Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

FAKTOR RESIKO IBU YANG BERPERAN TERHADAP KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RSKD DAN ANAK SITTI FATIMAH MAKASSAR

View through CrossRef
Indonesia sebagai salah satu Negara berkembang berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2007, angka kematian neonatal sebesar 19 per 1.000 kelahiran hidup. Dalam 1 tahun, sekitar 86.000 bayi usia 1 bulan meninggal. Artinya setiap 6 menit ada 1 (satu) neonates meninggal (Kemenkes RI, 2011). Menurut WHO yang dikutip dari State of the words mother 2007 dikemukakan bahwa 27% kematian neonatal disebabkan oleh Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). BBLR secara merupakan predictor pentinng dan penyebab kematian bayi. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdes) 2010, angka kejadian BBLR di Indonesia adalah 11.1% dan di Sulawesi Selatan mencapai 16,2% (Kemenkas, 2010), sementara di RSKD ibu dan anak Siti Fatimah Makassar sebagai salah satu rumah sakit yang memberikan pelayanan perinatal bulan Agustus –Oktober 2012 terdapat bayi lahir dengan BBLR sebanyak 33,7%. Agustin CA (2007) melaporkan bahwa BBLR merupakan factor determinan utama terhadap kesakitan dan kematian bayi dan secara umum kejadian BBLR disebabkan multi factor. Penelitian ini menggunakan survey analitik retrospektif dengan desain case control, dan studi observasional. Subjek diambil secara consecutive sampling. Besar Sampel pada penelitian ini 1:2, jumlah kasus sebanyak 93 dan control adalah 186. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa OR usia ibu sebesar 13,323 (p=0,000). Jumlah peritas ibu 1 dan >3 sebesar 7,230 (p=0,000); Jarak kehamilan sebesar 0,937 (p=0,959); kadar hemoglobin sebesar 0,973 (p=1.000); Frekuensi ANC sebesar 2.273 (p=0,754) terhadap kejadian BBLR. Hasil analisis multivariat menunjukkan factor usia ibu yang paling berpengaruh terhadap kejadian BBLR dengan nilai Wald sebesar 48,993 dan p=0,000.
Title: FAKTOR RESIKO IBU YANG BERPERAN TERHADAP KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RSKD DAN ANAK SITTI FATIMAH MAKASSAR
Description:
Indonesia sebagai salah satu Negara berkembang berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2007, angka kematian neonatal sebesar 19 per 1.
000 kelahiran hidup.
Dalam 1 tahun, sekitar 86.
000 bayi usia 1 bulan meninggal.
Artinya setiap 6 menit ada 1 (satu) neonates meninggal (Kemenkes RI, 2011).
Menurut WHO yang dikutip dari State of the words mother 2007 dikemukakan bahwa 27% kematian neonatal disebabkan oleh Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR).
BBLR secara merupakan predictor pentinng dan penyebab kematian bayi.
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdes) 2010, angka kejadian BBLR di Indonesia adalah 11.
1% dan di Sulawesi Selatan mencapai 16,2% (Kemenkas, 2010), sementara di RSKD ibu dan anak Siti Fatimah Makassar sebagai salah satu rumah sakit yang memberikan pelayanan perinatal bulan Agustus –Oktober 2012 terdapat bayi lahir dengan BBLR sebanyak 33,7%.
Agustin CA (2007) melaporkan bahwa BBLR merupakan factor determinan utama terhadap kesakitan dan kematian bayi dan secara umum kejadian BBLR disebabkan multi factor.
Penelitian ini menggunakan survey analitik retrospektif dengan desain case control, dan studi observasional.
Subjek diambil secara consecutive sampling.
Besar Sampel pada penelitian ini 1:2, jumlah kasus sebanyak 93 dan control adalah 186.
Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa OR usia ibu sebesar 13,323 (p=0,000).
Jumlah peritas ibu 1 dan >3 sebesar 7,230 (p=0,000); Jarak kehamilan sebesar 0,937 (p=0,959); kadar hemoglobin sebesar 0,973 (p=1.
000); Frekuensi ANC sebesar 2.
273 (p=0,754) terhadap kejadian BBLR.
Hasil analisis multivariat menunjukkan factor usia ibu yang paling berpengaruh terhadap kejadian BBLR dengan nilai Wald sebesar 48,993 dan p=0,000.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
The Effect of Murottal Therapy on Physiological Adaptations to the Weight of LBW Babies within 10 Days of Birth
The Effect of Murottal Therapy on Physiological Adaptations to the Weight of LBW Babies within 10 Days of Birth
ABSTRACT Infant morbidity and mortality rates are influenced by various factors, including the circumstances at birth, in this case babies born with low birth weight or LBW. One of...
Hubungan Anemia Pada Ibu Hamil Dengan Antropometri Bayi Baru Lahir
Hubungan Anemia Pada Ibu Hamil Dengan Antropometri Bayi Baru Lahir
Latar Belakang: Gangguan kesehatan yang terjadi selama kehamilan dapat mempengaruhi kesehatan janin dalam kandungan hingga kelahiran dan pertumbuhan bayi selanjutnya. Antropometri ...
PERBEDAAN PANJANG BADAN BAYI BARU LAHIR ANTARA IBU HAMIL KEK DAN TIDAK KEK
PERBEDAAN PANJANG BADAN BAYI BARU LAHIR ANTARA IBU HAMIL KEK DAN TIDAK KEK
Latar Belakang : Status gizi ibu selama masa kehamilan mempunyai peranan penting terhadap panjang badan bayi yang akan dilahirkan. Bayi baru lahir tergolong stunting apabila memili...
Faktor Risiko Kejadian Berat Badan Lahir Rendah
Faktor Risiko Kejadian Berat Badan Lahir Rendah
Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu faktor risiko yang berkontribusi terhadap kematian bayi khususnya pada masa perinatal. Prevalensi BBLR diperkirakan...

Back to Top