Javascript must be enabled to continue!
KLASIFIKASI DISABILITAS ATLET ANGGAR KURSI RODA (WHEELCHAIR FENCING) UNTUK KEJUARAAN INTERNASIONAL
View through CrossRef
Olahraga disabilitas di Indonesia sudah sangat diperhatikan pemerintah Republik Indonesia dengan ditandai adanya kebijakan yang sudah disamakan dengan cabang olahraga yang normal. Pemahaman akan olahraga disabilitas di masyarakat khususnya bagi para penyandang disabiltas di Indonesia masih sangat kurang khususnya cabang olahraga anggar kursi roda, keadaan tersebut dikarenakan belum adanya sosialisasi dan pemahaman akan nomor-nomor yang dipertandingkan dan kategori klasifikasi atlet yang berhak mengikuti akan olahraga khusus anggar kursi roda. Nomor-nomor pertandingan dan klasifikasi atlet di olahraga anggar kursi roda adalah foil individual katagori klasifikasi A,B,C dan tim, Epee individual katagori klasifikasi A, B, C dan Tim dan Sabre individual katagori A, B, C dan Tim. Penentuan katagori klasifikasi atlet anggar kursi roda dilakukan dengan tes medik oleh dokter spesialis ortopedi dan tes funsional anggota gerak tubuh. Tes fungsioanal terdiri dari empat item tes yaitu tes satu sampai dengan tes ke empat, dari tes fungsional tersebut sudah ditentukan poin-poin untuk menghitung tingkat kemampuan anggota gerak tubuh atlet, penghitungan poin tes dan pengamatan visual atlet saat melakukan gerakan saat pemanasan sebelum pertandingan akan di kalkulasi untuk menentukan kelas klasifikasi atlet anggar kursi roda. Katagori klsifikasi atlet anggar kursi roda adalah: A untuk atlet yang masuk di kelas 3 dan 4,  B untuk atlet yang masuk di kelas 2 dan  C untuk atlet yang masuk di kelas 1A-1B. Dengan adanya pemahaman masyarakat khususnya penyandang disabilitas yang memiliki potensi menekuni cabang olahraga anggar kursi roda ini maka diharapkan peningkatan prestasi anggar kursi roda di Indonesia semakin baik dan secara otomatis bagi penyandang disabilitas yang memiliki prestasi di multi event internasional akan meningkatkan taraf ekonomi dan kehidupannya.
Title: KLASIFIKASI DISABILITAS ATLET ANGGAR KURSI RODA (WHEELCHAIR FENCING) UNTUK KEJUARAAN INTERNASIONAL
Description:
Olahraga disabilitas di Indonesia sudah sangat diperhatikan pemerintah Republik Indonesia dengan ditandai adanya kebijakan yang sudah disamakan dengan cabang olahraga yang normal.
Pemahaman akan olahraga disabilitas di masyarakat khususnya bagi para penyandang disabiltas di Indonesia masih sangat kurang khususnya cabang olahraga anggar kursi roda, keadaan tersebut dikarenakan belum adanya sosialisasi dan pemahaman akan nomor-nomor yang dipertandingkan dan kategori klasifikasi atlet yang berhak mengikuti akan olahraga khusus anggar kursi roda.
Nomor-nomor pertandingan dan klasifikasi atlet di olahraga anggar kursi roda adalah foil individual katagori klasifikasi A,B,C dan tim, Epee individual katagori klasifikasi A, B, C dan Tim dan Sabre individual katagori A, B, C dan Tim.
Penentuan katagori klasifikasi atlet anggar kursi roda dilakukan dengan tes medik oleh dokter spesialis ortopedi dan tes funsional anggota gerak tubuh.
Tes fungsioanal terdiri dari empat item tes yaitu tes satu sampai dengan tes ke empat, dari tes fungsional tersebut sudah ditentukan poin-poin untuk menghitung tingkat kemampuan anggota gerak tubuh atlet, penghitungan poin tes dan pengamatan visual atlet saat melakukan gerakan saat pemanasan sebelum pertandingan akan di kalkulasi untuk menentukan kelas klasifikasi atlet anggar kursi roda.
Katagori klsifikasi atlet anggar kursi roda adalah: A untuk atlet yang masuk di kelas 3 dan 4,  B untuk atlet yang masuk di kelas 2 dan  C untuk atlet yang masuk di kelas 1A-1B.
Dengan adanya pemahaman masyarakat khususnya penyandang disabilitas yang memiliki potensi menekuni cabang olahraga anggar kursi roda ini maka diharapkan peningkatan prestasi anggar kursi roda di Indonesia semakin baik dan secara otomatis bagi penyandang disabilitas yang memiliki prestasi di multi event internasional akan meningkatkan taraf ekonomi dan kehidupannya.
Related Results
KEBUTUHAN LAYANAN TRANSPORTASI UMUM BAGI PENGGUNA KURSI RODA DI JABODETABEK
KEBUTUHAN LAYANAN TRANSPORTASI UMUM BAGI PENGGUNA KURSI RODA DI JABODETABEK
Public transportation is a service for transporting large quantities of passengers, managed with a specific schedule, having a fixed route, and charged a certain amount of cost on ...
Evaluasi Luas Kebutuhan Parkir Hotel di Kota Parepare (studi kasus: Hotel Satria Wisata, Hotel Grand Kartika, Hotel Grand Star)
Evaluasi Luas Kebutuhan Parkir Hotel di Kota Parepare (studi kasus: Hotel Satria Wisata, Hotel Grand Kartika, Hotel Grand Star)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan penulis tentang masalah parkir di kota Parepare. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa karaktristik parkir dan menga...
Kontrol Kursi Roda menggunakan Sinyal Suara melelui Bluetooth
Kontrol Kursi Roda menggunakan Sinyal Suara melelui Bluetooth
Kursi roda adalah sebuah alat bantu mobilitas yang digunakan oleh orang yang memiliki keterbatasan fisik dalam berjalan atau berdiri. Kursi roda dapat membantu orang yang tidak dap...
Posbindu Disabilitas
Posbindu Disabilitas
Posbindu disabilitas merupakan Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat yang dilaksanakan dari dan oleh masyarakat disabilitas dan pendampingnya, baik promotif, preventif, kuratif dan r...
Modifikasi Senjata Anggar Untuk Meningkatkan Kekuatan Otot Lengan Pada Atlet Anggar Pemula
Modifikasi Senjata Anggar Untuk Meningkatkan Kekuatan Otot Lengan Pada Atlet Anggar Pemula
Olahraga Anggar merupakan salah satu olahraga yang sedang dikembangkan di Jambi, terkhusus di Universitas Jambi. Karena merupakan olahraga yang baru mulai dikembangkan di Jambi, ma...
Ring-Fencing and Other Bankruptcy-Remote Techniques
Ring-Fencing and Other Bankruptcy-Remote Techniques
During the last years, Ring-Fencing regulations have been introduced by lawmakers to protect certain industry, or certain group of creditors.
In a different sense, many large c...
Pengaruh Kepercayaan Diri dan Dukungan Sosial Terhadap Motivasi Berprestasi pada Atlet Anggar di Makassar
Pengaruh Kepercayaan Diri dan Dukungan Sosial Terhadap Motivasi Berprestasi pada Atlet Anggar di Makassar
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepercayaan diri dan dukungan sosial terhadap motivasi berprestasi pada atlet anggar di Mak...
Perancangan Ulang Desain Kursi Roda Untuk Penderita Stroke Dengan Menggunakan Metode Kano
Perancangan Ulang Desain Kursi Roda Untuk Penderita Stroke Dengan Menggunakan Metode Kano
Data di Indonesia memperlihatkan bahwa penyakit stroke menjadi salah satu faktor kematian terbanyak ketiga dengan angka kematian sebanyak 138.268 jiwa atau 9,7% dari total kematian...

