikaitkan dengan folklor yang berkembang dalam masyarakat Desa Krisik, Kabupaten Blitar.
Folklor danyang diwariskan secara turun temurun berkaitan dengan malapetaka.
Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sejarah Danyang di Telaga Rambut Monte ditinjau dari folklor yang berkembang di masyarakat.
Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang didasarkan pada empat pokok tahapan yaitu, heruristik, kritik, interpretasi, dan historiografi.
Hasil penelitian menunjukkan sejarah Danyang yang terbentuk dari tradisi lisan.
Menjelma menjadi sistem pengendali norma-norma sosial hingga membentuk sistem ritual.
Pemaknaan nilai-nilai ritual Danyang dilakukan sebagai bentuk penyelamatan (salvation) dan keteraturan (kosmos) terhadap ekologi yang ada di Telaga Rambut Monte.
Secara historis penelitian ini mampu mengungkap fenomena atau peristiwa berdasarkan kejadian nyata mengenai folklor yang berkembang di Telaga Rambut Monte.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
OPTIMASI JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH DAERAH RAWAN BENCANA DI DESA KRISIK KEC. GANDUSARI, KAB.BIITAR
OPTIMASI JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH DAERAH RAWAN BENCANA DI DESA KRISIK KEC. GANDUSARI, KAB.BIITAR
Abstract             The topographical conditions of the Kab. BIitar is uneven, consisting of highlands and lowlands, especially those in the north and south, making the mana...
Kolaborasi Stakeholder dalam Tata Kelola Telaga Desa Potorono Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta
Kolaborasi Stakeholder dalam Tata Kelola Telaga Desa Potorono Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta
Penelitian ini membahas tentang kolaborasi stakeholder dalam tata kelola Telaga Desa Potorono. Telaga desa difungsikan sebagai sarana untuk menjaga fungsi ekologis air suatu wilaya...
Perbedaan Hasil Pengaplikasian Jenis Kosmetik Pewarnaan Rambut yang Mengandung Amonia dan Non-Amonia dengan Teknik Ombre
Perbedaan Hasil Pengaplikasian Jenis Kosmetik Pewarnaan Rambut yang Mengandung Amonia dan Non-Amonia dengan Teknik Ombre
ABSTRAK - Penelitian ini adalah Penelitian Eskperimen yang bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaplikasian kosmetik pewarnaan rambut yang mengandung amonia dengan teknik ombre (2) Pe...
Vegetasi Riparian Telaga Pengilon dan Gangguan Antropogenik
Vegetasi Riparian Telaga Pengilon dan Gangguan Antropogenik
Telaga Pengilon merupakan satu dari sejumlah telaga yang ada di Dataran Tinggi Dieng. Alih fungsi lahan , menjadi acaman serius bagi kelestarian Kawasan Dieng, termasuk keberadaan ...
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
Abstrak UU No. 19 Tahun 2023 tentang APBN dan Permendes No. 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024 mencakup Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 202...
Review Sediaan Hair Tonic Herbal dengan Pembawa Minyak untuk Rambut Rontok
Review Sediaan Hair Tonic Herbal dengan Pembawa Minyak untuk Rambut Rontok
Abstract. Hair tonic is a hair care cosmetic that is designed to help overcome the problem of hair loss. Hair tonic can strengthen hair roots and keep the scalp healthy. The use of...

Back to Top