Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Hasrat Seksual dengan Aktivitas Seksual pada Lansia

View through CrossRef
Latar Belakang: Seks sering dianggap tabu untuk dibicarakan pada masa usia lanjut. Kemampuan hubungan seksual Lanjut Usia dengan derajat penurunan berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Aspek respon seksual berkaitan erat dengan fungsi seksual manusia. Golongan lansia tetap menjalankan aktivitas seksual sampai usia yang cukup lanjut, dan aktivitas tersebut hanya dibatasi oleh status kesehatan dan ketiadaan pasangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan hasrat seksualitas dengan aktivitas seksual pada lansia di Desa Kaliputih Ambarawa. Metode: Desain penelitian kuantitatif deskriptif analitik dan menggunakan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah sampel 54 orang. Data diperoleh dengan menggunakan kuisioner Decreased Sexual Desire Screener (DSDS) dan kuisiner aktivitas seksual. Analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil: Terdapat 16 orang lansia yang memiliki hasrat seksual pada kategori normal dan terdapat 38 lansia mengalami penurunan hasrat seksual. Terdapat 11 orang lansia memiliki aktivitas seksual pada kategori normal dan terdapat 32 lansia tidak melakukan aktivitas seksual. Hasil uji chi–square menunjukan nilai p = 0,000 (α<0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan hasrat seksual dengan aktivitas seksual pada lansia di Desa Kaliputih Ambarawa.
Title: Hubungan Hasrat Seksual dengan Aktivitas Seksual pada Lansia
Description:
Latar Belakang: Seks sering dianggap tabu untuk dibicarakan pada masa usia lanjut.
Kemampuan hubungan seksual Lanjut Usia dengan derajat penurunan berbeda-beda antara satu dengan yang lain.
Aspek respon seksual berkaitan erat dengan fungsi seksual manusia.
Golongan lansia tetap menjalankan aktivitas seksual sampai usia yang cukup lanjut, dan aktivitas tersebut hanya dibatasi oleh status kesehatan dan ketiadaan pasangan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan hasrat seksualitas dengan aktivitas seksual pada lansia di Desa Kaliputih Ambarawa.
Metode: Desain penelitian kuantitatif deskriptif analitik dan menggunakan pendekatan cross-sectional.
Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah sampel 54 orang.
Data diperoleh dengan menggunakan kuisioner Decreased Sexual Desire Screener (DSDS) dan kuisiner aktivitas seksual.
Analisa data menggunakan uji chi-square.
Hasil: Terdapat 16 orang lansia yang memiliki hasrat seksual pada kategori normal dan terdapat 38 lansia mengalami penurunan hasrat seksual.
Terdapat 11 orang lansia memiliki aktivitas seksual pada kategori normal dan terdapat 32 lansia tidak melakukan aktivitas seksual.
Hasil uji chi–square menunjukan nilai p = 0,000 (α<0,05).
Kesimpulan: Terdapat hubungan hasrat seksual dengan aktivitas seksual pada lansia di Desa Kaliputih Ambarawa.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PELATIHAN SENAM YOGA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR LANSIA POSYANDU PELANGI NUSANTARA KELURAHAN DARMO KECAMATAN WONOKROMO, SURABAYA
PELATIHAN SENAM YOGA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR LANSIA POSYANDU PELANGI NUSANTARA KELURAHAN DARMO KECAMATAN WONOKROMO, SURABAYA
Kebutuhan vital yang penting agar proses kehidupan berlangsung baik untuk setiap makhluk hidup adalah kebutuhan tidur. Akan tetapi hal tersebut akan mengalami pergeseran saat memas...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU SEKSUAL SISWA SMP DI JAKARTA BARAT
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU SEKSUAL SISWA SMP DI JAKARTA BARAT
Background: Inappropriate sexual behavior with negative attitudes and low knowledge can reduce the quality of life of adolescents. Risky sexual behavior increases the spread of sex...
Pengalaman Anggota Keluarga Mendampingi Lansia Penderita Covid-19 Saat Isolasi di RSU Sembiring Deli Tua
Pengalaman Anggota Keluarga Mendampingi Lansia Penderita Covid-19 Saat Isolasi di RSU Sembiring Deli Tua
Lansia merupakan kelompok yang paling rentan terkena penyakit Covid-19. Kecemasan pada lansia dengan Covid-19 merupakan faktor kesehatan mental yang penting untuk diatasi. Terdapat...
Aktivitas Fisik Pada Lansia Hipertensi Di Posyandu Lansia Kelurahan Pacar Kembang Surabaya
Aktivitas Fisik Pada Lansia Hipertensi Di Posyandu Lansia Kelurahan Pacar Kembang Surabaya
ABSTRAK Aktivitas fisik yang kurang merupakan faktor risiko terjadinya berbagai penyakit kronis, termasuk salah satunya adalah hipertensi. Peningkatan aktivitas fisik berupa olahr...
Pelatihan Konselor Pada Kader Lansia RW.19 Sendangmulyo - Semarang
Pelatihan Konselor Pada Kader Lansia RW.19 Sendangmulyo - Semarang
Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah upaya melatih para kader lansia agar dapat berperan sebagai konselor untuk kesejahteraan lansia di RW.19 Sendangmulyo di kota Semarang. Berd...
Pengaruh Senam Lansia terhadap Penurunan Insomnia pada Lansia
Pengaruh Senam Lansia terhadap Penurunan Insomnia pada Lansia
Insomnia merupakan salah satu gangguan utama dalam memulai dan mempertahankan tidur di kalangan lansia. Data dari UPTD Puskesmas Kadipaten, jumlah insomnia pada lansia pada tahun 2...
Lansia Sehat dan Aktif di Kecamatan Mijen Semarang Jawa Tengah
Lansia Sehat dan Aktif di Kecamatan Mijen Semarang Jawa Tengah
Lansia merupakan bagian dari masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus berkaitan dengan Kesehatan. Seseorang yang menuju ke fase lansia akan merasakan perubahan seperti kemundur...

Back to Top