Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERBANDINGAN PENDIDIKAN KESEHATAN METODE AUDIOVISUAL DAN SIMULASI TERHADAP KETRAMPILAN SISWA MELAKUKAN PERTOLONGAN PERTAMA KORBAN PINGSAN

View through CrossRef
Latar Belakang : Pingsan merupakan salah satu kedaruratan yang sering terjadi di masyarakat. Pertolongan yang tepat akan mampu mengatasi masalah dan mencegah akibat lanjutan dari pingsan. Kemampuan masyarakat melakukan pertolongan terhadap kejadian pingsan masih terbatas, sehingga perlu upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan siswa melakukan pertolongan pertama pada korban pingsan setelah diberikan pendidikan kesehatan metode audiovisual dan simulasi. Metode: penelitian ini merupakan Quasi Experiment Desain dengan rancangan Non-Equivalent Control Group. Jumlah responden 30 siswa pengambilan sampel dengan cara Kuota sampling. Analisis data menunggunakan Wilcoxon Matched Pairs Test dan Mann- Whitney Test. Hasil: uji Wilcoxon Matched Pairs Tes pada metode audiovisual 0,000 (p<0,05) dan pada metode simulasi 0,001 (p<0,05). Hasil uji Mann-Whitney Test penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan siswa yang diberikan pendidikan kesehatan metode audiovisual dan simulasi dengan p=0,004 (p<0,05). Kesimpulan : Metode simulasi dan audiovisual sama-sama dapat meningkatkan ketrampilan, namun pendidikan Kesehatan metode simulasi lebih baik dibandingkan metode audiovisual dalam meningkatkan ketrampilan pertolongan pertama pada korban pingsan.
Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Respati Yogyakarta
Title: PERBANDINGAN PENDIDIKAN KESEHATAN METODE AUDIOVISUAL DAN SIMULASI TERHADAP KETRAMPILAN SISWA MELAKUKAN PERTOLONGAN PERTAMA KORBAN PINGSAN
Description:
Latar Belakang : Pingsan merupakan salah satu kedaruratan yang sering terjadi di masyarakat.
Pertolongan yang tepat akan mampu mengatasi masalah dan mencegah akibat lanjutan dari pingsan.
Kemampuan masyarakat melakukan pertolongan terhadap kejadian pingsan masih terbatas, sehingga perlu upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan siswa melakukan pertolongan pertama pada korban pingsan setelah diberikan pendidikan kesehatan metode audiovisual dan simulasi.
Metode: penelitian ini merupakan Quasi Experiment Desain dengan rancangan Non-Equivalent Control Group.
Jumlah responden 30 siswa pengambilan sampel dengan cara Kuota sampling.
Analisis data menunggunakan Wilcoxon Matched Pairs Test dan Mann- Whitney Test.
Hasil: uji Wilcoxon Matched Pairs Tes pada metode audiovisual 0,000 (p<0,05) dan pada metode simulasi 0,001 (p<0,05).
Hasil uji Mann-Whitney Test penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan siswa yang diberikan pendidikan kesehatan metode audiovisual dan simulasi dengan p=0,004 (p<0,05).
Kesimpulan : Metode simulasi dan audiovisual sama-sama dapat meningkatkan ketrampilan, namun pendidikan Kesehatan metode simulasi lebih baik dibandingkan metode audiovisual dalam meningkatkan ketrampilan pertolongan pertama pada korban pingsan.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE SIMULASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN DOKTER KECIL PADA PENANGANAN LUKA TERBUKA
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE SIMULASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN DOKTER KECIL PADA PENANGANAN LUKA TERBUKA
Abstract : The occurrence of open wounds often occurs in children in schools. The length of the process of healing open wounds is caused by one of the wrong handling by UKS officer...
Pengaruh Edukasi dengan Metode Simulasi Terhadap Pengetahuan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
Pengaruh Edukasi dengan Metode Simulasi Terhadap Pengetahuan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
Pengetahuan pertolongan pertama pada kecelakaan merupakan hal penting dalam pencegahan kondisi gawat darurat. Kekurangan pengetahuan pertolongan pertama pada kecelakaan terjadi kar...
Implementasi Program Edukasi Pertolongan Pertama Kecelakaan (P3K) Pada Siswa Kelas Tinggi SDN 5 Danger Untuk Meningkatkan Kesiagaan Siswa
Implementasi Program Edukasi Pertolongan Pertama Kecelakaan (P3K) Pada Siswa Kelas Tinggi SDN 5 Danger Untuk Meningkatkan Kesiagaan Siswa
Pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) adalah upaya pertolongan dan perawatan sementara terhadap korban kecelakaan sebelum mendapatkan pertolongan yang lebih sempurna dari dokte...
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Tingkat Sekolah Dasar Kecamatan Borisallo
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Tingkat Sekolah Dasar Kecamatan Borisallo
Abstract. The quality of human resources (HR), among others, are determined by two factors that are interrelated, interrelated, and interdependent namely education and health. Heal...
PENGETAHUAN TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA KECELAKAAN LALU LINTAS
PENGETAHUAN TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA KECELAKAAN LALU LINTAS
Latar belakang: Kecelakan merupakan kejadian yang tidak terduga yang disebabkan oleh kondisi yang tidak aman. Tingginya kecelakaan di jalan raya disebabkan oleh beberapa faktor sal...

Back to Top