Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN MALARIA DENGAN SAMPEL DARAH YANG SEGERA DAN DITUNDA DIPERIKSA

View through CrossRef
Malaria, penyakit menular yang disebabkan oleh parasit Plasmodium yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles, merupakan tantangan kesehatan global dengan jutaan kasus dan ribuan kematian setiap tahunnya. Diagnosis yang cepat dan akurat sangat penting untuk pengobatan dan pengendalian penyakit guna mencegah penyebaran lebih lanjut. Pemeriksaan malaria melalui mikroskopis menggunakan sampel darah EDTA telah lama menjadi metode yang terpercaya karena kemampuannya mengidentifikasi jenis Plasmodium. Namun, penundaan dalam pemeriksaan dapat menyebabkan perubahan morfologi parasit, memengaruhi akurasi hasil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan malaria dengan sampel darah yang segera dan ditunda diperiksa di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif bersifat eksperimental. Populasi dalam penelitian adalah jumlah rata - rata pasien malaria rawat inap dan rawat jalan yang diambil selama 2 bulan terakhir yang ada di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong pada bulan Februari-Maret 2024. Sampel yang akan diambil menggunakan total sampling berupa langsung diperiksa dalam waktu < 1 jam dan dengan ditunda pemeriksaan dalam waktu 4 jam. Pemeriksaan dilakukan pada sampel atau pasien yang sama. Hasil pemeriksaan mikroskopis malaria yang segera dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan darah EDTA di Laboratorium RSUD Sele Be Solu Kota Sorong didapatkan nilai rata-rata hasil sebesar 13.238,73 sedangkan pada yang ditunda pemeriksaan dengan menggunakan darah EDTA di Laboratorium RSUD Sele Be Solu Kota Sorong didapatkan nilai rata-rata hasil sebesar 8.895,5. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil pemeriksaan malaria dengan sampel darah yang segera dan ditunda diperiksa yaitu mengalami penurunan di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong (p=0,023).
Politeknik Yakpermas Banyumas
Title: PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN MALARIA DENGAN SAMPEL DARAH YANG SEGERA DAN DITUNDA DIPERIKSA
Description:
Malaria, penyakit menular yang disebabkan oleh parasit Plasmodium yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles, merupakan tantangan kesehatan global dengan jutaan kasus dan ribuan kematian setiap tahunnya.
Diagnosis yang cepat dan akurat sangat penting untuk pengobatan dan pengendalian penyakit guna mencegah penyebaran lebih lanjut.
Pemeriksaan malaria melalui mikroskopis menggunakan sampel darah EDTA telah lama menjadi metode yang terpercaya karena kemampuannya mengidentifikasi jenis Plasmodium.
Namun, penundaan dalam pemeriksaan dapat menyebabkan perubahan morfologi parasit, memengaruhi akurasi hasil.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan malaria dengan sampel darah yang segera dan ditunda diperiksa di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif bersifat eksperimental.
Populasi dalam penelitian adalah jumlah rata - rata pasien malaria rawat inap dan rawat jalan yang diambil selama 2 bulan terakhir yang ada di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong pada bulan Februari-Maret 2024.
Sampel yang akan diambil menggunakan total sampling berupa langsung diperiksa dalam waktu < 1 jam dan dengan ditunda pemeriksaan dalam waktu 4 jam.
Pemeriksaan dilakukan pada sampel atau pasien yang sama.
Hasil pemeriksaan mikroskopis malaria yang segera dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan darah EDTA di Laboratorium RSUD Sele Be Solu Kota Sorong didapatkan nilai rata-rata hasil sebesar 13.
238,73 sedangkan pada yang ditunda pemeriksaan dengan menggunakan darah EDTA di Laboratorium RSUD Sele Be Solu Kota Sorong didapatkan nilai rata-rata hasil sebesar 8.
895,5.
Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil pemeriksaan malaria dengan sampel darah yang segera dan ditunda diperiksa yaitu mengalami penurunan di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong (p=0,023).

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN TROMBOSIT YANG SEGERA DIPERIKSA DAN DITUNDA 3 JAM PADA ALAT HEMATOLOGY ANALYZER DIRUI BCC 3600 A
PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN TROMBOSIT YANG SEGERA DIPERIKSA DAN DITUNDA 3 JAM PADA ALAT HEMATOLOGY ANALYZER DIRUI BCC 3600 A
Pemeriksaan hitung jumlah trombosit bila disimpan pada suhu kamar  harus segera diperiksa pada interval kurang dari dua jam karena  perubahan jumlah sel darah. Pemeriksaan hitung j...
Shifts in Indonesia’s malaria landscape: an analysis of 2010-2019 routine surveillance data
Shifts in Indonesia’s malaria landscape: an analysis of 2010-2019 routine surveillance data
Abstract Background Indonesia faces challenges in achieving its goal of eliminating malaria by 2030, with cases stagnating betw...
PERBANDINGAN JUMLAH TROMBOSIT PADA TROMBOCYTE CONCENTRATE (TC) YANG SEGERA DAN DITUNDA DI HARI KETIGA
PERBANDINGAN JUMLAH TROMBOSIT PADA TROMBOCYTE CONCENTRATE (TC) YANG SEGERA DAN DITUNDA DI HARI KETIGA
  Latar belakang : Trombocyte Concentrate (TC) merupakan salah satu produk darah yang berisi trombosit pekat hasil dari pemisahan darah lengkap atau tromboferesis. Produk TC direk...
Malariology (A Continuing Education Activity)
Malariology (A Continuing Education Activity)
Malariology is the scientific study of Malaria. Malaria is a life-threatening disease caused by parasites that are transmitted to people through the bites of infected female Anophe...
PENGARUH LAMANYA PENUNDAAN TERHADAP PEMERIKSAAN ELEKTROLIT KALIUM
PENGARUH LAMANYA PENUNDAAN TERHADAP PEMERIKSAAN ELEKTROLIT KALIUM
Latar belakang : Elektrolit memiliki peranan krusial pada tubuh manusia yang bisa memberi pengaruh pada metabolisme sehingga perlu dijaga keseimbangannya. Ketidakseimbangan kadar e...
Evaluasi Pemeriksaan Kreatinin dengan Penundaan 12 Jam pada Pasien Diabetes Melitus
Evaluasi Pemeriksaan Kreatinin dengan Penundaan 12 Jam pada Pasien Diabetes Melitus
Laboratorium klinik harus selalu memperhatikan mutu pelayanan dan mutu pemeriksaan. Laboratorium klinik akan memberikan informasi berupa hasil pemeriksaan kepada para klinisi sehin...

Back to Top