Javascript must be enabled to continue!
Keterampilan Berpikir Kritis Siswa MAN Surabaya Materi Faktor Laju Reaksi dengan Inkuiri Terbimbing Online
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan model pembelajaran inkuiri terbimbing, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, hasil belajar ranah kognitif, dan respon siswa melalui penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada submateri faktor-faktor yang memengaruhi laju reaksi. Metode penelitian ini menggunakan One Group Pretest-Posttest Design dengan sampel penelitian yaitu 30siswa kelas XI MIPA5 MANSurabaya. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis kuantitatif. Penelitian ini menunjukkan hasil sebagai berikut: (1) Keterlaksanaan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada pertemuan 1mendapatkan pesrsentase sebesar 92,45% , pada pertemuan 2 sebesar 94,8% dengan kategori sangat baik. (2) Aktivitas siswaselama proses pembelajaran yang memperoleh persentase lebih besar adalah aktivitas yang relevan dibandingkan aktivitas yang tidak relevan. (3) Peningkatan keterampilan berpikir kritis berdasarkan hasil N-Gain sebesar 93,65% siswa mendapatkan N-Gain dengan kriteria tinggi dan sebesar 0,04% mendapatkan N-Gain dengan kriteria sedang (4) Hasil belajar ranah kognitif siswa kelas XI MIPA 5 di MAN SURABAYA memperoleh nilai ≥ 75 dinyatakan tuntas dengan nilai rata-rata sebesar 86 dan ketuntasan klasikal sebesar 100% (5) Respon siswa terhadap model pembelajaran yang diterapkan yaitu inkuiri terbimbing sangat baik dengan persentase sebesar 98,3%.
Title: Keterampilan Berpikir Kritis Siswa MAN Surabaya Materi Faktor Laju Reaksi dengan Inkuiri Terbimbing Online
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan model pembelajaran inkuiri terbimbing, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, hasil belajar ranah kognitif, dan respon siswa melalui penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada submateri faktor-faktor yang memengaruhi laju reaksi.
Metode penelitian ini menggunakan One Group Pretest-Posttest Design dengan sampel penelitian yaitu 30siswa kelas XI MIPA5 MANSurabaya.
Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis kuantitatif.
Penelitian ini menunjukkan hasil sebagai berikut: (1) Keterlaksanaan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada pertemuan 1mendapatkan pesrsentase sebesar 92,45% , pada pertemuan 2 sebesar 94,8% dengan kategori sangat baik.
(2) Aktivitas siswaselama proses pembelajaran yang memperoleh persentase lebih besar adalah aktivitas yang relevan dibandingkan aktivitas yang tidak relevan.
(3) Peningkatan keterampilan berpikir kritis berdasarkan hasil N-Gain sebesar 93,65% siswa mendapatkan N-Gain dengan kriteria tinggi dan sebesar 0,04% mendapatkan N-Gain dengan kriteria sedang (4) Hasil belajar ranah kognitif siswa kelas XI MIPA 5 di MAN SURABAYA memperoleh nilai ≥ 75 dinyatakan tuntas dengan nilai rata-rata sebesar 86 dan ketuntasan klasikal sebesar 100% (5) Respon siswa terhadap model pembelajaran yang diterapkan yaitu inkuiri terbimbing sangat baik dengan persentase sebesar 98,3%.
Related Results
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan Pembelajaran Langsung untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Asam Basa
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan Pembelajaran Langsung untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Asam Basa
Telah dilakukan penelitian Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran langsung untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi asam basa di SMA Negeri 1...
PEMBELAJARAN SISTEM PEREDARAN DARAH BERBASIS INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN BERPIKIR KREATIF SISWA
PEMBELAJARAN SISTEM PEREDARAN DARAH BERBASIS INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN BERPIKIR KREATIF SISWA
Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan modul dan pengaruh modul materi sistem peredaran darah berbasis inkuiri terbimbing terhadap keterampilan berpikir ...
STUDI LITERATUR PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN MENGGUNAKAN INKUIRI TERBIMBING
STUDI LITERATUR PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN MENGGUNAKAN INKUIRI TERBIMBING
Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar, keterampilan proses sains, dan keterampilan berpikir krit...
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis IPA SD
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis IPA SD
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD pada pelajaran IPA. Kemampuan berp...
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR DAN SOSIAL SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR DAN SOSIAL SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik komparatif. Desain penelitian berbentuk quasi eksperimen dengan melibatkan dua kelompok subyek penelitian ...
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN DIAGNOSIS KEPERAWATAN : A LITERATUR REVIEW
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN DIAGNOSIS KEPERAWATAN : A LITERATUR REVIEW
Berpikir kritis merupakan keterampilan fundamental yang harus dimiliki oleh perawat dalam memberikan asuhan keperawatan. Beberapa faktor memiliki pengaruh signifikan terhadap keter...
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MASALAH ETNOMATEMATIKA
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MASALAH ETNOMATEMATIKA
Etnomatematika mengaitkan konsep matematika dengan budaya lokal, membantu siswa belajar dari konteks budaya mereka dan meningkatkan pemahaman matematika. Siswa sering kesulitan men...
Persepsi Siswa terhadap E-Modul Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Ekologi
Persepsi Siswa terhadap E-Modul Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Ekologi
Persepsi siswa merupakan proses menafsirkan pengalaman yang dipengaruhi oleh stimulus atau informasi yang diterima melalui panca indra, disadari dan dimengerti oleh siswa. Penting ...

