Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Deskriptif Kematangan Karier pada Siswa SMA di Kota Bandung

View through CrossRef
Abstract.  Career maturity is a key indicator of students readiness to face the transition from secondary school to higher education or the workforce. At the stage of late adolescence—particularly among high school students—individuals are confronted with developmental tasks that require the ability to plan, choose, and determine career directions independently and realistically. However, field observations indicate that many students still experience confusion and uncertainty in making career choices, which reflects a low level of career maturity. This study aims to measure the level of career maturity among high school students in Bandung. A descriptive quantitative approach was employed, involving 402 eleventh-grade students from various high schools in Bandung selected through stratified cluster sampling. The instrument used was the Career Maturity Inventory (CMI) developed by Crites and adapted into Indonesian. The results showed that most students demonstrated a high level of career maturity, although there remains a need for further reinforcement through more intensive and structured career guidance and counseling services. These findings emphasize the importance of early career education interventions to facilitate mature and responsible career decision-making. Abstrak. Kematangan karier merupakan indikator penting dalam kesiapan siswa untuk menghadapi masa transisi dari sekolah menengah menuju dunia pendidikan tinggi atau dunia kerja. Pada tahap remaja akhir, khususnya siswa SMA, individu dihadapkan pada tugas perkembangan yang menuntut kemampuan untuk merencanakan, memilih, dan menetapkan arah karier secara mandiri dan realistis. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak siswa masih mengalami kebingungan dan ketidakpastian dalam menentukan pilihan karier, yang menandakan rendahnya tingkat kematangan karier. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kematangan karier pada siswa SMA di Kota Bandung. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 402 siswa kelas XI dari berbagai SMA di Kota Bandung yang dipilih melalui teknik stratified cluster sampling. Instrumen yang digunakan adalah Career Maturity Inventory (CMI) dari Crites yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat kematangan karier yang tergolong tinggi, namun tetap memerlukan penguatan melalui layanan bimbingan dan konseling yang lebih intensif dan terarah. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi pendidikan karier sejak dini untuk memfasilitasi pengambilan keputusan karier yang matang dan bertanggung jawab.
Title: Studi Deskriptif Kematangan Karier pada Siswa SMA di Kota Bandung
Description:
Abstract.
 Career maturity is a key indicator of students readiness to face the transition from secondary school to higher education or the workforce.
At the stage of late adolescence—particularly among high school students—individuals are confronted with developmental tasks that require the ability to plan, choose, and determine career directions independently and realistically.
However, field observations indicate that many students still experience confusion and uncertainty in making career choices, which reflects a low level of career maturity.
This study aims to measure the level of career maturity among high school students in Bandung.
A descriptive quantitative approach was employed, involving 402 eleventh-grade students from various high schools in Bandung selected through stratified cluster sampling.
The instrument used was the Career Maturity Inventory (CMI) developed by Crites and adapted into Indonesian.
The results showed that most students demonstrated a high level of career maturity, although there remains a need for further reinforcement through more intensive and structured career guidance and counseling services.
These findings emphasize the importance of early career education interventions to facilitate mature and responsible career decision-making.
Abstrak.
Kematangan karier merupakan indikator penting dalam kesiapan siswa untuk menghadapi masa transisi dari sekolah menengah menuju dunia pendidikan tinggi atau dunia kerja.
Pada tahap remaja akhir, khususnya siswa SMA, individu dihadapkan pada tugas perkembangan yang menuntut kemampuan untuk merencanakan, memilih, dan menetapkan arah karier secara mandiri dan realistis.
Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak siswa masih mengalami kebingungan dan ketidakpastian dalam menentukan pilihan karier, yang menandakan rendahnya tingkat kematangan karier.
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kematangan karier pada siswa SMA di Kota Bandung.
Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 402 siswa kelas XI dari berbagai SMA di Kota Bandung yang dipilih melalui teknik stratified cluster sampling.
Instrumen yang digunakan adalah Career Maturity Inventory (CMI) dari Crites yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat kematangan karier yang tergolong tinggi, namun tetap memerlukan penguatan melalui layanan bimbingan dan konseling yang lebih intensif dan terarah.
Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi pendidikan karier sejak dini untuk memfasilitasi pengambilan keputusan karier yang matang dan bertanggung jawab.

Related Results

Analisis Bibliometrik: Tren Riset Kesadaran Karier dalan 10 Tahun Terakhir
Analisis Bibliometrik: Tren Riset Kesadaran Karier dalan 10 Tahun Terakhir
Kesadaran karier adalah pemahaman siswa terhadap diri sendiri dan pemahaman terhadap berbagai pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian terkait kesadar...
Skala Kematangan Karier Siswa SMK
Skala Kematangan Karier Siswa SMK
Hasil studi pendahuluan menemukan bahwa kematangan karir siswa SMK tergolong rendah, antara lain a) siswa tidak memiliki rencana untuk kelanjutan karier setelah lulus sekolah, b) s...
Studi Deskriptif Kematangan Karier pada Siswa SMAN di Kota Bandung
Studi Deskriptif Kematangan Karier pada Siswa SMAN di Kota Bandung
Abstract. Career maturity is an individual's success in completing career development tasks which include individual behavior in identifying, selecting, planning, implementing care...
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Traffic conditions in the city of Bandung are still very closely related to violations committed by road users due to a lack of awareness when driving. This problem promp...
Penerapan Life-Design Counseling dalam Menangani Kebimbangan Karier pada Dewasa Awal
Penerapan Life-Design Counseling dalam Menangani Kebimbangan Karier pada Dewasa Awal
Kebimbangan karier merupakan masalah yang kerap dialami pada masa perkembangan dewasa awal. Life-design counseling merupakan metode konseling karier yang terbukti efektif untuk mem...
PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KARIER DALAM MEMBANTU PEMILIHAN KARIER SISWA
PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KARIER DALAM MEMBANTU PEMILIHAN KARIER SISWA
Penerapan layanan bimbingan karier untuk mendukung karier siswa merupakan suatu proses penting dalam lingkungan pendidikan. Namun, faktanya masih banyak pelajar yang masih ragu den...

Back to Top