Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Efektivitas Ekstrak Rimpang Jeringau (Acorus Calamus L.) Terhadap Bakteri Escherichia coli

View through CrossRef
Bakteri E. coli merupakan bakteri patogen penyebab berbagai macam penyakit infeksi, termasuk diare. Pilihan terapi utama untuk menatalaksana infeksi akibat bakteri E. coli adalah antibiotik. Namun, adanya penggunaan antibiotik yang tidak rasional dan sifat adaptif dari bakteri E. coli menyebabkan permasalahan resistensi antibiotik. Oleh karena itu, pemberian ekstrak rimpang jeringau (Acorus calamus L.) berpotensi menjadi pilihan terapi alternatif dalam menatalaksana infeksi bakteri E. coli. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui efektivitas ekstrak rimpang jeringau dalam menghambat pertumbuhan bakteri E. colli. Metode yang digunakan penelitian ini merupakan studi literature review dengan desain narrative review. Data yang digunakan berasal dari studi-studi eksperimental yang didapat dari berbagai database jurnal. Berdasarkan Hasil analisis dari 8 literatur menemukan bahwa efektivitas ekstrak rimpang jeringau (Acorus calamus L.) terhadap pertumbuhan bakteri E. coli dengan pelarut turunan senyawa ethanol dan dalam bentuk minyak atsiri tergolong dalam kategori kuat. Kesimpulan yaitu Ekstrak rimpang jeringau (Acorus calamus L.), dengan pelarut chloroform atau turunan ethanol, maupun dalam bentuk minyak atsiri atau air rebusan memiliki potensi sebagai pilihan terapi alternatif dalam menatalakssana infeksi bakteri E. coli, namun penelitian lebih lanjut masih diperlukan.
Title: Efektivitas Ekstrak Rimpang Jeringau (Acorus Calamus L.) Terhadap Bakteri Escherichia coli
Description:
Bakteri E.
coli merupakan bakteri patogen penyebab berbagai macam penyakit infeksi, termasuk diare.
Pilihan terapi utama untuk menatalaksana infeksi akibat bakteri E.
coli adalah antibiotik.
Namun, adanya penggunaan antibiotik yang tidak rasional dan sifat adaptif dari bakteri E.
coli menyebabkan permasalahan resistensi antibiotik.
Oleh karena itu, pemberian ekstrak rimpang jeringau (Acorus calamus L.
) berpotensi menjadi pilihan terapi alternatif dalam menatalaksana infeksi bakteri E.
coli.
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui efektivitas ekstrak rimpang jeringau dalam menghambat pertumbuhan bakteri E.
colli.
Metode yang digunakan penelitian ini merupakan studi literature review dengan desain narrative review.
Data yang digunakan berasal dari studi-studi eksperimental yang didapat dari berbagai database jurnal.
Berdasarkan Hasil analisis dari 8 literatur menemukan bahwa efektivitas ekstrak rimpang jeringau (Acorus calamus L.
) terhadap pertumbuhan bakteri E.
coli dengan pelarut turunan senyawa ethanol dan dalam bentuk minyak atsiri tergolong dalam kategori kuat.
Kesimpulan yaitu Ekstrak rimpang jeringau (Acorus calamus L.
), dengan pelarut chloroform atau turunan ethanol, maupun dalam bentuk minyak atsiri atau air rebusan memiliki potensi sebagai pilihan terapi alternatif dalam menatalakssana infeksi bakteri E.
coli, namun penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

Related Results

DETERMINASI TOTAL FLAVONOID DAN TOTAL FENOLIK RIMPANG JERINGAU (Acorus calamus L.) DENGAN PERBEDAAN KONSENTRASI PELARUT
DETERMINASI TOTAL FLAVONOID DAN TOTAL FENOLIK RIMPANG JERINGAU (Acorus calamus L.) DENGAN PERBEDAAN KONSENTRASI PELARUT
Rimpang jeringau merupakan salah satu kenaekaragaman hayati di Indonesia yang  mengandung senyawa fenolik golongan flavanoid yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Rimpang. ...
Pharmacokinetics of a new drug based on polysaccharide from acorus calamus in an experiment on laboratory animals
Pharmacokinetics of a new drug based on polysaccharide from acorus calamus in an experiment on laboratory animals
Introduction. α(1,2)-L-rhamno-α(1,4)-D-galactopyranosyluronane is a water-soluble heteropolysaccharide isolated from the rhizomes of calamus marsh (Acorus calamus L.) and has antit...
Efek Sinergis Kombinasi Ekstrak Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val.) dan Ampisilin terhadap Escherichia coli secara in vitro
Efek Sinergis Kombinasi Ekstrak Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val.) dan Ampisilin terhadap Escherichia coli secara in vitro
Escherichia coli (E.coli) pada kondisi tertentu dapat diobati dengan ampisilin. Namun ampisilin saat ini mulai ditinggalkan karena tingginya kasus E.coli yang resisten ampisilin. S...
Potensi Antimikroba Fraksi Aktif Ekstrak n-Heksan Daun Rami (B.virgata F.) Guill terhadap Beberapa Mikroba Uji
Potensi Antimikroba Fraksi Aktif Ekstrak n-Heksan Daun Rami (B.virgata F.) Guill terhadap Beberapa Mikroba Uji
This study aims to determine the potential antimicrobial activity of extracts soluble, insoluble n-hexane and fractions of n-hexane extract of leaves of B. virgata, some microbial ...
Formulasi Gel Ekstrak Arang Tempurung Kelapa dan Uji Sensitivitas Terhadap Bakteri Escherichia coli
Formulasi Gel Ekstrak Arang Tempurung Kelapa dan Uji Sensitivitas Terhadap Bakteri Escherichia coli
Latar Belakang: Bakteri Escherichia coli merupakan bakteri flora normal pada saluran pencernaan manusia yang dapat berubah menjadi patogen oportunistik dan menimbulkan diare, hemor...

Back to Top