Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

NIDHAL GOUSSCUM: INTEGRASI AGAMA DAN SAINS

View through CrossRef
Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui integrasi agama dan sains dalam sudut pandang Nidhal Gousscum. Metode penelitian yang penulis lakukan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research (studi pustaka). Sumber data berasal dari buku dan jurnal ilmiah yang membahas tentang integrasi agama dan sains dalam sudut pandang Nidhal Gousscum. Berdasarkan hasil kesimpulan bahwa Nidhal Guessoum merupakan seorang astrofisikawan Muslim yang memiliki pemikiran progresif dalam mengintegrasikan agama dan sains. Ia menekankan bahwa Islam dan sains modern dapat berjalan secara harmonis tanpa perlu saling menegasikan. Pemikirannya didasarkan pada prinsip rasionalisme, empirisme, serta penafsiran kontekstual terhadap ajaran agama. Guessoum menolak pseudo-sains dan klaim “Sains Islam” yang tidak berbasis bukti ilmiah, serta mengusulkan metode integrasi berbasis pendekatan ilmiah yang rasional dan kontekstual. Konsep integrasi agama dan sains yang dikemukakannya bertumpu pada penerimaan metode ilmiah, reinterpretasi teks keagamaan, dan penguatan pendidikan sains bagi umat Muslim. Guessoum juga menekankan pentingnya dialog antara ilmuwan dan ulama untuk mengurangi kesalahpahaman antara dua bidang ini. Implikasinya, umat Islam didorong untuk lebih aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menghindari klaim ilmiah yang tidak memiliki dasar empiris. Pendekatan filosofis dan metodologi yang digunakan oleh Guessoum berfokus pada interdisiplineritas, hermeneutika modern, serta landasan berbasis bukti. Dengan demikian, konsep integrasi yang ia tawarkan menjadi solusi bagi umat Islam dalam memahami ilmu pengetahuan secara lebih progresif, tanpa harus kehilangan identitas keagamaannya.
Title: NIDHAL GOUSSCUM: INTEGRASI AGAMA DAN SAINS
Description:
Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui integrasi agama dan sains dalam sudut pandang Nidhal Gousscum.
Metode penelitian yang penulis lakukan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research (studi pustaka).
Sumber data berasal dari buku dan jurnal ilmiah yang membahas tentang integrasi agama dan sains dalam sudut pandang Nidhal Gousscum.
Berdasarkan hasil kesimpulan bahwa Nidhal Guessoum merupakan seorang astrofisikawan Muslim yang memiliki pemikiran progresif dalam mengintegrasikan agama dan sains.
Ia menekankan bahwa Islam dan sains modern dapat berjalan secara harmonis tanpa perlu saling menegasikan.
Pemikirannya didasarkan pada prinsip rasionalisme, empirisme, serta penafsiran kontekstual terhadap ajaran agama.
Guessoum menolak pseudo-sains dan klaim “Sains Islam” yang tidak berbasis bukti ilmiah, serta mengusulkan metode integrasi berbasis pendekatan ilmiah yang rasional dan kontekstual.
Konsep integrasi agama dan sains yang dikemukakannya bertumpu pada penerimaan metode ilmiah, reinterpretasi teks keagamaan, dan penguatan pendidikan sains bagi umat Muslim.
Guessoum juga menekankan pentingnya dialog antara ilmuwan dan ulama untuk mengurangi kesalahpahaman antara dua bidang ini.
Implikasinya, umat Islam didorong untuk lebih aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menghindari klaim ilmiah yang tidak memiliki dasar empiris.
Pendekatan filosofis dan metodologi yang digunakan oleh Guessoum berfokus pada interdisiplineritas, hermeneutika modern, serta landasan berbasis bukti.
Dengan demikian, konsep integrasi yang ia tawarkan menjadi solusi bagi umat Islam dalam memahami ilmu pengetahuan secara lebih progresif, tanpa harus kehilangan identitas keagamaannya.

Related Results

REKONSILIASI ISLAM DAN SAINS DALAM PERSPEKTIF NIDHAL GUESSOUM
REKONSILIASI ISLAM DAN SAINS DALAM PERSPEKTIF NIDHAL GUESSOUM
This paper describes Nidhal Guessoum, who tried to reconcile the epistemic between the Islamic tradition and modern science. The method used is descriptive content analysis. Nidhal...
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
SOSIALISASI AGAMA DI LINGKUNGAN KELUARGA MUSLIM
Dalam proses pembangunan manusia Indonesia, agama memiliki kedudukan penting dan utama dalam upaya membentuk kualitas manusia dan masyarakat yang maju dan mandiri. Melalui pembangu...
Integrasi Islam, Sains dan Budaya: Tinjauan Teoritis
Integrasi Islam, Sains dan Budaya: Tinjauan Teoritis
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara teoritik mengenai integrasi Islam Sains dan Budaya secara teoritik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Library Rese...
Saadahnoor2018@gmail.com Prodi PIAUD STAI Muhammadiyah Blora
Saadahnoor2018@gmail.com Prodi PIAUD STAI Muhammadiyah Blora
Senam anak sholih merupakan salah satu bentuk dari senam irama yang dilakukan dengan mengikuti irama musik atau nyanyian serta melatih jasmani yang sistematis, teratur dan terencan...
Paradigma Integrasi Keilmuan Dalam Tafsir Salman
Paradigma Integrasi Keilmuan Dalam Tafsir Salman
Dikotomi keilmuan yang memisahkan antara agama dan sains masih saja terjadi di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan pendidikan. Problematika dikotomi keilmuan tersebut harus ...
Pemikiran Mohd Yusof Othman Dalam Sains Tauhidik Ke Arah Membangunkan Tamadun Melayu
Pemikiran Mohd Yusof Othman Dalam Sains Tauhidik Ke Arah Membangunkan Tamadun Melayu
Sains memainkan peranan utama untuk mencipta teknologi bagi kemajuan negara dan menjadi antara salah satu teras kepada pembentukan tamadun manusia. Tamadun Barat telah mengolah ilm...
MODEL KETERPADUAN PEMBELAJARAN SAINS DALAM KURIKULUM 2013
MODEL KETERPADUAN PEMBELAJARAN SAINS DALAM KURIKULUM 2013
Kurikulum 2013 memiliki beberapa perubahan, diantaranya terwujud pada proses pembelajaran di sekolah menengah dengan sistem tematik terpadu. Peserta didik cenderung mempelajari sai...

Back to Top