Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ZINE SEBAGAI REPRESENTASI BUDAYA PERKOTAAN DI JAKARTA

View through CrossRef
Kajian mengenai zine sebagai representasi budaya perkotaan dilihat dari penerapan desain tata letaknya. Zine dalam konteks budaya perkotaan mempunyai hubungan yang kompleks dengan dinamika sosial terhadap manusia serta kelompoknya. Sebagai produk subkultur masa kini, Zine beradaptasi dengan segmentasi tertentu berdasarkan nilai-nilai yang dianut oleh pembuat zine dan komunitasnya. Zine akan selalu berkembang mengikuti budaya induknya yang lahir dari komunitas subkultur tertentu. Dengan tidak adanya aturan baku mengenai format serta praktiknya, Zine akan selalu berkembang mengikuti kedinamisan subkultur masyarakat perkotaan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis desain tata letak yang selanjutnya dilakukan pembacaan konteks dan pembahasan mengenai konten visual zine dan melihat makna yang terkandung dengan menggunakan teori semiotika visual Roland Barthes. Dengan analisis tersebut, penelitian ini mencoba mengungkap budaya urban melalui Zine dalam kajian budaya. Masalah yang hendak dipecahkan dalam tulisan ini adalah bagaimana budaya perkotaan mempengaruhi desain tata letak pada Zine sebagai representasi budaya perkotaan. Dalam penelitian ini, terungkap bahwa hubungan kota dan Zine saling berkaitan dalam proses membentuk dan dibentuk. Kota bisa membentuk Zine dan begitu pula sebaliknya. Penelitian ini melihat Zine sebagai representasi budaya perkotaan.
Universitas Budi Luhur
Title: ZINE SEBAGAI REPRESENTASI BUDAYA PERKOTAAN DI JAKARTA
Description:
Kajian mengenai zine sebagai representasi budaya perkotaan dilihat dari penerapan desain tata letaknya.
Zine dalam konteks budaya perkotaan mempunyai hubungan yang kompleks dengan dinamika sosial terhadap manusia serta kelompoknya.
Sebagai produk subkultur masa kini, Zine beradaptasi dengan segmentasi tertentu berdasarkan nilai-nilai yang dianut oleh pembuat zine dan komunitasnya.
Zine akan selalu berkembang mengikuti budaya induknya yang lahir dari komunitas subkultur tertentu.
Dengan tidak adanya aturan baku mengenai format serta praktiknya, Zine akan selalu berkembang mengikuti kedinamisan subkultur masyarakat perkotaan.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis desain tata letak yang selanjutnya dilakukan pembacaan konteks dan pembahasan mengenai konten visual zine dan melihat makna yang terkandung dengan menggunakan teori semiotika visual Roland Barthes.
Dengan analisis tersebut, penelitian ini mencoba mengungkap budaya urban melalui Zine dalam kajian budaya.
Masalah yang hendak dipecahkan dalam tulisan ini adalah bagaimana budaya perkotaan mempengaruhi desain tata letak pada Zine sebagai representasi budaya perkotaan.
Dalam penelitian ini, terungkap bahwa hubungan kota dan Zine saling berkaitan dalam proses membentuk dan dibentuk.
Kota bisa membentuk Zine dan begitu pula sebaliknya.
Penelitian ini melihat Zine sebagai representasi budaya perkotaan.

Related Results

A Pedagogical Zine Collection
A Pedagogical Zine Collection
A zine, pronounced ‘zeen’, is a small-circulation, self-published, often free, inexpensive, or traded print booklet (Bindery, n.d.). Through this creative track, art media project,...
Orientasi Baru Revitalisasi Angkutan Umum Perkotaan
Orientasi Baru Revitalisasi Angkutan Umum Perkotaan
Kemajuan dan perkembangan wilayah sangat ditentukan oleh eksistensi moda transportasi. Kegagalan dari moda transportasi dalam melayani kebutuhan mobilitas manusia merupakan awaldar...
Representasi Siswa SMP dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Kemampuan Matematika
Representasi Siswa SMP dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Kemampuan Matematika
Representasi adalah bentuk interpretasi pemikiran siswa yang digunakan untuk menemukan solusi dari suatu masalah. Adapun representasi matematis siswa dalam memecahkan masalah dipen...
Zines and Communication
Zines and Communication
Revolutionaries and romantics, Dadaists and dissidents—these are some of the self-publishing traditions that zine communities embrace and embody. Zines are printed publications cha...
PENGARUH PERKEMBANGAN PERKOTAAN TERHADAP FENOMENA PULAU PANAS (URBAN HEAT ISLAND)
PENGARUH PERKEMBANGAN PERKOTAAN TERHADAP FENOMENA PULAU PANAS (URBAN HEAT ISLAND)
Perkembangan perkotaan sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk yang diakibatkan oleh faktor alami maupun non alami. Kota dituntut untuk dapat mewadahi seluruh aktivitas penduduk...
IDENTIFICATION AND CHARACTERISTICS OF URBAN TRANSPORT NEEDS KRAKSAAN IN PROBOLINGGO DISTRICT
IDENTIFICATION AND CHARACTERISTICS OF URBAN TRANSPORT NEEDS KRAKSAAN IN PROBOLINGGO DISTRICT
Angkutan umum perkotaan merupakan bagian dari sistem transportasi perkotaan yang memegang peranan sangat penting dalam mendukung mobilitas masyarakat. Peranan tersebut menjadikan a...
REPRESENTASI KESENJANGAN SOSIAL-EKONOMI MASYARAKAT PESISIR DENGAN PERKOTAAN DALAM NOVEL GADIS PANTAI KARYA PRAMODYA ANANTA TOER
REPRESENTASI KESENJANGAN SOSIAL-EKONOMI MASYARAKAT PESISIR DENGAN PERKOTAAN DALAM NOVEL GADIS PANTAI KARYA PRAMODYA ANANTA TOER
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi kesenjangan sosial-ekonomi antara masyarakat pesisir dengan perkotaan dalam novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer. R...
Studi Komunikasi Budaya Masyarakat Toraja di Jakarta (Upaya Masyarakat Toraja Mempertahankan Budaya Asli)
Studi Komunikasi Budaya Masyarakat Toraja di Jakarta (Upaya Masyarakat Toraja Mempertahankan Budaya Asli)
Toraja is an area that has many unique cultures. However, over time many native Toraja people left hometown, and went to wander outside Toraja, one of which was Jakarta. The resear...

Back to Top