Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Peranan Pembimbing dalam Meningkatkan Hapalan Al-Qur’an Santri

View through CrossRef
Memorizing the Qur'an is not easy because in completing the 30 juz memorized very hard effort and a lot of problematic faced that if the motivation and interest owned by students is weak then the problematics can be a failure factor in memorizing the Qur'an 'an. Therefore it is needed once mentors who can help to always give motivation and control it continuously so students always keep memorized, The purpose of this study to know: first how memorization program al qu'an santri. secondly how the role and efforts of mentors to improve the recitation of Al-Qur'an santri according to. Third how the dynamics of memorizing the Qur'an santri. The results obtained after doing this research is as a mentor, the effort is made: to help students when the difficulty in memorizing the recitation of the Qur'an, attention to problems faced by students in memorizing the Qur'an, and give advice. (2) As a motivator, efforts are made: to hold semaan, to give wisdoms. (3) As Muwajjih (acceptance of rote deposit), the undertakings are: to determine the special time for the shipment of the Qur'an, to apply the discipline of time and memorize the memorization.   Menghapal Al-Qur’an merupakan hal yang tidak mudah karena dalam menyelesaikan hapalan 30 juz sangat membutuhkan usaha yang keras dan banyak sekali problematika yang dihadapi yang jika motivasi dan minat yang dimiliki oleh santri lemah maka problematika tersebut bisa menjadi faktor kegagalan dalam menghapal Al-Qur’an. Karenanya dibutuhkan sekali pembimbing yang bisa membantu untuk selalu memberi motivasi dan mengontrolnya secara terus menerus agar santri selalu menjaga hafalannya, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui : pertama bagaimana program hapalan al qu’an santri. kedua bagaimana peran dan usaha pembimbing untuk meningkatkan hasil hapalan Al-Qur’an santri sesuai dengan. Ketiga bagaimana dinamika hapalan Al Qur’an santri. Hasil yang diperoleh setelah melakukan penelitian ini adalah sebagai pembimbing, usaha yang dilakukan yaitu: membantu santri ketika kesulitan dalam menyetorkan hapalan Al Qur’an, memperhatikan problem yang dihadapi santri dalam menghapal Al-Qur’an, dan memberi saran. (2) Sebagai motivator, usaha yang dilakukan yaitu: mengadakan semaan, memberi wejangan-wejangan. (3) Sebagai Muwajjih (penerimaan setoran hapalan), usaha yang dilakukan yaitu: menentukan waktu khusus untuk setoran hapalan Al-Qur’an, menerapkan disiplin waktu dan mentasbihkan hapalan.
Title: Peranan Pembimbing dalam Meningkatkan Hapalan Al-Qur’an Santri
Description:
Memorizing the Qur'an is not easy because in completing the 30 juz memorized very hard effort and a lot of problematic faced that if the motivation and interest owned by students is weak then the problematics can be a failure factor in memorizing the Qur'an 'an.
Therefore it is needed once mentors who can help to always give motivation and control it continuously so students always keep memorized, The purpose of this study to know: first how memorization program al qu'an santri.
secondly how the role and efforts of mentors to improve the recitation of Al-Qur'an santri according to.
Third how the dynamics of memorizing the Qur'an santri.
The results obtained after doing this research is as a mentor, the effort is made: to help students when the difficulty in memorizing the recitation of the Qur'an, attention to problems faced by students in memorizing the Qur'an, and give advice.
(2) As a motivator, efforts are made: to hold semaan, to give wisdoms.
(3) As Muwajjih (acceptance of rote deposit), the undertakings are: to determine the special time for the shipment of the Qur'an, to apply the discipline of time and memorize the memorization.
  Menghapal Al-Qur’an merupakan hal yang tidak mudah karena dalam menyelesaikan hapalan 30 juz sangat membutuhkan usaha yang keras dan banyak sekali problematika yang dihadapi yang jika motivasi dan minat yang dimiliki oleh santri lemah maka problematika tersebut bisa menjadi faktor kegagalan dalam menghapal Al-Qur’an.
Karenanya dibutuhkan sekali pembimbing yang bisa membantu untuk selalu memberi motivasi dan mengontrolnya secara terus menerus agar santri selalu menjaga hafalannya, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui : pertama bagaimana program hapalan al qu’an santri.
kedua bagaimana peran dan usaha pembimbing untuk meningkatkan hasil hapalan Al-Qur’an santri sesuai dengan.
Ketiga bagaimana dinamika hapalan Al Qur’an santri.
Hasil yang diperoleh setelah melakukan penelitian ini adalah sebagai pembimbing, usaha yang dilakukan yaitu: membantu santri ketika kesulitan dalam menyetorkan hapalan Al Qur’an, memperhatikan problem yang dihadapi santri dalam menghapal Al-Qur’an, dan memberi saran.
(2) Sebagai motivator, usaha yang dilakukan yaitu: mengadakan semaan, memberi wejangan-wejangan.
(3) Sebagai Muwajjih (penerimaan setoran hapalan), usaha yang dilakukan yaitu: menentukan waktu khusus untuk setoran hapalan Al-Qur’an, menerapkan disiplin waktu dan mentasbihkan hapalan.

Related Results

DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
  Al-Qur’an is the Final divine revelation sent down to the Final Messenger of God, the Prophet Muhammad (PBUH). Allah SWT is the creator of all humankind, Jinns, and all creatures...
Idealisasi Metode Living Qur’an
Idealisasi Metode Living Qur’an
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p> </p><p>Living Qur’an is one of the contemporary method which needs some supports to be ...
Komunikasi Ustadz-Santri dalam Meningkatkan Spiritualitas Keagamaan Mahasiswa
Komunikasi Ustadz-Santri dalam Meningkatkan Spiritualitas Keagamaan Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan: (1) menemukan kondisi spiritualitas keagamaan ustadz-santri di Ma’had Al-Jami’ah UIN SGD Bandung, (2)  menemukan pesan komunikasi Ustadz-Santri dalam...
Sistem Manajemen Santri Berbasis Web pada Pondok Pesantren Luhur Wahid Hasyim Semarang
Sistem Manajemen Santri Berbasis Web pada Pondok Pesantren Luhur Wahid Hasyim Semarang
Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki santri dengan kegiatan yang bermacam-macam. Mulai dari kegiatan harian, mingguan, mau pun bulanan. Pada studi kasu...
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN DOSEN PEMBIMBING SKRIPSI MENGGUNAKAN METODE PROFILE MATCHING
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN DOSEN PEMBIMBING SKRIPSI MENGGUNAKAN METODE PROFILE MATCHING
Penentuan dosen pembimbing skripsi sangatlah penting untuk diperhatikan dalam kemaksimalan hasil dari skripsi mahasiswa. Dalam proses penyelesaian skripsi biasanya mahasiswa dibant...

Back to Top